Mengenal Inner Child: Pelan-Pelan Menyembuhkan Diri dan Menghargai Diri Sendiri

Mahasiswa ilmu komunikasi universitas Pancasakti Tegal
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Vieka Syifa kamila tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Pernahkah kamu berhenti sejenak di tengah riuk-pikuk hari, lalu menyadari betapa jauhnya kamu telah melangkah?
Dalam perjalanan hidup yang panjang dan tidak selalu ramah ini, kamu telah melakukan pekerjaan yang luar biasa. Kamu sudah berjuang sedemikian keras, bertahan melintasi berbagai badai, dan mengusahakan yang terbaik untuk semua orang di sekitarmu.
Kamu tumbuh menjadi sosok yang selalu siap mengulurkan tangan, menjadi pendengar yang sabar, dan menjadi penopang yang tangguh. Namun, dibalik semua kehebatan itu, ada satu hal yang tanpa sadar sering kali terlupakan : dirimu sendiri
1. Terima Kasih, Diri: Sebuah Pengakuan atas Perjuangan
Hari ini, sempatkanlah untuk berbisik lembut pada dirimu sendiri:
"Terima kasih ya. Terima kasih karena sudah bertahan sampai sejauh ini. Terima kasih karena tidak menyerah, bahkan ketika semuanya terasa begitu berat."
Bagitu banyak energi, waktu, dan rasa yang telah kamu curahkan untuk mengusahakan kebahagiaan dan kenyamanan orang lain. Kamu mungkin belajar menjadi dewasa sebelum waktunya, memendam rasa lelah, dan menepis rasa sakit demi menjaga senyum di wajah-wajah yang kamu sayangi.
Tanpa sadar, ada sosok kecil di dalam dirimu inner child mu-yang kerap kamu tinggalkan sendirian di sudut gelap. Sosok anak kecil yang sebenarnya hanya butuh didengar, dipeluk, dan ditenangkan. Kamu terlalu fokus mengusahakan segalanya untuk dunia luar, hingga lupa bahwa jiwa di dalam dirimu juga butuh diusahakan.
2. Menggenggam Kembali Tangan "Si Kecil" (Inner Child)
Menyapa kembali "si kecil" bukan berarti kamu bersikap egois atau melupakan orang-orang disekitarmu. Ini adalah momen kesadaran (mindfulness) bahwa untuk bisa terus mencintai dan memberi dengan tulus, kamu harus terlebih dahulu merawat rasa lelahmu dan memenuhi cangkir jiwamu sendiri.
Bagaimana cara mulai merawat dan menyapa kembali "si kecil" dalam dirimu?
1. Mulai hari ini, beri izin pada dirimu untuk beristirahat tanpa rasa bersalah. Istirahat bukanlah tanda kelemahan, melainkan kebutuhan mendasar untuk pemulihan emosional.
2. Dengarkan apa yang dibutuhkan oleh hatimu dan tetapkan batasan (boundaries). Katakan "tidak" ketika kapasitasmu sudah penuh.
3. Validasi setiap emosi yang hadir. Berikan ruang untuk menangis jika memang beban itu terlalu berat. Berikan pelukan hangat untuk setiap luka emosional yang selama ini kamu abaikan.
3. Kamu Berhak Mengusahakan Kebahagiaanmu Sendiri
Sosok inner child di dalam dirimu telah menunggu sangat lama hanya untuk mendengar satu hal: bahwa kini, kamu ada di sini untuknya.
Mulai hari ini, berjanjilah pada dirimu sendiri. Kamu tidak lagi hanya mengusahakan segalanya untuk orang lain, tetapi kamu juga memilih berjuang, mencintai, dan mengusahakan kebahagiaan dirimu sendiri.
