Jangan Asal Membagikan Informasi, Literasi Digital Penting di Era Teknologi

Mahasiswa Universitas Pamulang Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Pendidikan Guru Sekolah Dasar
·waktu baca 4 menit
Tulisan dari Octavia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Teknologi: Menjadi Pengguna Internet yang Cerdas dan Bertanggung Jawab

Saat ini, mendapatkan informasi terasa semakin mudah. Hanya dengan membuka ponsel, kita bisa membaca berita, melihat video, mengikuti perkembangan dunia, hingga mengetahui berbagai peristiwa yang terjadi di tempat lain. Teknologi telah membuat informasi dapat menyebar dengan cepat dan menjangkau banyak orang.
Namun, kemudahan tersebut juga membawa tantangan. Tidak semua informasi yang beredar di internet benar, lengkap, atau sesuai dengan kenyataan. Ada informasi yang belum terverifikasi, judul yang sengaja dibuat berlebihan, bahkan kabar keliru yang dapat menimbulkan kesalahpahaman.
Dalam situasi seperti ini, kemampuan menggunakan teknologi saja tidak cukup. Kita juga perlu memiliki literasi digital, yaitu kemampuan memahami, menilai, dan menggunakan informasi digital secara bijak.
Informasi Cepat Belum Tentu Benar
Media sosial membuat siapa pun dapat membagikan informasi kepada banyak orang. Dalam beberapa detik, sebuah unggahan bisa diteruskan berkali-kali tanpa diketahui apakah isinya benar atau tidak.
Masalah muncul ketika seseorang langsung mempercayai informasi hanya karena unggahan tersebut terlihat meyakinkan atau dibagikan oleh banyak akun. Padahal, jumlah orang yang membagikan suatu informasi tidak otomatis membuktikan kebenarannya.
Misalnya, kita menerima pesan tentang suatu peristiwa yang disertai judul mengejutkan. Sebelum meneruskannya, sebaiknya kita membaca isi informasi secara lengkap, memeriksa tanggal publikasi, dan mencari tahu apakah sumbernya dapat dipercaya.
Kebiasaan sederhana ini dapat membantu mengurangi penyebaran informasi yang menyesatkan. Kita tidak harus menjadi ahli teknologi untuk melakukannya. Yang diperlukan adalah sikap teliti dan kemauan untuk memeriksa informasi sebelum mengambil kesimpulan.
Mengapa Literasi Digital Semakin Penting?
Literasi digital bukan sekadar kemampuan mengoperasikan ponsel, komputer, atau aplikasi. Kemampuan ini juga berkaitan dengan cara kita berpikir dan bersikap ketika menggunakan internet.
Seseorang yang memiliki literasi digital akan berusaha memahami konteks informasi, membandingkan beberapa sumber, dan tidak langsung mempercayai klaim yang belum memiliki bukti memadai.
Kemampuan tersebut penting bagi pelajar, mahasiswa, pekerja, maupun masyarakat umum. Dalam kegiatan belajar, misalnya, siswa perlu memastikan bahwa informasi yang digunakan untuk tugas berasal dari sumber yang layak dipercaya. Dalam kehidupan sehari-hari, masyarakat juga perlu berhati-hati ketika menerima informasi mengenai kesehatan, pendidikan, ekonomi, atau peristiwa sosial.
Selain itu, literasi digital membantu kita memahami bahwa setiap tindakan di internet memiliki konsekuensi. Komentar yang ditulis, foto yang diunggah, dan informasi yang dibagikan dapat memengaruhi orang lain.
Karena itu, penggunaan teknologi perlu disertai tanggung jawab, rasa hormat, dan kesadaran terhadap privasi.
Lima Kebiasaan Sederhana agar Lebih Bijak di Internet
Membangun kebiasaan digital yang baik dapat dimulai dari langkah sederhana.
Pertama, periksa sumber informasi. Cari tahu siapa penerbitnya dan apakah sumber tersebut memiliki rekam jejak yang dapat dipercaya.
Kedua, baca isi informasi secara lengkap. Jangan hanya mengandalkan judul atau potongan video karena konteks yang hilang dapat mengubah makna informasi.
Ketiga, bandingkan dengan sumber lain. Jika informasi penting atau mengejutkan, cari pemberitaan atau penjelasan dari sumber tepercaya lainnya.
Keempat, berhenti sejenak sebelum membagikan. Jika kebenarannya belum jelas, lebih baik tidak meneruskannya. Kita tidak harus membagikan setiap informasi yang diterima.
Kelima, hormati privasi dan orang lain. Hindari menyebarkan data pribadi, foto, atau percakapan seseorang tanpa izin. Gunakan bahasa yang sopan meskipun berbeda pendapat.
Kebiasaan-kebiasaan ini mungkin terlihat kecil, tetapi dapat membantu menciptakan lingkungan digital yang lebih sehat.
Teknologi Membutuhkan Pengguna yang Bertanggung Jawab
Perkembangan teknologi akan terus mengubah cara manusia berkomunikasi dan memperoleh pengetahuan. Internet memberikan banyak kesempatan untuk belajar, berkarya, dan terhubung dengan orang lain. Namun, manfaat tersebut akan lebih terasa jika digunakan dengan kesadaran dan tanggung jawab.
Kita tidak harus mencurigai semua informasi yang ditemukan di internet. Sebaliknya, kita perlu membiasakan diri untuk menilai informasi berdasarkan sumber, bukti, dan konteksnya.
Pada akhirnya, menjadi pengguna teknologi yang cerdas bukan berarti mengetahui semua hal, melainkan memahami bahwa kita perlu terus belajar, memeriksa informasi, dan berani mengakui ketika belum mengetahui kebenarannya.
Sebelum menekan tombol bagikan, luangkan waktu untuk memeriksa. Sebab, satu tindakan kecil di dunia digital dapat membantu mencegah kesalahpahaman dan menjaga kepercayaan sesama pengguna internet.
