Darinya Aku Belajar Hidup Sederhana

Mahasiswa Program Studi Farmasi Universitas Muhammadiyah Malang Fakultas Ilmu Kesehatan
Tulisan dari Huanita Cahya Chamila tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Judul Buku : Septihan
Penulis : Poppi Pertiwi
Penerbit : Coconut Books
Tahun Terbit : Agustus 2020 (Cetakan Pertama)
Jumlah Halaman : 436 halaman
ISBN : 978-623-7439-43-1
Harga Buku : Rp. 99.000,-
Peresensi : Huanita Cahya C/078/ Farmasi B
Septihan merupakan buku cetakan pertama karya Poppi Pertiwi. Buku setebal 436 halaman dengan sampul warna biru ini dipopulerkan melalui Wattpad dan sudah dibaca sebanyak 42,3 juta kali hingga saat ini. Novel remaja ini berisikan berbagai macam hal seputar dunia remaja yang beragam dan mampu memberikan sesuatu yang diinginkan para remaja dalam setiap keping ceritanya. Beliau juga pernah menulis dua novel lainnya yaitu Galaksi dan Mozachiko. Septihan adalah novel ketiganya.
Novel “Septihan” ini menceritakan tentang kisah remaja yang dibalut dengan asmara dan persahabatan. Ada dua tokoh utama yang membangun jalan cerita novel ini, yaitu Septian Aidan Nugroho dan Jihan Halana.
Septian merupakan salah satu murid paling dibanggakan oleh SMA Ganesha. Ia merupakan anak yang pendiam dan dingin. Di balik sifatnya yang pendiam, Ia sering menjadi murid kesayangan para guru di SMA Ganesha. Ia menjadi anggota di geng Ravispa, kelompok yang berisikan murid-murid nakal dan pemberani di SMA Ganesha. Ia sering mewakili SMA Ganesha di berbagai perlombaan dan menghasilkan prestasi yang patut untuk dicontoh dan dibanggakan.
Jihan Halana adalah gadis yang ekspresif dan aktif di balik parasnya yang cantik. Ia merupakan gadis yang keras kepala karena bisa dilihat dari usahanya selama hampir 3 tahun mengejar-ngejar cinta Septian.
Septian sebenarnya anti dengan orang-orang seperti Jihan yang bisa dikatakan heboh dan memilih untuk menghindari orang-orang seperti Jihan. Namun, sifat Jihan yang keras kepala dan pantang menyerah berhasil memecahkan pertahanan Septian untuk menerima kehadirannya. Jihan tidak malu-malu untuk mengungkapkan apa yang ia rasakan selama ini terhadap Septian. Perlahan-lahan Septian yang kokoh dan susah ditembus belum bisa mematahkan semangat Jihan untuk berhenti mendapatkan hati Septian. Walaupun sering disakiti dan ditolak oleh Septian, Jihan tidak menyerah dan terus berusaha untuk mendapatkan pengakuan dari Septian.
Di balik sikap Septian yang dingin dan cuek, ternyata ada keterlibatan latar belakang keluarganya. Ia lahir dari keluarga yang berada. Namun, kedua orangtuanya sudah meninggal dunia. Ia dibesarkan oleh kakeknya. Didikan kakeknya yang sangat kaku dan mengekang, sehingga membuat kepribadian Septian yang seperti sekarang. Usaha-usaha nya dalam meraih prestasi di sekolahnya, tidak mampu mencairkan hati kakeknya.
Selain mempunyai prestasi yang membanggakan, Septian merupakan anggota geng Ravispa yang terkenal nakal dan sering berbuat onar. Ia menjadi salah satu murid yang terkenal tampan dan pintar, Ia sering menjadi incaran para siswi di SMA Ganesha. Salah satu gadis yang berusaha keras untuk mendapatkan perhatian dari Septian yaitu Jihan. Ia berusaha dan bekerja keras untuk mendapatkan hati Septian hingga 3 tahun. Saat mereka sudah menginjak kelas 12, Septian mulai membuka hati untuk Jihan. Syarat yang harus dipenuhi Jihan untuk mendapatkan hati Septian yaitu harus bisa menjadi juara kelas.
Usaha Jihan yang tidak pernah berhenti dalam menggapai hati Septian menjadi daya pikat yang menarik dari novel ini. Perbedaan karakter yang dimiliki oleh Septian dan Jihan bisa menjadi suguhan yang membuat pembaca bisa tersedot ke dalam alur ceritanya.
Judul novel “Septihan” ini adalah gabungan dari nama dua tokoh, yaitu Septian dan Jihan. Novel ini merupakan kelanjutan dari novel Galaksi yang di dalamnya juga terdapat geng Ravispa. Di mana Septian juga anggota dari geng Ravispa yang terkenal brutal dan nakal.
Septihan merupakan jenis novel page turner di mana pembaca akan ketagihan ingin tahu kelanjutan pada setiap halamannya. Dialog yang disematkan pun menjadi senjata yang mampu membuat Septihan dapat menarik perhatian pembaca. Interaksi antara Septian dan Jihan bisa membuat atmosfer yang sangat menggemaskan untuk dibaca. Kedua tokoh ini bisa membangun nyawa ceritanya menjadi jauh lebih hidup dan kuat.
Meskipun novel ini mempunyai jalan cerita yang ringan dan sederhana, tetapi sayangnya novel ini juga mempunyai kekurangan di beberapa bagian. Ceritanya yang klise menjadi kekurangan yang sebenarnya bisa mengangkat tema yang jauh lebih berbeda. Banyak alur cerita yang mudah ditebak dan tidak memberikan kejutan bagi pembaca. Alur ceritanya terus berputar-putar atau jalan di tempat, sehingga menjadi monoton dan tidak ada perkembangannya. Selain itu, masih banyak terdapat kesalahan dalam penulisan kata pada novel ini. Sehingga pembaca harus lebih memahami maksud kata-kata yang salah ketik tersebut.
Novel ini banyak memberikan pesan dan makna yang dapat dicontoh oleh pembaca, sehingga Septihan tidak hanya berisi cerita fiksi pada umumnya. Contohnya, bagaimana usaha dan kerja keras yang diperlihatkan Jihan untuk mendapatkan perhatian dan pengakuan Septian patut ditiru. Kerja keras dan pantang menyerah sangat bisa ditiru oleh para remaja untuk menggapai cita-cita dan impian mereka pada masa yang akan datang.
