Mahasiswa ITB-AD & PemDes Cireundeu Bekerja Sama dalam Pemanfaatan Pekarangan

Kegiatan sehari adalah sebagai staf desa dan mahasiswa
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Veri Dian Saputra tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Veri Dian Saputra, mahasiswa dari Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan Jakarta (ITB-AD), bekerja sama dengan Pemerintah Desa Cireundeu meluncurkan sebuah program pemberdayaan masyarakat. Program ini berfokus pada pemanfaatan pekarangan rumah di lingkungan RT/RW se-Desa Cireundeu untuk mendukung ketahanan pangan lokal dan meningkatkan kesejahteraan ekonomi warga.
Program ini bertujuan untuk memaksimalkan potensi pekarangan yang sering kali tidak dimanfaatkan dengan baik. Dalam kegiatan ini, warga desa diajak untuk menanam sayuran, buah-buahan, dan tanaman obat keluarga (TOGA) di lahan pekarangan yang mereka miliki. Selain bisa memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari, hasil dari pekarangan tersebut juga dapat dijual, memberikan penghasilan tambahan bagi warga.
Pekarangan Sebagai Sumber Ketahanan Pangan Keluarga
Veri Dian Saputra, yang menjadi inisiator program ini, memimpin kegiatan pelatihan kepada warga tentang bagaimana mengoptimalkan lahan pekarangan. Pelatihan tersebut mencakup teknik bercocok tanam di lahan terbatas, cara membuat pupuk organik dari limbah rumah tangga, serta penerapan teknologi sederhana yang dapat meningkatkan hasil tanaman. Dengan pendekatan yang praktis, warga didorong untuk dapat mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangan mereka.
“Kami berharap masyarakat dapat melihat potensi besar dari lahan pekarangan yang sering kali diabaikan. Dengan menanam tanaman yang bermanfaat, warga tidak hanya dapat mencukupi kebutuhan pangan sendiri, tapi juga menjual hasilnya untuk mendapatkan penghasilan tambahan,” ujar Veri Dian Saputra.
Dukungan Penuh dari Pemerintah Desa
Pemerintah Desa Cireundeu sangat mendukung program ini karena sesuai dengan visi desa untuk meningkatkan kemandirian pangan serta memperkuat ekonomi warga. Kepala Desa Cireundeu menyatakan, “Kami menyambut baik inisiatif ini. Dengan memanfaatkan pekarangan, kami berharap warga dapat semakin mandiri, baik dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari maupun dalam meningkatkan penghasilan keluarga.” ujar Herdiana, ST (Kades Cireundeu)
Selain itu, Pemerintah Desa juga berencana untuk menjadikan program ini bagian dari rencana pembangunan desa yang lebih besar, seperti pengembangan sektor pertanian lokal dan pariwisata berbasis alam.
Harapan dan Dampak Jangka Panjang
Program ini diharapkan mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi Desa Cireundeu. Selain membantu warga lebih mandiri dalam hal pangan, diharapkan juga dapat mengurangi ketergantungan pada pasokan pangan dari luar desa. Dalam jangka panjang, pemanfaatan pekarangan ini bisa menjadi langkah kecil yang berdampak besar terhadap ketahanan pangan desa dan peningkatan kesejahteraan ekonomi warga.
Veri Dian Saputra berharap program ini bisa menjadi contoh bagi desa lain dalam hal pemanfaatan sumber daya lokal untuk menghadapi tantangan pangan dan ekonomi di masa depan. Dengan kolaborasi yang kuat antara kalangan akademisi dan pemerintah desa, diharapkan program ini bisa terus berkembang dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
