Peran Sistem Informasi dalam Perencanaan dan Implementasi

Tenaga Pendidik di SMK Kemala Bhayangkari 1 Jakarta, untuk mata pelajaran kejuruan teknik instalasi tenaga listrik. aktif mengajar mulai dari tahun 2007
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Budi Prabowo Wijayanto tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Transformasi pendidikan telah menjadi fokus utama dalam upaya meningkatkan efektivitas dan kualitas sistem pendidikan di seluruh dunia. Peran sistem informasi (SI) dalam perencanaan dan implementasi transformasi ini menjadi semakin penting dalam menghadapi tantangan dan peluang yang ada. Hasil analisis menunjukkan bahwa SI memberikan landasan yang kokoh bagi pengambilan keputusan strategis di lembaga pendidikan dengan menyediakan akses yang mudah dan terorganisir terhadap data dan informasi yang relevan. Dengan memiliki data yang terdokumentasi dengan baik tentang berbagai aspek dari operasi pendidikan, lembaga pendidikan dapat memberikan laporan yang lebih terperinci kepada pemangku kepentingan eksternal seperti orang tua, pemerintah, dan masyarakat umum.
Moreira & Rocha (2018) mengatakan bahwa era digital telah menyebabkan penciptaan jumlah data yang sangat signifikan yang harus dipersiapkan, dianalisis, dan disajikan secara akurat agar seluruh masyarakat dapat memanfaatkan seluruh kumpulan informasi ini. Hal ini juga berlaku dan dapat diterjemahkan ke dalam sektor pendidikan, mengingat peningkatan kompleksitas yang terkait dengan seluruh proses manajemen pendidikan, baik dari perspektif mahasiswa maupun dari sudut pandang institusi pendidikan (Davis & Sumara, 2014). Efek dari hal tersebut mengakibatkan mayoritas institusi pendidikan terlibat dalam menggabungkan sistem informasi dan teknologi yang memungkinkan manajemen sumber daya mereka lebih efisien. Sejalan dengan itu, siswa dituntut untuk berinteraksi secara aktif dengan seluruh ekosistem mereka (dosen atau pengajar, materi pembelajaran, serta teman) sehingga memicu kinerja dan kesuksesan dari seluruh pihak (Vicent et al., 2015).
Salah satu contoh yang sering terjadi adalah pembangunan fasilitas canggih yang mengesankan, namun kurangnya pedoman yang jelas tentang bagaimana menggunakan teknologi tersebut untuk mencapai peningkatan pembelajaran yang signifikan. Tanpa pemahaman yang mendalam tentang bagaimana teknologi dapat diintegrasikan ke dalam kurikulum dan proses pembelajaran yang ada, fasilitas tersebut seringkali tidak memberikan dampak yang diharapkan pada kualitas pendidikan. Lebih jauh lagi, kesenjangan dalam pemahaman dan keterampilan teknologi di antara para pendidik juga menjadi hambatan serius dalam mengadopsi perubahan ini secara efektif
Sistem informasi memiliki peran penting dalam perkembangan organisasi, memungkinkan mereka untuk mengurangi biaya, meningkatkan produktivitas, efisiensi, dan efektivitas, meningkatkan kualitas produk dan layanan, serta mengoptimalkan pengambilan keputusan. Oleh karena itu, mempertimbangkan pentingnya "Informasi" bagi SI, sangat penting bahwa ini dirancang untuk menghasilkan pengetahuan dan kecerdasan organisasi. Universitas muncul sebagai produsen dan konsumen besar informasi dan pengetahuan, terutama karena lingkungan akademis yang dinamis dan lingkungan yang tidak terduga, menjadikan sumber daya ini penting untuk dapat membuat keputusan terbaik pada saat yang tepat.
Meskipun secara konseptual dianggap sebagai alat bagi mereka yang memiliki peran perencanaan dan administratif untuk mengelola sistem pendidikan mereka (yaitu sekolah) dengan lebih efisien dan efektif, kenyataannya adalah bahwa masing-masing sistem ini telah berkembang menjadi sistem yang lebih kompleks, mencakup fitur-fitur awalnya dan fitur-fitur terkait kursus (Abdul-Hamid, 2017; Akaranga & Makau, 2016).
Lebih lanjut, implementasi SI juga memungkinkan lembaga pendidikan untuk melacak dan mengevaluasi kemajuan siswa secara lebih terperinci dan akurat. Dengan memiliki data yang terdokumentasi dengan baik tentang kinerja akademik, partisipasi siswa, dan perkembangan lainnya, dosen dan administrator dapat memberikan intervensi yang lebih tepat waktu dan efektif untuk mendukung kesuksesan siswa. Ini membantu meningkatkan efektivitas pendidikan dan memastikan bahwa setiap siswa mendapatkan dukungan yang mereka butuhkan.
