Konten dari Pengguna

Pergolakan Apatisme dan Sikap Heroisme Pemuda Indonesia

Samsul hadi
Mahasiswa Fakultas Ushuluddin Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta
28 Oktober 2023 14:50 WIB
·
waktu baca 3 menit
comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Samsul hadi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi pemuda memegang bendera Merah Putih. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pemuda memegang bendera Merah Putih. Foto: Pixabay
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Berbicara tentang pemuda pasti berbicara tentang ide dan gagasan yang dihasilkan oleh pemuda. Hal itu pasti membawa dampak yang sangat besar terhadap bangsa Indonesia. Apalagi Indonesia akan menghadapi Indonesia emas pada tahun 2045 nanti. Itu artinya anak muda akan menjadi pemimpin di tahun 2045.
ADVERTISEMENT
Banyak permasalahan yang dihadapi oleh Indonesia saat ini. Mulai dari terjadinya degradasi pendidikan, perpolitikan semakin ke sini semakin tidak mapan, demokrasi yang dikebiri oleh oligarki, ketimpangan sosial semakin tinggi, dan lain lain.

Pergolakan Apatisme

Apa sih apatisme itu? Secara sederhananya apatisme adalah sikap kurangnya minat, perhatian, atau emosi terhadap suatu hal. Sehingga hal ini merupakan hambatan bagi negara jika para pemudanya banyak yang apatis dan tidak peduli dengan kondisi negara hari ini.
Dalam sejarah bangsa ini, pemuda selalu menjadi motor penggerak kebangkitan bangsa ini. Salah satu sejarah yang telah membuktikan bahwa pemuda mampu membawa perubahan yaitu peristiwa sumpah pemuda. Pada tanggal 28 Oktober 1928, Ini merupakan bukti nyata dari kontribusi pemuda.
ADVERTISEMENT
Selain hal itu juga peristiwa penting peran pemuda yaitu peristiwa Renglasdengklok 16 Agustus 1945 para pemuda saat itu yang dipimpin oleh Sukarni, Wikana, dan Chaerul saleh berupaya mendesak Ir. Soekarno dan Moh. Hatta, untuk segera mempercepat kemerdekaan Indonesia. Dan, Bung Tomo yang melawan kedatangan tentara sekutu ke Indonesia pada 10 november 1945 di Surabaya saat itu. Sejarah telah mencatat bahwa anak muda mampu untuk membawa perubahan.
Namun saat ini, api semangat para pemuda mulai padam, karena disebabkan oleh beberapa faktor salah satunya adalah pengaruh globalisasi yang menyebabkan pemuda lebih bersikap individualis dan sikap hedonisme, sehingga tidak pedulinya terhadap permasalahan yang ada di bangsa ini.
Kemudian hal yang lebih menyedihkan kondisi pemuda saat ini yang sibuk bermain game online dan lebih banyak menggunakan sosial media yang tidak ada manfaatnya, sehingga lupa akan kondisi sosial sekitarnya.
ADVERTISEMENT
Apalagi pemuda yang kecanduan dengan judi online bahkan se pengalaman penulis ketika melihat teman teman lagi main judi online itu bisa menghabiskan uang yang banyak. Dan, ketika kalah dia bisa depresi dan bisa bisa di putus asa untuk hidup, pada akhirnya bunuh diri.
Hal hal seperti inilah yang menyebabkan pergolakan apatisme pemuda terhadap bangsa ini semakin menjadi jadi harus ada solusi yang harus bisa ditawarkan untuk permasalahan permasalahan yang semakin hari bakalan makin menggurita di bangsa ini.

Sikap Heroisme Pemuda Indonesia

Ilustrasi menyambut Hari Sumpah Pemuda Foto: Gratsias Adhi Hermawan
Sikap heroisme harus dimiliki oleh pemuda hari ini mengingat apa yang dikatakan oleh Muhaimin Iskandar alias Cak Imin, negeri ini begitu besar jadi sayang jika para pemuda hari ini bersikap apatis tidak peduli terhadap bangsanya maka indonesia sepuluh sampai dua puluh tahun ke depan akan semakin mundur.
ADVERTISEMENT
Para Pemuda harus bisa mengkritisi pemerintah agar pemerintah bisa menjalankan tugasnya sesuai apa yang diharapkan oleh rakyat indonesia, bentuk mengkritisi bukan hanya turun ke jalan tapi masih banyak cara lain. Contohnya mengkritisi lewat media sosial. Ini merukapan salah satu contoh peran pemuda yang paling berdampak.
Meminjam kata kata dari Presiden Pertama RI Ir. Sukarno, "Beri aku sepuluh pemuda niscaya akan kuguncang dunia". Jika ucapan ini diresapi dengan sepenuh hati, maknanya begitu dalam.
Sebagai generasi muda kita harus memiliki sikap keberanian, pantang menyerah dalam menghadapi segala tantangan. Tantangan dan ancaman, baik dalam diri sendiri maupun di luar diri kita.
Saya ucapkan, Selamat Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2023. Mari berdampak untuk negeri ini agar Indonesia semakin maju dan sejahtera rakyatnya. Mari kita jadikan Sumpah Pemuda ini bukan hanya sebagai hari yang di peringati saja, tapi kita juga harus bisa menyumbangkan ide dan gagasan kita untuk menggapai indonesia emas tahun 2045. Dari pemuda untuk Indonesia.
ADVERTISEMENT