5 Aktivitas Petualang yang Bikin Wisata di Sekitaran Toba Kalian Penuh Warna
Tulisan dari Vina Novianti tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Kawan-kawan, jika kalian berkunjung ke kawasan-kawasan di sekitar Danau Toba, coba lima aktivitas ini, yah. Dijamin kunjungan kalian akan lebih berwarna bagai pelangi di mata si ayang.
1. Ngobrol-ngobrol dengan Inang dan Ito di Pasar
Kata siapa orang Batak itu galak? Kalian bisa buktikan dengan mengajak ngobrol atau gombalin inang dan ito di pasar. Kunjungan kalian ke pasar tentunya akan semakin menyenangkan dan berwawasan. Beli teri medan tanpa ajak ngobrol penjualnya? Tentunya kurang asyik dan terlalu mainstream. Cobalah ajak ngobrol mereka untuk menambah pengetahuan kalian tentang ikan asin dan harga pasaran. Emak kalian di rumah pasti akan bangga.
2. Mengamati Tingkah Laku Si Anabul
Anjing merupakan hewan peliharaan yang digemari di tanah Toba. Tidak seperti pegawai kantoran, para anabul bebas berkeliaran dan beraktivitas. Rebahan, berjemur, duduk sambal menguap, dan main-main sore menjadi aktivitas anabul yang dapat membuat pecinta anjing tersenyum-senyum sendiri. Kalau gemas, difoto saja ya kawan, jangan bandel nanti digigit.
3. Makan Indomie
Indomie, Indomie apa yang paling enak? Indomie yang dimasakin orang lain, tentunya. Kalau berkunjung ke sekitaran Balige, kamu perlu cobain Indomie di Kedai Kopi Partungkoan atau di warung-warung makan di Jalan Lintas Raya Pematangsiantar. Indomienya semakin lezat dengan tambahan bawang merah dan irisan cabai lokal. Masih kurang Sumatera Utara? Kamu bisa pesan Indomie rasa Soto Medan.
4. Melihat Arsitektur Makam
Kecintaan, rasa hormat dan terima kasih orang Batak Toba kepada orang tua dan nenek-kakek moyang dapat dilihat dari arsitektur makam yang beraneka ragam. Makam tersebut biasanya menghadap jalan raya atau berdiri di atas perbukitan menghadap danau. Bentuk makam juga mencerminkan status sosial keluarga, jadi jangan kaget kalau lihat makam a la sultan. Bagi kalian pecinta arsitektur dan sosiologi, sempatkan waktu untuk observasi lapangan, yah.
5. Berkeliling dengan Becak Motor
Di Balige, becak motor (bentor) merupakan sarana transportasi publik yang harganya cukup terjangkau. Satu bentor bisa untuk dinaiki sekitar 3-4 orang penumpang. Tidak ada AC? Jangan khawatir karena angin berhembus dengan penuh energi. Jika di Balige, jangan tanya apakah kita bisa naik bentor hingga ke Medan. Saya sempat bertanya ke pengemudinya dan dijawab: “Bisa Dek, tapi dua hari.” Oke, bisa masuk angin ya Bang.
P.S.: Aktivitas bonus: Menyapa Kerbau
Kalian tidak jarang akan menemui kerbau karena banyaknya lahan sawah di sekitaran Toba. Kalau berpapasan, jangan lupa ucapkan terima kasih atas kontribusi mereka dalam ketahanan pangan nasional, ya. Sore itu kebetulan saya dan sahabat saya bertemu si Rambo yang sedang pulang kerja.
Jangan lupa sharing pengalaman kalian jika kalian coba aktivitas-aktivitas anti-mainstream ini, yah. Selamat mencoba dan berpetualang di Toba.

