Konten dari Pengguna

Segudang Manfaat Sorgum, Bahan Makanan Kaya Gizi

risdawati

risdawati

Pranata Hubungan Masyarakat - Badan Riset dan Inovasi Nasional

·waktu baca 5 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari risdawati tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

sumber foto : canva
zoom-in-whitePerbesar
sumber foto : canva

Manfaat sorgum sangatlah luar biasa. Sorgum itu sendiri merupakan tanaman serealia yang asalnya dari daerah tropis maupun subtropis. Hal ini tak terkecuali Afrika dan Asia sekalipun.

Di Indonesia, tanaman ini sering jadi pangan alternatif. Hal ini karena sorgum tersebut masuk ke kategori solusi potensial dengan beragam keunggulan. Maka dari itu, alangkah menarik jika mengenalnya secara lebih mendalam.

Kenali Lebih Dekat Manfaat Sorgum

Sorgum termasuk tanaman serbaguna karena bisa diolah jadi beragam produk pangan. Bijinya berbentuk bulat kecil dan warnanya merah, putih atau cokelat. Lebih lanjut, sorgum juga termasuk sumber pangan yang memiliki kandungan gizi melimpah.

Bagaimana tidak, di dalamnya sudah ada kandungan karbohidrat, protein, serat, antioksidan, vitamin sampai dengan mineral. Tak heran apabila manfaatnya sangatlah mengesankan. Siapa saja yang mengonsumsinya bisa merasakan keuntungan tersendiri. Adapun beberapa manfaatnya yaitu sebagai berikut.

Mengontrol Gula Darah

Menurut Kusnandar (2010), tanaman serealia ini memiliki indeks glikemik yang rendah. Indeksnya hanya 44,69 saja. Karena hal itu, sorgum sangat baik untuk menjaga kesehatan penderita diabetes. Berkaitan dengan hal itu, rupanya tanaman ini bisa membantu penderita diabetes dalam menjaga kadar gula darahnya sehingga selalu stabil.

Menurunkan Berat Badan

Apabila ingin diet sehat, tak ada salahnya memanfaatkan sorgum. Hal ini karena sorgum memiliki kandungan pati di dalamnya. Kandungan pati tersebut mempunyai susunan lebih kompleks daripada biji-bijian lainnya.

Bukan hanya itu saja, di dalamnya juga sudah ada kandungan serat tinggi. Kandungan tersebut tidak cepat dicerna tubuh saat dikonsumsi. Oleh karena itu, tanaman ini recommended bagi siapa saja yang ingin menjalankan program diet.

Sebagaimana studi dalam Journal of Nutrition (2019), diet makanan dengan kandungan tinggi serat nyatanya mampu membantu untuk meraih berat badan ideal. Alasannya karena makanan tersebut bisa memberi rasa kenyang yang cenderung lebih lama. Oleh sebab itu, tak perlu lagi menambah asupan kalori dari makanan lainnya.

Sebagai Pengganti Nasi dan Terigu

Makan kini tidak hanya selalu nasi dari beras (padi) saja. Akan tetapi, rupanya juga bisa memanfaatkan sorgum. Hal ini karena tanaman tersebut jadi sumber energi utama.

Tanaman serealia sorgum mampu jadi pengganti nasi karena selama ini ampuh dalam menyediakan energi yang bisa bertahan lama. Siapa saja yang mengonsumsinya bisa beraktivitas seharian penuh tanpa merasa kelelahan atau kelaparan.

Lebih dari itu, menurut Rahayu, R.L.dkk (2021), sorgum mempunyai kandungan mirip terigu. Oleh karena itu, sorgum berpeluang besar dalam menggantikan posisi terigu tersebut saat mengolah bahan pangan pokok.

Mencegah Sel Kanker

Tak banyak yang menyadari bahwa ternyata sorgum juga menawarkan manfaat tersendiri dalam mencegah sel kanker. Sebagaimana yang kita tahu, kanker termasuk salah satu jenis penyakit mematikan. Siapa saja pasti tidak ingin mengalami penyakit tersebut.

Menyadari hal itu, sudah semestinya mengonsumsi sorgum. Hal ini karena sorgum memiliki beragam komponen antioksidan. Mulai dari tanin, asam fenolat dan lainnya.

Tanin itu sendiri ialah zat yang menyusun pigmen pada sorgum. Zat tersebut bisa menghambat pembentukan enzim yang sering memicu tumbuhnya sel kanker di bagian payudara.

Lalu untuk asam fenolat memiliki kemampuan yang baik dalam menghancurkan sel-sel kanker di tubuh manusia. Hal ini khususnya sel kanker di usus. Kendati demikian, biasanya kandungan tersebut hanya ada pada sorgum yang warnanya hitam saja.

Melancarkan Sistem Pencernaan

Apabila memiliki gangguan atau keluhan pada sistem pencernaan, lebih baik mengonsumsi sorgum. Hal ini karena tanaman tersebut memiliki kandungan serat tinggi di dalamnya. Kandungan tersebut efektif untuk melancarkan sistem pencernaan.

Saat mengonsumsinya, berbagai masalah di saluran pencernaan bisa teratasi dengan baik. Hal ini tak terkecuali sembelit sekalipun. Lebih menguntungkan lagi karena mengonsumsi sorgum juga bisa menjaga kesehatan usus.

Meredakan Radang

Radang atau bengkak bisa mereda saat memanfaatkan sorgum. Hal ini tak terlepas dari manfaat sorgum dalam membantu proses menyembuhkan luka. Untuk khasiat yang satu ini, rupanya berkat komponen polifenol di dalamnya. Komponen tersebut ialah agen anti inflamasi yang bisa mengatasi peradangan di tubuh.

Berdasarkan studi Effect of Sorghum Consumption, sorgum memiliki potensi dalam meningkatkan respon anti peradangan. Hal ini karena sorgum bisa meminimalisir peradangan saat ada orang yang didiagnosis telah terinfeksi HIV.

Menjaga Kesehatan Jantung

Siapa saja pastinya ingin memiliki jantung yang sehat. Keinginan tersebut bisa terwujud apabila rutin mengonsumsi sorgum. Alasannya karena di dalam sorgum sudah ada kandungan serat, magnesium dan antioksidan.

Perpaduan kandungan tersebut bisa menurunkan kadar kolesterol jahat atau yang terkenal dengan istilah LDL. Kemampuan tersebut sangat efektif untuk mencegah penyakit jantung. Kesehatan jantung pun bisa selalu terjaga dengan baik.

Menangani Penyakit Celiac

Celiac ialah penyakit autoimun. Gejalanya biasanya muncul saat penderitanya mengonsumsi makanan dengan kandungan gluten. Makanan tersebut bisa berupa roti, biskuit, sereal, pasta ataupun keripik kentang.

Apabila mengalami penyakit ini, pastikan langsung mengatasinya dengan sorgum. Hal ini karena tanaman tersebut terkenal sebagai sumber kalori yang bebas gluten.

Maka dari itu, lebih baik mengganti tepung terigu dengan tepung sorgum. Misalnya saat ingin membuat kue, roti ataupun makanan lainnya. Berkat sorgum, penderita penyakit autoimun ini tetap bisa menikmati hidangan favoritnya dengan aman.

Tampak jelas bahwa manfaat sorgum memang beragam. Khasiatnya tak hanya dirasakan di bidang kesehatan saja, namun juga kebutuhan pangan. Bahkan manfaatnya sudah dibuktikan melalui studi. Oleh karena itu, terasa sayang jika melewatkannya begitu saja. Konsumsilah dan buktikan sendiri manfaatnya.