Konten dari Pengguna

Mahasiswa KKN Undip Ajak Cegah DBD dengan Perilaku Hidup Bersih dan 5M Plus

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Via Anugrah Henny tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Foto Edukasi Cegah DBD ke Ibu PKK Desa Mulyorejo (Sumber: Dokumentasi Pribadi)
zoom-in-whitePerbesar
Foto Edukasi Cegah DBD ke Ibu PKK Desa Mulyorejo (Sumber: Dokumentasi Pribadi)

Mahasiswi Tim 1 KKN Universitas Diponegoro Desa Mulyorejo mengadakan kegiatan edukasi mengenai perilaku hidup bersih dan 5M Plus untuk mencegah DBD.

Edukasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai perilaku hidup bersih terutama 5M Plus untuk mencegah penyebaran Demam Berdarah Dengue (DBD) di wilayah Desa Mulyorejo, Kecamatan Tirto, Kabuaten Pekalongan. Program ini dilaksanakan oleh Via Anugrah Henny, mahasiswa KKN Program Studi Gizi, Fakultas Kedokteran, Universitas Diponegoro dengan sasaran ibu-ibu PKK RT 05 dan 08 Desa Mulyorejo pada hari Jumat, 24 Januari 2025 (24/01/2025).

DBD merupakan salah satu masalah kesehatan yang masih sering terjadi di Desa Mulyorejo karena wilayah pemukiman di desa ini berdampingan langsung dengan tambak. Selain itu, bencana seperti air rob dan banjir sering terjadi hampir setiap tahun akibat abrasi pantai dan terhambarnya saluran air atau selokan.

Dalam kesempatan ini, Via menjelaskan mengenai penyakit DBB, tanda gejalanya, cara penyebaran, dan pencegahannya melalui perilaku hidup bersih serta 5M Plus dengan menggunakan media poster.

Foto Penyerahan Poster Pencegahan DBD (Sumber: Dokumentasi Pribadi)

Perilaku hidup bersih yang dimaksud adalah dengan menjaga kebersihan diri maupun lingkungan di sekitar kita dengan seperti mencuci tangan dengan sabun, membersihkan tempat sampah, dan membersihkan kamar mandi maupun saluran air agar tidak menjadi sarang nyamuk.

Metode 5M Plus yang dimaksud diantaranya adalah sebagai berikut:

1. Menguras bak atau tempat penampungan air

2. Menutup ember atau tempat penyimpanan air

3. Mengubur wadah yang berkemungkinan menjadi sarang nyamuk

4. Mengganti air dalam bak secara rutin

5. Menabur abate atau bubuk pembasmi jentik nyamuk

Kemudian, yang dimaksud “Plus” adalah melakukan upaya pendukung untuk membasmi jentik nyamuk maupun melindungi diri dari nyamuk seperti menanam tanaman berbau menyengat yang tidak disukai nyamuk seperti kemangi atau sereh, memelihara ikan pemakan jentik, menggunakan kelambu di kamar tidur, mengurangi pakaian yang digantung, dan menggunakan lotion atau obat nyamuk.

Dengan adanya program ini, diharapkan terjadi peningkatan kesadaran masyarakat akan pentingnya perilaku hidup bersih dan diterapkannya metode 5M Plus ini sebagai upaya pencegahan DBD di wilayah Desa Mulyorejo.

Penulis: Via Anugrah Henny

Dosen KKN: Dr. Zulfaidah Ariany ST. MT

Lokasi KKN: Desa Mulyorejo, Kecamatan Tirto, Kabupaten Pekalongan