MilkLife Festival Keluarga Sehat, Program Cegah Stunting Wujudkan Keluarga Sehat

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 5 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Bupati Kudus, Sam'ani Intakoris menyerahkan hadiah Desa Resik Sehat saat acara MilkLife Festival Keluarga Sehat di Alun-alun Simpang Tujuh Kudus, Jawa Tengah, Sabtu (29/8/2026).  Foto: Vega Ma'arijil Ula/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Bupati Kudus, Sam'ani Intakoris menyerahkan hadiah Desa Resik Sehat saat acara MilkLife Festival Keluarga Sehat di Alun-alun Simpang Tujuh Kudus, Jawa Tengah, Sabtu (29/8/2026). Foto: Vega Ma'arijil Ula/kumparan

MilkLife Festival Keluarga Sehat 2026 digelar Sabtu (29/8) dan Minggu (30/8) di Alun-alun Simpang Tujuh Kudus, Jawa Tengah. Festival ini bertujuan memberikan edukasi serta mencegah stunting demi mewujudkan keluarga sehat.

Festival Keluarga Sehat merupakan program kolaborasi dari Bakti Sosial Djarum Foundation bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus, Jawa Tengah. Tema Festival Keluarga Sehat pada tahun ini yakni "Jaga Generasi Emas Merdeka Lawan Stunting"

Sejumlah tamu undangan hadir. Mereka adalah Program Director Bakti Sosial Djarum Foundation, Achmad Budiharto, Bupati Kudus, Sam'ani Intakoris, Ketua TP PKK Kabupaten Kudus, Endhah Endhayani, dan sejumlah tamu undangan lainnya.

Bupati Kudus, Sam'ani Intakoris mengatakan, kasus stunting di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah mengalami penurunan dari 4,08 persen di tahun 2025 menjadi 3,04 persen per Juli 2026 ini. Menurutnya, capaian itu tidak lepas dari kolaborasi Pemkab Kudus bersama Bakti Sosial Djarum Foundation.

Bupati Kudus, Sam'ani Intakoris memberikan sambutan saat acara MilkLife Festival Keluarga Sehat di Alun-alun Simpang Tujuh Kudus, Jawa Tengah, Sabtu (29/8/2026). Foto: Vega Ma'arijil Ula/kumparan

"Adanya program ini dapat menurunkan angka stunting. Sebuah program yang baik dari Bakti Sosial Djarum Foundation, Pemkab Kudus dan peran serta masyarakat," katanya, Sabtu (29/8).

Samani memasang target pada 2030 mendatang Kabupaten Kudus dapat zero stunting. Terkait hal itu ia menyebut perlu peran serta semua pihak untuk bersama-sama mencegah stunting.

"Kami bersama-sama mencegah stunting sampai ke tingkat desa. Peranan bidan desa, babinsa, bhabinkamtibmas serta support dari Bakti Sosial Djarum Foundation bisa mewujudkan zero stunting," terangnya.

Beragam cara bakal terus dilakukan untuk mencegah stunting di Kota Kretek ini. Dimulai dari intervensi melalui pola makan, edukasi, menjaga lingkungan dan hal-hal lainnya.

"Termasuk memberikan edukasi sebagai pengetahuan bagi ibu-ibu sejak hamil sampai melahirkan," imbuhnya.

Program Director Bakti Sosial Djarum Foundation, Achmad Budiharto memberikan sambutan saat acara MilkLife Festival Keluarga Sehat di Alun-alun Simpang Tujuh Kudus, Jawa Tengah, Sabtu (29/8/2026). Foto: Vega Ma'arijil Ula/kumparan

Sementara itu, Program Director Bakti Sosial Djarum Foundation, Achmad Budiharto mengatakan, MilkLife Festival Keluarga Sehat kali ini merupakan edisi ketiga. Program ini diperuntukkan guna mencegah stunting.

"Penting untuk membangun keluarga sehat. Dalam hal ini harus dibiasakan sejak awal lewat kebiasaan positif," katanya, Sabtu (29/8).

Sebelum digelarnya MilkLife Festival Keluarga Sehat ini, Achmad Budiharto menyampaikan sederet kegiatan telah digelar. Yakni program Aksi Rumah Resik Sehat (SIKAT) dan Belanja Pinter Gizine Bener (BPGB).

"Kami berkeinginan membangun kebiasaan masyarakat agar peduli terhadap lingkungan. Dahulu ada kegiatan yang dikenal dengan poskamling. Maka, kami mencoba untuk mengajak masyarakat untuk bersama-sama kerja bakti," terangnya.

Ia percaya beragam kegiatan tersebut dapat membentuk sebuah keluarga yang bersih, sehat, dan memiliki gizi yang baik. Pihaknya juga mengajak karyawan yang bekerja di bawah naungan Djarum untuk berbelanja menu empat sehat lima sempurna.

Bupati Kudus, Sam'ani Intakoris bersama Program Director Bakti Sosial Djarum Foundation, Achmad Budiharto dan berbagai pihak lainnya membuka secara simbolis acara MilkLife Festival di Alun-alun Simpang Tujuh Kudus, Jawa Tengah, Sabtu (29/8/2026). Foto: Vega Ma'arijil Ula/kumparan

"Menu empat sehat lima sempurna itu tidak perlu mewah, tetapi memiliki gizi yang baik. Sehingga hal semacam ini perlu dibiasakan," ujarnya.

Senada dengan Samani Intakoris, pihaknya menyampaikan, perihal penanganan zero stunting di Kabupaten Kudus menjadi tantangan bagi semua. Kolaborasi berbagai pihak dibutuhkan untuk dapat mewujudkan zero stunting di Kabupaten Kudus pada 2030 mendatang.

"Kami ingin Kabupaten Kudus ini menjadi salah satu kabupaten terbaik terkait penanganan masalah stunting. Pada intinya kami siap mendukung program Pemkab Kudus," imbuhnya.

Lebih lanjut, kegiatan MilkLife Festival Keluarga Sehat edisi ketiga ini menjadi wadah memberikan edukasi untuk masyarakat agar memahami pencegahan stunting. Sehingga orangtua menjadi tahu yang terbaik untuk putra-putrinya.

"Kami berasal dari Kudus dan besar di Kudus. Maka kami ingin memberikan kontribusi positif buat Kudus. Sebenarnya hal-hal yang kami tangani bukan hanya permasalahan kesehatan saja. Tetapi semuanya agar Kabupaten Kudus bisa dibanggakan," imbuhnya.

Masyarakat antre memasuki Tenda Layanan Kesehatan yang terdapat di acara MilkLife Festival Keluarga Sehat di Alun-alun Simpang Tujuh Kudus, Jawa Tengah, Sabtu (29/8/2026). Foto: Vega Ma'arijil Ula/kumparan

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus, dr Abdul Hakam mengaku siap untuk membantu Pemkab Kudus mewujudkan zero stunting pada 2030. Selain berkolaborasi dengan Bakti Sosial Djarum Foundation lewat MilkLife Festival Keluarga Sehat, pihaknya akan terus memberikan sosialisasi terkait peningkatan gizi seimbang.

"Berbagai kegiatan sudah kami laksanakan setiap tahunnya. Begitu juga dengan program sanitasi yang baik, jambanisasi yang baik tentu dapat mengurangi stunting secara signifikan," imbuhnya.

Usai membuka acara MilkLife Festival Keluarga Sehat, Bupati Kudus Samani Intakoris beserta Program Director Bakti Sosial Djarum Foundation, Achmad Budiharto dan tamu undangan yang hadir ikut meninjau ke Tenda Layanan Kesehatan.

Tenda Layanan Kesehatan menyajikan edukasi lingkungan sehat. Hal ini berkaitan dengan menciptakan hunian yang sehat.

Selain itu, Tenda Layanan Kesehatan juga memberikan edukasi bagi calon ibu dan ibu hamil. Pelayanan yang diberikan mencakup pemeriksaan kehamilan (USG) serta konsultasi dokter.

Bupati Kudus, Sam'ani Intakoris bersama Program Director Bakti Sosial Djarum Foundation, Achmad Budiharto menghadiri acara MilkLife Festival Keluarga Sehat di Alun-alun Simpang Tujuh Kudus, Jawa Tengah, Sabtu (29/8/2026). Foto: Vega Ma'arijil Ula/kumparan

Pada Tenda Layanan Kesehatan juga menyediakan tempat edukasi untuk remaja dan calon pengantin. Berbagai edukasi yang diberikan meliputi skrining anemia, konsultasi dokter umum, konsultasi Kesehatan jiwa mencakup psikolog umum dan klinis serta triple eliminasi mencakup HIV, sifilis dan Hepatitis B.

Tak hanya itu, Tenda Layanan Kesehatan juga menyediakan edukasi Ibu dengan Anak Balita. Bagi Ibu yang sedang merawat balitanya bisa bertanya soal tumbuh kembang balita dan konsultasi dokter.

Pada acara tersebut juga diisi dengan penganugerahan Desa Resik Sehat, lomba mewarnai TK, pengumuman pemenang lomba mewarnai, penganugerahan Ibu Belanja Pinter Gizine Bener, lomba Estafet Isi Piringku, pengumuman dan penyerahan hadiah pemenang lomba Estafet Isi Piringku dan acara hiburan.

Sebelum digelarnya acara MilkLife Festival Keluarga Sehat ini beragam rangkaian acara telah dilaksanakan oleh Bakti Sosial Djarum Foundation bersama Pemkab Kudus. Yakni program Aksi Rumah Resik Sehat (SIKAT) dan Belanja Pinter Gizine Bener (BPGB).

Sementara itu, pada Minggu (30/8) besok akan digelar berbagai acara. Sejumlah acara itu meliputi Jalan Keluarga Sehat sejauh 2 kilometer, Senam Keluarga Sehat, dan acara hiburan.