Perbedaan Kunjungan Presiden AS dan Raja Saudi di Indonesia

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Obama dan Raja Salman (Foto: REUTERS/Jim Buorg)
zoom-in-whitePerbesar
Obama dan Raja Salman (Foto: REUTERS/Jim Buorg)

Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz berencana mengunjungi Indonesia pada awal Maret 2017 ini. Menurut Sekretaris Kabinet Pramono Anung, kunjungan Raja Salman beserta rombongannya itu akan menjadi kunjungan yang sangat bersejarah. Sebab, kunjungan terakhir Raja Arab Saudi ke Indonesia terjadi 47 tahun lalu, yakni pada tahun 1970.

Pada November 2010 lalu, kunjungan yang sangat bersejarah juga pernah terjadi di Indonesia. Barack Obama yang saat itu masih menjabat sebagai Presiden Amerika Serikat mengunjungi Indonesia dengan rombongannya. Bagi Obama, Indonesia bukanlah hal asing. Sebab, Presiden Amerika Serikat ke-44 itu pernah menghabiskan sebagian masa kecilnya di Indonesia.

Apa saja perbedaan antara kunjungan Presiden Obama dan Raja Salman ke Indonesia berdasarkan agenda mereka?

Lama Kunjungan

Presiden Obama bersama rombongan mengunjungi Indonesia hanya selama dua hari, yakni 9-10 November 2010. Lama kunjungan itu sudah Obama nyatakan dalam pidatonya saat Sidang Majelis Umum PBB pada 23 September 2010. Kunjungan ke Indonesia tersebut nyatanya memang benar dilakukan oleh Obama beserta rombongan selama dua hari.

Berbeda dengan kunjungan Obama yang terkesan sangat singkat, kunjungan Raja Salman beserta rombongan ke Indonesia berlangsung lebih lama, yakni selama 9 hari. "Kunjungannya memang panjang yaitu dari tanggal 1 sampai dengan tanggal 9 (Maret 2017),” tutur Pramono Anung pada Selasa (21/1) di Kantor Presiden.

Tujuan Kunjungan

Kunjungan Presiden Obama beserta rombongan pada November 2010 lalu bertujuan untuk meningkatkan dan memperkuat hubungan bilateral Indonesia-Amerika Serikat. Selain itu, bagi Obama pribadi, kunjungan ke Indonesia tersebut juga menjadi momen nostalgia untuk dirinya. Selama kunjungan tersebut, beberapa kali Indonesia berbicara dengan menggunakan bahasa Indonesia. Bahkan Obama berkata, “Pulang kampung nih,” dan “Indonesia bagian dari diri saya.”

video youtube embed

Adapun kunjungan Raja Salman dan rombongan ke Indonesia memiliki beberapa misi khusus. Selain menguatkan hubungan kedua negara di bidang politik, kunjungan tersebut juga akan menyasar target investasi di Indonesia. Selain investasi senilai 60 juta dolar AS di Saudi Aramco, Cilacap, Pemerintah Arab Saudi juga akan memaksimalkan investasi di bidang-bidang baru yang belum tergarap dengan maksimal.

“Jadi di Visi 2030 itu tujuannya untuk era Saudi setelah minyak. Di situ Pemerintah Saudi mencoba mengalihkan sumber pemasukannya tidak hanya dari minyak,” kata Ahmad Suryana, Kepala Divisi Media Kedutaan Besar Arab Saudi di Indonesia.

Selain sebagai kunjungan kenegaraan yang membahas politik dan ekonomi di Jakarta, 6 dari 9 hari kunjungan Raja Salman bersama rombongannya tersebut juga bertujuan untuk berlibur.

"Kunjungannya memang panjang yaitu dari tanggal 1 sampai dengan tanggal 9, tetapi yang kunjungan secara kenegaraan yaitu tanggal 1 sampai dengan tanggal 3. Tanggal 4 sampai dengan tanggal 9 beliau akan ada di Bali untuk beristirahat," jelas Seskab Pramono Anung di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (21/2).

Jumlah Rombongan

Kunjungan Presiden Obama ke Indonesia ditemari oleh istrinya, Michelle Obama, sejumlah staf delegasi menteri, sampai secret service (Paspampres) dari Amerika Serikat. Namun jumlahnya tidak bisa dipastikan serta tidak disebut sebanyak rombongan Raja Salman yang akan datang pada Maret 2017 nanti.

video youtube embed

Adapun jumlah rombongan Raja Salman pada rencana kunjungannya awal Maret 2017 ini sekitar 1.500 orang. Mereka kurang lebih akan menggunakan tujuh pesawat.

"Jadi (terakhir kunjungan Raja Arab Saudi) 47 tahun yang lalu, dan kunjungan ini akan membawa rombongan terbesar kurang lebih 1.500 orang, (di antaranya) 10 menteri dan 25 pangeran," terang Seskab Kabinet Pramono Anung pada Selasa (21/2).

Agenda Kunjungan

Agenda Presiden Obama pada kunjungannya yang sangat singkat pada 9-10 November 2010 lalu tidaklah banyak. Pada hari pertama Obama mengadakan pertemuan bilateral dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang dilanjutkan dengan konferensi pers oleh kedua presiden. Setelah konferensi pers, Presiden SBY menjamu Presiden Obama dan Michelle Obama dalam acara jamuan resmi kenegaraan.

Pada hari kedua, Presiden Obama mengunjungi Masjid Istiqlal dan bertemu dengan Imam Besar Masjid Istiqlal, Ali Mustafa Yaqub. Pada hari yang sama, Presiden Obama juga memberikan pidato di depan para mahasiswa Universitas Indonesia (UI) di Balairung Kampus UI, Depok.

video youtube embed

Adapun agenda kedatangan Raja Salman beserta rombongan ke Indonesia adalah kunjungan kenegaraan selama tanggal 1-3 Maret 2017 dan liburan selama tanggal 4-9 Maret 2017.

Agenda kunjungan kenegaraan Raja Salman ke Indonesia antara lain adalah pemberikan anugerah penghargaan dari pemerintah Indonesia kepada Raja Salman. Menuru Pramono Anung, dahulu Presiden Jokowi juga mendapat penghargaan dari Raja Salman saat berkunjung ke Saudi.

Pramono juga menambahkan, "Dalam kunjungan ini nanti akan ditandatangani investasi Saudi Arabia di Indonesia, Saudi Aramco di Cilacap senilai 60 juta dolar AS.”

Ahmad Suryana, Kepala Divisi Media Kedutaan Besar Arab Saudi di Indonesia, mengatakan bahwa selain bertemu dengan Presiden, MPR dan DPR RI, agenda kunjungan Raja Salman dan rombongan adalah untuk menyasar target investasi di Indonesia.

Ahmad menyatakan bahwa dari 1.500 delegasi yang turut serta akan terbagi-bagi ke beberapa bidang tertentu. Ia mencontohkan akan ada delegasi khusus yang menangani bidang investasi. Pemerintah Arab Saudi disebutnya juga akan memaksimalkan investasi di bidang-bidang baru yang belum tergarap dengan maksimal.

Adapun pada 6 hari sisanya, yakni 4-9 Maret 2017, Raja Salman dan rombongan akan berlibur di Bali.

Riwayat Kunjungan

Selain Barack Obama, ada 5 Presiden Amerika Serikat yang pernah mengunjungi Indonesia, yaitu Richard Milhous Nixon, Gerald Rudolf Ford, Ronald Wilson Reagan, Bill Clinton, dan George Walker Bush. Kunjungan terakhir Presiden Amerika Serikat sebelum kunjungan Obama pada November 2010 lalu adalah kunjungan Bush pada 20 November 2006. Saat itu Bush bertemu dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Jakarta membawa agenda yang erat kaitannya dengan perang melawan terorisme.

Adapun kunjungan terakhir Raja Arab Saudi ke Indonesia sebelum kunjungan Raja Salman pada Maret 2017 nanti adalah kunjungan Raja Faisal bin Abdulazis Al Saud pada 10 Juni 1970. Kedatangan Raja Faisal di Lapangan Terbang Internasional Kemayoran, Jakarta, disambut oleh Presiden Soeharto, para menteri Kabinet Pembangunan, korps diplomatik di ibu kota, serta pemuka-pemuka masyarakat Islam dan pejabat-pejabat tinggi lainnya. Kunjungan tersebut terjadi tas undangan Presiden Soeharto dalam rangka membina persahabatan yang lebih kekal antara kedua bangsa.

video youtube embed