Bukan Sekadar Proker, PPHSP Menjadi Ruang Awal Mahasiswa Mengenal Dunia Kampus

saya adalah seorang mahasiswa semester pertama di universitas pamulang, hobi saya membaca dan menulis
·waktu baca 5 menit
Tulisan dari Ulfia Zikra tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Memasuki dunia perkuliahan merupakan langkah baru yang membawa banyak perubahan bagi mahasiswa. Setelah terbiasa dengan lingkungan sekolah yang lebih terarah, mahasiswa baru mulai dihadapkan pada suasana akademik yang menuntut kemandirian. Mereka tidak hanya perlu memahami mata kuliah dan sistem pembelajaran, tetapi juga harus mengenal lingkungan kampus, memahami etika sebagai mahasiswa, serta mengetahui bagaimana kehidupan akademik dan kemahasiswaan berjalan.
Bagi mahasiswa baru, proses mengenal dunia perkuliahan tidak selalu harus dimulai dari gedung kampus atau ruang kelas. Di tengah perkembangan teknologi dan kebiasaan perkuliahan yang semakin fleksibel, proses pengenalan juga dapat dilakukan melalui ruang digital. Hal tersebut terlihat dalam kegiatan Pengenalan Profil Himpunan Mahasiswa dan Seputar Perkuliahan (PPHSP) yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Pendidikan Ekonomi.
Pada Sabtu, 28 Februari 2026, mahasiswa baru Pendidikan Ekonomi mengikuti kegiatan PPHSP yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom. Kegiatan yang dimulai pukul 15.30 hingga selesai tersebut mengangkat tema “Membangun Karakter dan Kesiapan Akademik Mahasiswa Baru Pendidikan Ekonomi.”
Meskipun dilaksanakan secara daring, PPHSP bukan sekadar pertemuan virtual yang mempertemukan mahasiswa baru dengan sejumlah pihak di lingkungan program studi. Kegiatan ini menjadi ruang awal bagi mahasiswa untuk mengenal lebih dekat dunia perkuliahan yang akan mereka jalani.
Melalui PPHSP, mahasiswa baru diperkenalkan dengan berbagai hal yang berkaitan dengan kehidupan mereka sebagai mahasiswa Pendidikan Ekonomi. Mereka berkesempatan mengenal ketua program studi, dosen kemahasiswaan, dosen kode etik, dosen-dosen lainnya, serta Himpunan Mahasiswa Pendidikan Ekonomi.
Kehadiran para dosen dalam kegiatan tersebut memberikan kesempatan kepada mahasiswa baru untuk mengenal lebih dekat lingkungan akademiknya. Bagi mahasiswa yang baru memasuki perguruan tinggi, mengetahui siapa yang akan menjadi bagian dari perjalanan akademik mereka tentu menjadi hal penting. Mereka tidak hanya mendapatkan gambaran mengenai program studi, tetapi juga mulai memahami bahwa kehidupan perkuliahan memiliki aturan, tanggung jawab, dan etika yang perlu diperhatikan.
Pengenalan mengenai kode etik, misalnya, menjadi salah satu bagian yang tidak dapat dipisahkan dari kesiapan mahasiswa. Menjadi mahasiswa berarti memasuki lingkungan akademik yang memiliki norma dan tanggung jawab. Cara berkomunikasi dengan dosen, menghargai sesama mahasiswa, menjaga sikap, hingga memahami batasan dalam lingkungan akademik merupakan hal-hal yang perlu diketahui sejak awal.
Selain mengenal dosen dan lingkungan akademik, mahasiswa baru juga diperkenalkan dengan Himpunan Mahasiswa Pendidikan Ekonomi. Di sinilah PPHSP memiliki peran yang cukup penting. Mahasiswa baru tidak hanya mengetahui bahwa terdapat sebuah organisasi mahasiswa di lingkungan program studi, tetapi juga dapat melihat HIMA sebagai ruang yang dapat mereka manfaatkan selama menjalani kehidupan perkuliahan.
Selama ini, organisasi mahasiswa terkadang masih dipandang sebatas tempat berkegiatan. Mahasiswa mengenalnya melalui berbagai program kerja, kepanitiaan, rapat, seminar, atau kegiatan lainnya. Padahal, organisasi juga dapat menjadi ruang belajar yang mempertemukan mahasiswa dengan pengalaman yang tidak selalu mereka dapatkan di ruang kelas.
Bagi mahasiswa baru, mengenal HIMA sejak awal dapat membuka kesempatan untuk memahami kehidupan kampus dari perspektif mahasiswa. Pengurus HIMA sendiri merupakan mahasiswa yang sebelumnya pernah melewati fase yang sama. Pengalaman tersebut membuat HIMA dapat menjadi salah satu tempat bagi mahasiswa baru untuk bertanya, berdiskusi, dan mencari informasi mengenai berbagai hal yang berkaitan dengan kehidupan kemahasiswaan.
Namun, makna PPHSP tidak berhenti pada pengenalan HIMA. Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk membangun kesiapan mahasiswa baru sebelum mereka benar-benar menjalani rutinitas perkuliahan. Mereka perlu menyadari bahwa kehidupan perguruan tinggi membutuhkan lebih banyak inisiatif dan tanggung jawab dari diri sendiri.
Mahasiswa tidak lagi hanya menunggu arahan seperti ketika berada di sekolah. Mereka dituntut untuk mampu mencari informasi, mengatur waktu, menyelesaikan tugas, berkomunikasi dengan baik, serta bertanggung jawab terhadap pilihan dan kewajibannya. Karena itu, kesiapan akademik harus berjalan beriringan dengan pembentukan karakter.
Hal tersebut sejalan dengan tema yang diangkat dalam PPHSP, yaitu “Membangun Karakter dan Kesiapan Akademik Mahasiswa Baru Pendidikan Ekonomi.” Tema tersebut menunjukkan bahwa mahasiswa baru tidak cukup hanya dipersiapkan untuk memahami bagaimana perkuliahan berlangsung. Mereka juga perlu dibekali pemahaman mengenai sikap dan karakter yang diperlukan untuk menjalani kehidupan sebagai mahasiswa.
Menariknya, seluruh proses pengenalan tersebut dilakukan melalui Zoom. Keterbatasan jarak tidak seharusnya menjadi penghalang bagi mahasiswa baru untuk mendapatkan informasi dan mengenal lingkungan akademiknya. Justru, pelaksanaan secara daring menunjukkan bahwa ruang pengenalan mahasiswa dapat beradaptasi dengan perkembangan teknologi.
Tentu saja, pertemuan secara langsung memiliki pengalaman yang berbeda. Interaksi melalui layar tidak sepenuhnya dapat menggantikan suasana ketika mahasiswa berkumpul dalam satu ruangan. Namun, hal yang lebih penting dari sebuah kegiatan pengenalan bukan semata-mata tempat pelaksanaannya, melainkan pesan dan pengalaman yang dibawa mahasiswa setelah kegiatan selesai.
PPHSP dapat menjadi awal bagi mahasiswa baru untuk memahami bahwa mereka tidak memasuki dunia perkuliahan seorang diri. Ada dosen yang dapat menjadi bagian dari perjalanan akademik mereka, ada teman yang akan tumbuh bersama, dan ada HIMA yang dapat menjadi salah satu ruang untuk mengenal kehidupan kemahasiswaan.
Karena itu, PPHSP sebaiknya tidak dipandang hanya sebagai agenda tahunan yang selesai ketika Zoom ditutup. Nilai dari kegiatan ini justru terletak pada keberlanjutan setelah kegiatan berlangsung. Pengenalan yang diberikan pada hari itu diharapkan dapat menjadi bekal bagi mahasiswa baru untuk menjalani kehidupan perkuliahan dengan lebih siap.
Pada akhirnya, menjadi mahasiswa bukan hanya tentang mengikuti kelas, mengerjakan tugas, dan memperoleh nilai. Ada proses panjang untuk belajar mandiri, membangun karakter, memahami tanggung jawab, berkomunikasi, serta menemukan ruang untuk berkembang.
Melalui PPHSP, Himpunan Mahasiswa Pendidikan Ekonomi berupaya menghadirkan ruang awal tersebut bagi mahasiswa baru. Meskipun berlangsung melalui layar Zoom, pertemuan itu tetap menjadi bagian penting dari langkah pertama mereka dalam mengenal lingkungan Pendidikan Ekonomi.
Sebab, sebelum mahasiswa mampu beradaptasi dan berkembang di dunia kampus, mereka perlu terlebih dahulu mengenal dunia yang akan mereka jalani. Dan PPHSP menjadi salah satu langkah awal untuk membantu mahasiswa baru Pendidikan Ekonomi memulainya.
