Dari PB Djarum, Kini Melatih Henan Province China

Kisah inspiratif datang dari mantan atlet klub bulu tangkis PB Djarum bernama Albert Saputra. Kini dia melatih tim bulu tangkis Henan Province China.
Albert Saputra pernah berseragam klub PB Djarum pada 2005 silam sebagai atlet. Empat tahun setelahnya ia masuk ke Pelatihan Nasional (Pelatnas). Beranjak di tahun 2011 Albert keluar dari Pelatnas, namun masih bertanding bersama klub PB Djarum hingga 2014.
Sebagai pemain ganda, kala berseragam klub PB Djarum, waktunya lebih banyak dihabiskan di Jakarta. Sesekali ia juga datang ke GOR Djarum Jati Kudus dan GOR Djarum Kaliputu Kudus ketika ada training camp.
"Kalau ada training camp, terkadang ke Kudus. Seringnya ke GOR Kaliputu, Kudus," terangnya.
Suasana GOR Djarum Jati dan Kaliputu dirasa masih sama ketika dirinya masih menjadi atlet. Ia senang dapat kembali ke Kudus untuk mendampingi Tim Bulu Tangkis Henan Province di Milklife Superliga Junior 2026 di Kudus, Jawa Tengah.
"Setelah tak lagi menjadi atlet, saya melatih Singapura sejak 2014 sampai 2025. Setelah itu saya melatih Henan Province China," katanya kepada kumparan, Jumat (6/11).
Kepindahan dari Singapura ke China dikarenakan saat perpanjangan S Pass miliknya tidak mendapatkan izin di Singapura. Di lain sisi ada kesempatan untuk melatih di Henan Province China.
"Akhirnya saya ambil kesempatan itu dan melatih atlet-atlet junior di bawah 17 tahun," jelasnya.
Melatih Henan Province China menurutnya memiliki tantangan tersendiri. Bulu tangkis di Henan Province baru berkembang lima tahun terakhir. Namun, atlet yang dilatihnya sudah memiliki kemampuan yang bagus.
"Mereka sudah pilihan dari beberapa klub yang diseleksi. Jadi, Henan Province China ini semacam Pelatda kalau di Indonesia," ujarnya.
Berbicara soal peta kekuatan bulu tangkis di Asia Tenggara, Albert menyebut persaingan mulai merata. Namun, diakuinya negara Indonesia dan China masih berada terdepan.
"Mulai merata sih persaingannya. Tetapi Indonesia, China, Jepang masih di depan," imbuhnya.
Delapan negara tampil di MilkLife Superliga Junior 2026. Mereka adalah Indonesia, Malaysia, China, Singapura, Chinese Taipei, Amerika Serikat, Polandia, hingga Filipina. MilkLife Superliga Junior 2026 berlangsung pada Senin (2/11) hingga Minggu (8/11) di GOR Djarum Jati, Kudus, Jawa Tengah.
Ada delapan piala bergengsi yang bakal diperebutkan. Kedelapan piala tersebut mengabadikan nama para legenda bulu tangkis Tanah Air: Piala Tontowi Ahmad, Piala Liliyana Natsir, Piala Sigit Budiarto, Piala Maria Kristin, Piala Hariyanto Arbi, Piala Yuni Kartika, Piala Liem Swie King, dan Piala Susy Susanti.
