Konten dari Pengguna

Tata Krama Sehari-hari di Amerika: Panduan Praktis untuk Pendatang

Muhammad Muammar

Muhammad Muammar

Seorang Mahasiswa semester 6 di Universitas Muhammadiyah Bengkulu

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Muhammad Muammar tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

https://pixabay.com/photos/flag-usa-citizen-america-symbol-5347106/
zoom-in-whitePerbesar
https://pixabay.com/photos/flag-usa-citizen-america-symbol-5347106/

Di Amerika Serikat, ritual sehari-hari mencakup berbagai aspek interaksi sosial yang perlu dipahami oleh para imigran. Misalnya, sapaan dan perkenalan sering kali dilakukan dengan jabat tangan erat disertai kontak mata dan senyuman. Hal ini menunjukkan ketulusan dan kepercayaan diri. Menggunakan nama depan dalam perkenalan sangat umum, bahkan dalam konteks profesional setelah beberapa kali interaksi. Sebaliknya di Indonesia, sapaan dilakukan dengan jabat tangan yang lebih lembut, sering kali diikuti dengan sentuhan di dada sebagai tanda hormat, dan penggunaan nama lengkap atau nama (ayah/ibu) lebih umum, terutama dalam bentuk formal suasana atau pada saat upacara. pertemuan. orang tua. menunjukkan rasa hormat dan hierarki sosial dengan lebih jelas.

Dalam interaksi sosial sehari-hari, orang Amerika cenderung langsung dan tepat, menghargai efisiensi dan kejelasan. Mereka juga menghargai ruang pribadi, menjaga jarak yang cukup saat berbicara dengan orang lain. Hal ini berbeda dengan di Indonesia, dimana percakapan sering kali lebih tidak langsung dan sopan, dengan sangat menekankan pada nuansa dan kesopanan. Jarak fisik saat berbicara mungkin lebih dekat dan sentuhan, misalnya menyentuh bahu atau lengan, lebih diterima sebagai tanda keakraban.

Etika makan di kedua negara juga berbeda. Di Amerika Serikat, menggunakan peralatan makan dengan benar, menunggu sampai semua orang terlayani sebelum mulai makan, dan berterima kasih kepada pelayan adalah perilaku yang baik. Sebaliknya di Indonesia, makan dengan tangan merupakan hal yang lumrah dan dianggap lumrah di banyak daerah. Mengucapkan “Nikmati” sebelum mulai makan juga merupakan kebiasaan menunjukkan sopan santun dan kehangatan.

Saat mengunjungi keluarga di Amerika Serikat, membawa hadiah kecil atau makanan sebagai ucapan terima kasih adalah kebiasaan umum. Mengucapkan terima kasih setelah berkunjung juga merupakan bagian penting dari etika sosial. Di Indonesia, membawa oleh-oleh saat berkunjung ke rumah seseorang hampir selalu menjadi tanda rasa hormat dan terima kasih. Pengunjung juga sering ditawari makanan atau minuman, dan menolak keramahtamahan tersebut mungkin dianggap tidak sopan.

Menggunakan angkutan umum juga mempunyai peraturan tersendiri. Di Amerika, memberikan tempat duduk Anda kepada orang lanjut usia, wanita hamil, atau orang yang berada dalam keadaan sulit adalah tindakan yang sangat dihargai. Menjaga volume tetap rendah saat berbicara atau menggunakan ponsel juga merupakan perilaku yang baik. Di sisi lain, mengambil lebih dari satu kursi atau memblokir pintu masuk dan keluar dapat dianggap tidak sopan. Di Indonesia, tindakan serupa dihargai, namun tingkat keramaian dan kebisingan cenderung lebih tinggi di angkutan umum.

Etiket tempat kerja di Amerika Serikat menekankan profesionalisme dan efisiensi. Menghargai waktu dan janji adalah hal yang penting, begitu pula berpakaian sesuai etika kantor. Di Indonesia, etika kerja juga menjunjung tinggi profesionalisme, namun lebih memperhatikan hierarki dan hubungan interpersonal. Menghargai atasan dan sopan santun dalam berkomunikasi sehari-hari sangat dihargai.

Etiket dalam situasi darurat juga penting untuk dipahami. Di Amerika Serikat, mengikuti instruksi dari petugas keamanan atau darurat sangatlah dihargai. Berjalan tertib dan tidak panik saat evakuasi merupakan bagian dari protokol dalam situasi darurat. Di Indonesia, hal yang sama juga dilakukan namun sering kali terdapat aspek tambahan yaitu gotong royong dimana masyarakat saling membantu dalam situasi darurat.

Memahami dan menerapkan etika sehari-hari di Amerika membantu imigran beradaptasi lebih baik dan menjalin hubungan baik dengan penduduk lokal. Menunjukkan kesopanan, menghormati ruang pribadi, dan mengikuti etika yang baik dalam berbagai situasi tidak hanya membuat kehidupan sehari-hari lebih mudah tetapi juga mencerminkan rasa hormat terhadap budaya Amerika. Sebagai seorang imigran, beradaptasi dengan aturan-aturan ini merupakan langkah penting menuju keberhasilan integrasi dan interaksi yang harmonis.