Populernya Pupuk Bokashi Sebagai Pupuk Organik

Dosen Fakultas Peternakan Universitas Andalas Padang
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ely Vebriyanti tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Pupuk organik biasanya adalah pupuk kompos saja, seiring dengan perkembangan teknologi maka ada pupuk bokashi yang dipopulerkan pertama kali diperkenalkan oleh seorang ilmuwan Jepang pada awal tahun 1980 yang bernama Prof. Dr. Teuro Higa, beliau merupakan salah seorang profesor dari Universitas Ryukyus, Okinawa, Jepang; pupuk bokashi bermanfaat memperbaiki struktur tanah yang sebagian besar telah menjadi keras, gersang akibat penggunaan bahan kimia secara terus menerus.
Pupuk bokashi ini sangat bermanfaat bagi tanaman, diantaranya :
Memperbaiki sifat fisik, kimia dan biologi tanah
Meningkatkan kuantitas dan kualitas hasil pertanian
Meningkatkan kandungan material organik tanah sehingga mengurangi kepadatan tanah dan dapat mempermudah masuknya air ke dalam tanah
Mengurangi kelengketan tanah sehingga meningkatkan performa alat
Beberapa keunggulan dari pupuk bokashi ini yaitu
Waktu proses fermentasi yang cepat
Tidak berbau
Menekan timbulnya jamur dan fungi serta gulma
Penggunaan bokashi ini sangat dianjurkan untuk penutup tanah (mulsa) dari jerami atau rumput-rumputan kering sangat dianjurkan pada tanah tegalan. Pada tanah sawah pemberian bokashi dilakukan sebelum pembajakan tanah. Biarkan bokashi selama seminggu, setelah itu baru bibit ditanam.
Bokashi jerami dan bokashi pupuk kandang baik dipakai untuk melanjutkan fermentasi penutup tanah (mulsa) dan bahan organik lainnya di lahan juga banyak digunakan pada tanah sawah karena ketersediaan bahan yang cukup. Bokashi jerami dan bokashi pupuk kandang sangat baik dipakai untuk pembibitan/ menanam bibit yang masih kecil.
