Konten dari Pengguna

Mahasiswa KKN UNTAG Surabaya Lakukan Pendampingan Penyusunan Admninistrasi Usaha

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Villa Makhtunin tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kegiatan Pendampingan kepada Calon Wirausaha di Desa Kalen Kecamatan Dlanggu Kabupaten Mojokerto
zoom-in-whitePerbesar
Kegiatan Pendampingan kepada Calon Wirausaha di Desa Kalen Kecamatan Dlanggu Kabupaten Mojokerto

Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan salah satu program yang diadakan oleh perguruan tinggi untuk melibatkan mahasiswa dalam kegiatan pengabdian masyarakat. Salah satu lokasi KKN yang dilaksanakan oleh mahasiswa Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya yang menarik adalah Desa Kalen, Dlanggu, Mojokerto. Di sana, para mahasiswa terlibat dalam kegiatan penyusunan administrasi usaha bagi calon wirausaha di desa tersebut.

Desa Kalen merupakan sebuah desa yang memiliki potensi pengembangan usaha yang cukup besar. Namun, masih banyak calon wirausaha di desa tersebut yang menghadapi kendala dalam menyusun administrasi usaha. Oleh karena itu, para mahasiswa KKN di Desa Kalen memilih untuk fokus pada kegiatan penyusunan administrasi usaha sebagai upaya meningkatkan kualitas dan keberlanjutan usaha lokal.

Dalam kegiatan KKN, para mahasiswa dengan di damping oleh Dosen Pembimbing Lapangan yaitu Ibu Hikmah Husniyah Farhanindya, S.Psi., M.Psi., Psikolog bekerja sama dengan masyarakat setempat untuk mengidentifikasi masalah yang dihadapi oleh calon wirausaha terkait administrasi usaha. Beberapa masalah yang umum ditemui antara lain kurangnya pemahaman tentang pembukuan, pengelolaan keuangan yang tidak terorganisir, serta ketidakmampuan mengelola data dan dokumen usaha dengan baik.

Ada beberapa langkah yang dilakukan dalam kegiatan penyusunan administrasi usaha bagi calon wirausaha di Desa Kalen diantaranya

Para mahasiswa KKN memberikan pendampingan dan edukasi kepada calon wirausaha terkait pentingnya administrasi usaha. Mereka memberikan penjelasan tentang pentingnya pembukuan, pencatatan transaksi, serta pengelolaan keuangan yang terstruktur. Selain itu, mereka juga memberikan pemahaman tentang pentingnya pengelolaan data dan dokumen usaha yang baik.

Para mahasiswa KKN memberikan pelatihan tentang pengelolaan keuangan kepada calon wirausaha. Mereka mengajarkan cara membuat laporan keuangan sederhana, menganalisis keuangan usaha, dan membuat perencanaan keuangan yang baik. Dengan keterampilan ini, calon wirausaha diharapkan mampu mengelola keuangan usahanya dengan lebih efektif.

Para mahasiswa KKN juga menjelaskan kepada calon wirausaha dalam membuat dokumen usaha yang umumnya dibutuhkan, seperti faktur penjualan, kwitansi, surat pesanan, dan lain sebagainya. Kegiatan ini membantu calon wirausaha dalam menyusun dokumen-dokumen usaha dengan lebih efisien dan terstruktur.

Setelah pendampingan, para mahasiswa KKN melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap para karang taruna dan ibu-ibu mengenai penyusunan administrasi usaha yang telah diajarkan. Mereka memberikan umpan balik kepada calon wirausaha dan membantu dalam mengatasi kendala yang mungkin timbul dalam penerapan administrasi usaha.

Melalui kegiatan penyusunan administrasi usaha ini, diharapkan calon wirausaha di Desa Kalen dapat memiliki pondasi yang kuat dalam mengelola usaha mereka. Administrasi usaha yang baik akan membantu calon wirausaha dalam mengelola keuangan dengan lebih baik, mengontrol inventaris, serta memudahkan dalam penyusunan laporan keuangan yang akurat.

Selain itu, kegiatan KKN ini juga memberikan manfaat bagi para mahasiswa. Mereka memiliki kesempatan untuk terlibat langsung dalam pengembangan masyarakat dan belajar dari pengalaman nyata dalam mengatasi masalah administrasi usaha. Hal ini memberikan wawasan dan keterampilan yang berharga dalam konteks dunia usaha.

Dengan adanya kegiatan penyusunan administrasi usaha bagi calon wirausaha dalam KKN di Desa Kalen, Dlanggu, Mojokerto, diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam pengembangan usaha lokal. Dengan administrasi usaha yang baik, diharapkan usaha-usaha di desa tersebut dapat berkembang dan memberikan manfaat ekonomi yang signifikan bagi masyarakat setempat.