Konten dari Pengguna

Mengenal Lebih Jauh Tentang Penyebab Vandalisme

Alif Prananda Sugiarto

Alif Prananda Sugiarto

Mahasiswa Jurusan Ilmu Komunikasi Universitas Pamulang

·waktu baca 1 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Alif Prananda Sugiarto tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pernahkah anda melihat dijalan ada orang yang merusak atau mencoret-coret properti milik orang? Itu adalah vandalisme.

Vandalisme adalah tindakan merusak atau menghancurkan barang berharga, karya seni, atau properti milik orang lain secara tidak sah atau tanpa alasan yang jelas. 

ilustrasi kegiatan vandalisme (sumber : Foto oleh Pixabay: https://www.pexels.com/id-id/foto/grafitti-162379/)
zoom-in-whitePerbesar
ilustrasi kegiatan vandalisme (sumber : Foto oleh Pixabay: https://www.pexels.com/id-id/foto/grafitti-162379/)

Pada masa kini, vandalisme sering dilakukan di setiap tempat seperti mencoret grafiti pada tembok-tembok atau properti orang lain, biasanya dilakukan dengan tujuan protes atau hanya kesenangan belaka.

Kenapa banyak masyarakat terutama pelajar yang menjadi pelaku kegiatan vandalisme

Berikut Penyebab Terjadinya Vandalisme :

1. Pencarian Jati Diri

Proses pencarian jati diri terjadi di masa remaja. Belum stabilnya kontrol diri dan emosi membuat remaja rentan melakukan vandalisme.

2. Perilaku Implusif

Implusif adalah perilaku atau tindakan yang dilakukan tanpa mempertimbangkan akibatnya.

3. Pengaruh Pergaulan Sekitar

Pengaruh lingkungan pergaulan yang gemar melakukan vandalisme bisa mendorong remaja melakukan hal serupa, baik di sekolah maupun rumah.

4. Kurang Kenyamanan di Rumah

Tumbuh di lingkungan keluarga yang tidak hangat, serba dimanja, dan tidak terbuka bisa jadi penyebab remaja menjadi "rebel" dengan melakukan vandalisme diluar.

5. Sanksi Kurang Tegas

Sanksi yang tegas terhadap aksi vandalisme diperlukan untuk memberikan efek jera. Remaja melihat aksi vandalisme bisa dilakukan tanpa pertanggungjawaban.