Konten dari Pengguna

Mengenal dan Bagaimana Gangguan Makan Dapat Mempengaruhi Kesehatan Mental

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Raynold Santoso tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Eating Disorder. Foto oleh penulis.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Eating Disorder. Foto oleh penulis.

Jakarta - Gangguan Makan atau biasa disebut dengan Eating Disorder ternyata kondisi psikologis yang ditandai dengan pola makan tidak sehat atau selalu ingin membuang makanan yang sudah berada dalam mulut. Adanya gangguan ini dapat mempengaruhi fisik serta emosi dalam diri seseorang. Tak hanya berdampak secara emosional, namun gangguan makan juga dapat mempengaruhi kemampuan untuk mendapatkan gizi yang cukup bagi tubuh.

Gangguan makan dapat mempengaruhi kesehatan mental seseorang dimulai dari seseorang seringkali memiliki pandangan bahwa mereka gemuk, yang kenyataan nya tidak. Selain itu, seseorang akan merasa stress atau tertekan untuk menjaga pola makan mereka. Ada 3 jenis Gangguan Makan, yaitu Anoreksia, Bulimia, dan Bunge Eating Disorder. Dalam beberapa kasus, Eating Disorder dapat menyebabkan seseorang menghindari kegiatan sosial atau berinteraksi dengan orang-orang.

Penderita anorexia dapat ditandai dengan beberapa gejala, seperti:

  • Berat badan turun.

  • Adanya rasa takut yang mendalam serta penghindaran terhadap kenaikan berat badan meskipun berat badannya kurang.

  • Penolakan terhadap mempertahankan berat badan sehat.

  • Berat badan atau bentuk tubuh yang dilihat sebagai harga diri.

Gangguan makan ini sering kali mempengaruhi kesehatan mental seseorang, tak main-main fobia ini dapat membuat seseorang muntah saat sedang makan, atau saat melihat sayur-sayuran dan buah. Bila dibiarkan berlarut-larut, gangguan makan bisa menimbulkan bahaya pada organ-organ tubuh seperti jantung, lambung, dan tulang. Bahkan, pengidapnya juga beresiko dapat mengalami komplikasi serius sampai kematian. Eating Disorder sering kali ditemukan pada remaja perempuan maupun laki-laki. Maka dari itu seseorang yang mempunyai gangguan makan ini harus segera melakukan penanganan profesional.

Eating Disorder adalah kondisi yang menyebabkan pola makan memburuk, dan berkaitan dengan kejiwaan yang terganggu. Mempunyai kebiasaan memuntahkan makanan, gangguan ini sebaiknya segera cepat menggunakan penanganan profesional.