Penerapan Metode Kuis Rangking 1 dalam Kegiatan Pembelajaran Sejarah
Tulisan dari Vicky Hidayatulloh tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pendidikan merupakan aspek yang sangat penting dalam kehidupan setiap manusia. Karena di dalam dunia pendidikan diajarkan berbagai disiplin keilmuan yang nantinya dapat diimplementasikan ke dalam dunia nyata, baik untuk diri sendiri maupun kehidupan sosial kemasyarakatan. Salah satu tempat yang berperan sangat besar bagi penyampaian ilmu adalah sekolah. Di dalam sekolah tersebut kita menjumpai berbagai unsur, seperti tenaga pendidik, tenaga kependidikan dan siswa. Di sini yang menjadi fokus pembahasan adalah siswa, di mana para siswa merupakan sasaran dalam penyampaian berbagai disiplin ilmu yang diterapkan di dalam sekolah.
Namun metode-metode penyampaian mata pelajaran yang dilakukan oleh para guru tidak selamanya berhasil, karena setiap siswa terkadang mempunyai cara tersendiri yang membuat mereka faham dengan materi yang telah disampaikan oleh para gurunya. Di sinilah tugas para guru maupun para calon guru untuk tidakpernah berhenti dalam menerapkan berbagai inovasi metode dalam penyampaian mata pelajaran agar para siswa mudah memahami materi yang disampaikan oleh guru mata pelajaran. Terkadang ada beberapa bahkan banyak siswa yang merasa jenuh dalam mengikuti mata pelajaran Sejarah, adapula yang merasa terbebani terhadap materi-materi maupun tugas-tugas yang diberikan oleh guru mata pelajaran Sejarah. Hal demikian membuat semangat dan motivasi belajar para siswa semakin menurun sehingga berdampak pada hasil belajar para siswa yang kurang maksimal. Mereka menganggap bahwa mata pelajaran sejarah yang mempunyai banyaknya bahan bacaan yang harus dibaca dan difahami oleh siswa, sedangkan tingkat pemahaman tiap siswa berbeda-beda. Ada yang dengan hanya membaca langsung faham terhadap bahan bacaan yang disediakan, namun ada juga siswa yang sulit memahami materi pelajaran sejarah melalaui metode membaca. Karena terkadang ada siswa yang malas membaca namun dapat mudah faham dengan metode yang lain.
Permasalahan inilah yang membuat penulis ingin memberikan sebuah solusi dalam mengatasi hal tersebut, yakni melalui penerapan metode kuis "Rangking 1" yang sempat tayang di stasium televisi Trans Tv beberapa tahun silam. Konsep dari metode kuis “Rangking 1” ini berupa tanya jawab seputar mata pelajaran Sejarah dimana siswa duduk berbaris sesuai bangku yang telah disediakan. Kemudian guru akan memberikan pertanyaan yang harus di jawab secara cepat oleh para siswa dengan menuliskan jawabannya pada secarik kertas lalu diangkat sehingga guru bisa mengetahui siswa manakah yang kurang tepat dalam menjawab pertanyaan. Kemudian siswa yang salah dalam menjawab akan keluar dari kuis karena menggunakan sistem seleksi hingga menyisakan 1 pemenang.
Melalui penerapan metode ini diharapkan dapat membantu dan memudahkan para siswa agar mudah memahami materi dalam mengikuti kegiatan pembelajaran mata pelajaran Sejarah sehingga nantinya dapat menumbuhkan semangat dan motivasi belajar siswa dan meminimalisir kejenuhan ketika mengikuti kegiatan pembelajaran mata pelajaran Sejarah. Bukan hanya bermanfaat bagi para siswa, metode tersebut juga akan memudahkan para guru mata pelajaran Sejarah dalam memberikan pemahaman terhadap para siswanya.

