Edukasi Ecoprint Pigmen Alami untuk Mendukung SDGs 12 di SDN 2 Kawengan
Tulisan dari Siti Uswatun Khasanah tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Blora, September 2026 – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) melaksanakan edukasi green chemistry melalui pemanfaatan pigmen alami dalam pembuatan tote bag dengan teknik ecoprint di SD N 2 Kawengan, Kecamatan Jepon, Kabupaten Blora, Jawa Tengah. Kegiatan yang ditujukan kepada siswa kelas 5 ini menjadi salah satu bentuk edukasi yang mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab.
Kegiatan dilaksanakan melalui dua tahapan, yaitu pematerian dan praktik pembuatan tote bag ecoprint. Siswa terlebih dahulu memperoleh penjelasan mengenai konsep sederhana green chemistry, pigmen alami, serta pemanfaatan daun dan bunga sebagai sumber pewarna alami. Sebelum praktik pounding, tote bag terlebih dahulu diberi perlakuan mordanting dengan cara direndam dalam larutan tawas dan dikeringkan. Selanjutnya, siswa menyusun daun dan bunga di atas permukaan tote bag kemudian melakukan teknik pounding untuk memindahkan pigmen alami dan membentuk motif. Setelah proses tersebut, tote bag kembali direndam dalam larutan tawas sebagai perlakuan fiksasi, kemudian dicuci dan dikeringkan hingga menghasilkan motif daun dan bunga.
Kegiatan ini memberikan pengalaman langsung kepada siswa dalam memanfaatkan bahan alam yang tersedia di lingkungan sekitar menjadi produk yang memiliki nilai guna dan estetika. Pemanfaatan daun dan bunga sebagai sumber pigmen alami sekaligus pembuatan tote bag yang dapat digunakan kembali menjadi pengenalan sederhana mengenai konsumsi dan produksi yang lebih bertanggung jawab. Kegiatan tersebut sejalan dengan SDG 12, terutama dalam mengenalkan pemanfaatan sumber daya secara bijak dan mengurangi ketergantungan pada bahan pewarna sintetis. Selain itu, proses pembelajaran yang menggabungkan pematerian dan praktik turut mendukung SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui pembelajaran yang interaktif dan kontekstual.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN UNY berharap siswa tidak hanya mampu menghasilkan tote bag dengan motif daun dan bunga, tetapi juga memahami bahwa bahan-bahan alami di lingkungan sekitar dapat dimanfaatkan secara kreatif dan bertanggung jawab. Mini pameran menjadi bagian penutup yang memberikan ruang bagi siswa untuk mengapresiasi hasil karya mereka sekaligus melihat secara langsung penerapan pemanfaatan bahan alam menjadi produk bernilai guna. Edukasi tersebut diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran sejak dini mengenai pentingnya pemanfaatan sumber daya alam secara bijak serta penerapan prinsip keberlanjutan dalam kehidupan sehari-hari.

