Pendidikan Yang Tinggi Tidak Menjamin Perilaku Yang Baik

Mahasiswi Universitas Pamulang
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari vania tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pendidikan yang tinggi tidak menjamin perilaku yang baik
Pendidikan yang tinggi tidak menjamin perilaku yang baik untuk sebagian orang. Banyak berita mengenai masyarakat berpendidikan tinggi yang tidak memiliki attitude yang baik. Masyarakat tersebut bertingkah seolah dunia ini dapat mereka kendalikan dengan tittle berpendidikan. Attitude sendiri diartikan sebagai cara seseorang bepikir atau merasa tentang orang lain atau suatu hal yang ditunjukkan dalam bentuk perilaku. Sedangkan pendidikan adalah proses pengubahan sikap dan tata laku seseorang atau kelompok orang dalam usaha mendewasakan manusia melalui upaya pengajaran dan pelatihan. Sebagian orang mungkin tidak mengerti jelas apa kaitannya pendidikan dan attitude. Namun, jika ditarik kesimpulan mengenai dua pengertian di atas, maka jelas saja jika pendidikan berkaitan dengan attitude. Hanya saja bagaimana cara seseorang tersebut menyerap pemahaman yang diajarkan di dunia pendidikan mengenai attitude itu sendiri.
Pendidikan yang tinggi tidak menjamin perilaku yang baik untuk sebagian orang. Akhir-akhir ini masyarakat sering mendengar atau bahkan melihat tindakan kriminal yang dilakukan oleh orang-orang berpendidikan tinggi yang seharusnya lebih mengerti tentang konsekuensi atas perbuatan kriminal itu sendiri. Hal ini jelas membuat opini buruk mengenai orang-orang berpendidikan tersebut. Minimnya rasa kemanusiaan yang dimiliki juga dapat memengaruhi tindakan dan pola pikir seseorang. Lingkungan juga dapat memmengaruhi cara seseorang bersikap. Namun juga tidak semua orang berpendidikan tinggi bersikap buruk. Orang-orang tersebut mampu untuk mengimbangi antara pendidikan dan attitude.
