Lagu Dunia Tipu-Tipu Yura Yunita dan Pesan Deep Talk

Jurnalis Universitas Muhammadiyah Surabaya (UM Surabaya)
Konten dari Pengguna
1 Agustus 2022 21:19
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Tulisan dari Uswah SahaL tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
ADVERTISEMENT
Beberapa hari lalu, teman di kantor meminta saya untuk menyaksikan video klip terbaru Yura Yunita pada official music video. Lagu “Dunia Tipu-tipu” yang yang sudah bisa dinikmati sejak 27 Juli pukul 20.00 WIB tersebut hingga saat ini berhasil menjadi tranding 1 di Youtube dan TikTok.
Tangkapan layar youtube Yura Yunita
zoom-in-whitePerbesar
Tangkapan layar youtube Yura Yunita
Saya adalah penikmat karya-karya Yura, tapi untuk video klip terbaru ini beda. Di menit-menit awal ketika Yura membuka lagu ini dengan pesan “Mata, gerbang pertama menuju hati selalu ada, namun jarang untuk kita beri perhatian.” Kalimat singkat sebagai pembuka ini bagi saya adalah pesan yang ingin disampaikan Yura kepada penonton.
ADVERTISEMENT
Barangkali salah satu alasan mengapa lagu ini tranding adalah makna lagu yang sangat mendalam dan releate dengan kehidupan. Banyak penonton video klip ini menetaskan air mata, termasuk diri saya. Uniknya video clip tersebut dikonsp dengan social experience yang melibatkan tujuh pasangan non actor yang terdiri dari pasangan suami istri, ibu dan anak laki-laki, ayah dan anak perempuan, kakak adik dan sahabat.
Pasangan dalam video tersebut ditempatkan dalam satu ruangan yang nyaman dengan nuansa putih dan banyak bantal disana. Satu persatu setiap pasangan saling menatap dan mengutarakan isi hati masing-masing dengan jujur. Setiap dari pasangan yang ada di video tersebut terlihat menangis saat mengutarakan perasaannya.
Dalam video clip tersebut, Yura Yunita membahas soal kehidupan dan kehadiran orang-orang tersayang di tengah hiruk pikuk dunia saat ini. Di bagian lirik ini juga, Yura menyoroti adanya ruang aman bagi setiap orang dalam menjalani kehidupan.
ADVERTISEMENT
Pentingnya Deep Talk dengan Orang Terdekat
Jika kita mengamati dan menghayati lagu ini dengan baik-baik, pada bait pertama Yura menuliskan tentang seseorang yang menjadi ruang aman di tengah hiruk pikuk dunia yang penuh dengan ketidakpastian. Seseorang itulah yang menjadi satu-satunya yang paling memahami isi kepala kita.
“Di dunia tipu-tipu, kamu tempat aku bertumpu. Baik jahat abu-abu tapi warnamu putih untukku. Hanya kamu yang mengerti gelombang kepala ini,”tulis lagu Yura.
Tangkapan layar youtube Yura Yunita
zoom-in-whitePerbesar
Tangkapan layar youtube Yura Yunita
Pada bagian reff, Yura juga menuliskan berulang soal hubungan dengan orang yang kita cintai yang tidak perlu membutuhkan kata-kata bahkan hanya dengan tatapan mata. Lantas apa kaitannya lagu ini dengan deep talk?
Deep talk adalah salah satu cara mengenal seseorang lewat pembicaraan atau obrolan. Deep talk bisa dilakukan dengan keluarga, sahabat, teman dekat, orang tua anak. Tujuannya dari obrolan mendalam bisa mengetahui perasaan terjujur atau mengenal seseorang lebih jauh lewat cara pandang atau topik obrolan.
ADVERTISEMENT
Sementara itu, arti deep talk dalam bahasa gaul adalah obrolan yang mendalam. Dengan kata lain percakapan yang dilakukan adalah sesuatu yang lebih dalam tentang seseorang. Topik obrolan tersebut biasanya seputar kehidupan pribadi, apa yang disenangi, apa yang tidak disukai atau pandangan terhadap sesuatu.
Dalam lagu ini, Yura seolah ingin mengingatkan bahwa dua orang yang semakin sering bertemu dan tinggal bersama akan semakin jarang melakukan percakapan mendalam atau deep talk. Mungkin secara tidak sadar kita sering abai dan tidak perhatian kepada orang-orang yang selalu dekat dan ada untuk hidup kita. Acapkali kita abai besarnya kehadiran seseorang yang begitu dekat dengan hidup kita.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020