Kembalikan Marwah IMM Ciputat sebagai Episentrum gerakan IMM seluruh Indonesia

Ketua Komisariat IMM Ushuluddin Cabang Ciputat 2024/2025 l Ketua Bidang Pengembangan Anggota HMB Jakarta 2025/2026 l Sekretaris Departemen MKP BEM UIN Jakarta 2026/2027
ยทwaktu baca 4 menit
Tulisan dari Samsul hadi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Gerakan IMM Ciputat hari ini, seperti pohon mangga yang tidak di urus, kurang memperhatikan pertumbuhan dan nutrisi dari pohon tersebut sehingga bagaimana mau menghasilkan buah yang bagus jika pertumbuhan dan nutrisinya saja tidak di perhatikan dengan baik.
Seperti itulah kondisi IMM Ciputat hari ini yang kekurangan nutrisi, IMM hanya benda mati, IMM bisa hidup dan eksis bila orang didalamnya mau menghidupkan dan mau membesarkan nama IMM dengan memberikan sumbangsih baik dari segi pemikiran, gagasan, bahkan dalam gerakan. Gerakan-gerakan itu sudah di rawat oleh para pendahulu IMM Ciputat.
Dokrin yang selalu ditanamkan oleh para pendahulu IMM kepada kadernya yaitu kualitas bukan kuantitas. percuma kuantitas banyak jika kualitasnya di bawah rata-rata, teringat dengan kata soekarno "aku hanya butuh 10 pemuda untuk mengubah dunia" itu artinya soekarno lebih mementingkan kualitas ketimbang kuantitas dari pemuda itu sendiri, secara keilmuan mampu untuk bersaing dengan yang lain.
Kembalikan Marwah IMM Ciputat
Apa yang menjadi sebab utama kenapa IMM Ciputat hari ini mengalami degradasi pemikiran, gagasan, bahkan gerakan? pertanyaan ini berhak dan wajib dijawab oleh setiap individu kader IMM se Ciputat, yang sedang berproses di IMM Ciputat hari ini.
Bukan hanya degradasi pemikiran, gagasan dan gerakan tetapi IMM Ciputat krisis terhadap diskusi dan membaca, dulu diskusi di IMM Ciputat ada di setiap sudut gedung merah, yang menjadi saksi bisu perdebatan mengenai keilmuan di IMM Ciputat. Tradisi diskusi dan membaca yang kini hampir musnah di lingkungan IMM Ciputat harus segera dikembalikan karena dengan diskusi dan membacalah kader IMM mempunyai bekal keilmuan yang cukup, karena ini masuk dengan nilai kedua dari tiga fokus IMM yaitu Intelektualitas.
Cerita para pendahulu IMM ciputat, Tidak ada yang bisa dilakukan jika kader IMM ingin maju dan berkembang selain menjaga tradisi diskusi dan membaca. tradisi ini bisa dilakukan dengan adanya dorongan dari komisariat dan pimpinan cabang untuk memfasilitasi kader untuk berdiskusi. sehingga secara tidak langsung komisariat dan pimpinan cabang yang memfasilitasi kadernya untuk berdiskusi sama halnya seperti guru yang berusaha mencerdaskan kehidupan bangsa.
Seharusnya pimpinan cabang memfokuskan dalam internalisasi peningkatan keilmuan dan sumber daya manusia setiap kader IMM. dengan itulah kader bisa meningkat secara kualitas. meskipun dalam perjalannya sangat sulit apalagi dengan melihat kader sekarang yang apatis terhadap keilmuan. tetapi tidak semua kader apatis terhadap keilmuan masih banyak kader IMM yang ingin mengembangkan dirinya tetapi tidak ada wadah yang menampung minat diskusi dari setiap kader.
Tugas ini tidak dibebankan kepada komisariat dan pimpinan cabang tetapi tugas ini juga dibebankan kepada seluruh kader IMM se Ciputat untuk bergotong royong, bahu membahu dalam mengembalikan tradisi diskusi dan gerakan- gerakan yang selalu dirawat oleh para pendahulu IMM Ciputat terutama dalam intelektualitasnya yang sekarang mengalami degradasi. dengan cara itulah IMM Ciputat bisa eksis dan bahkan bisa melahirkan tokoh-tokoh hebat lagi yang lahir dari rahim IMM Ciputat.
Milad IMM Ciputat ke 58
Tepat pada tanggal 15 oktober 2024 IMM Ciputat merayakan milad ke 58 dengan mengusung tema "nyalakan gagasan teguhkan pengabdian" itu artinya nyalakan gagasan bisa muncul dan bisa di capai dengan diskusi dan membaca serta teguhkan pengabdian dalam rangka semangat baru kader untuk mengembalikan Marwah IMM Ciputat dimata IMM seluruh Indonesia.
Dengan umur yang sudah tua ini IMM Ciputat banyak mengalami pasang surut dalam sebuah gerakan sebagai organisasi yang lahir dari rahim Muhammadiyah. Tantangan demi tantangan sudah dilewati baik tantangan dalam gerakan keagamaan, gerakan keilmuan serta gerakan kemanusiaan. sudah dilalui oleh IMM Ciputat.
Tetapi bagaimana caranya perjalanan panjang ini menjadi pembelajaran bagi IMM Ciputat hari ini untuk kedepannya bisa lebih baik lagi dan mampuh mengembalikan nama IMM Ciputat sebagai Sentralisasi IMM Indonesia. tidak muda mengembalikan nama itu tetapi harus ada usaha yang dilakukan oleh seluruh kader IMM Ciputat dengan gagasan baru, inovasi baru, bahkan gerakan baru yang harus menyesuaikan dengan kondisi kader sekarang.
Harapan penulis dengan adanya milad ini. IMM Ciputat mampu bangkit dari keterpurukan yang melandanya dan dengan semangat gagasan dan pengabdian yang dilakukan oleh seluruh kader se Ciputat, setidaknya internalisasi sumber daya manusia setiap kader, bisa merekontruksi IMM Ciputat ke arah yang lebih baik lagi.
Hari ini banyak permasalahan dalam gerakan IMM Ciputat, dengan semangat pengabdian. Sebanyak apapun masalahnya, seberat apapun masalah yang harus dilalui, tetapi jika semua itu harus didasari dua aspek yaitu semangat pengabdian dan gotong royong semua kader IMM Ciputat maka akan terasa mudah dan ringa.
Selamat Milad Ikatanku tetap jadi wadah yang membanggakan untuk seluruh kader IMM se ciputat. wajah baru gerakan baru dan inovasi baru IMM Ciputat.
