Konten dari Pengguna

Panduan F2L Rubik 3x3: Pelajari Case-Case dan Algoritma Tercepat untuk Pemula

Vincent

Vincent

Mahasiswa Desain Komunikasi Visual Universitas Bunda Mulia

·waktu baca 5 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Vincent tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kasus-kasus F2L (sumber: Vincent)
zoom-in-whitePerbesar
Kasus-kasus F2L (sumber: Vincent)

Rubik 3x3 adalah salah satu permainan mengasah otak paling populer di dunia, dalam memainkannya banyak pemain yang berusaha menyelesaikan rubik dengan secepat mungkin. Para pemain khususnya pada pemula sering kali terjebak pada tahap First Two Layers (F2L) yang menghambat mereka untuk selesai dengan cepat, F2L merupakan langkah penting yang menggabungkan penyelesaian lapisan pertama dan kedua secara bersamaan sehingga lebih efesien. Jika dilakukan dengan benar, F2L dapat memangkas waktu penyelesaian rubik secara signifikan. Dalam kesempatan ini, kita akan membahas berbagai kasus F2L beserta algoritma yang paling mudah dan cepat, sehingga kamu bisa meningkatkan kecepatanmu dalam menyelesaikan Rubik 3x3. Sebelum itu kamu perlu memahami istilah istilah yang digunakan pada rumus rubik 3x3 berikut:

Memahami Rumus Dan istilah dalam Rubik 3x3

Terdapat istilah yang digunakan dalam Rumus rubik 3x3 berikut adalah cara membaca rumus rubik 3x3:

  1. U dan U’ diartikan sebagai Up, pada rumus U berarti memutar bagian atas rubik searah jarum jam penggunaan tanda (‘) dibaca aksen diartikan sebagai kebalikan dari arah jarum jam.

  2. D dan D’ diartikan sebagai Down, D berarti memutar bagian bawah rubik searah jarum jam dan D’ putar bagian bawah rubik berlawanan arah jarum jam.

  3. R dan R’ diartikan sebagai Right, yaitu memutar bagian kanan rubik searah jarum jam sedangkan R’ memutar bagian kanan berlawanan arah jarum jam.

  4. L dan L’ diartikan sebagai Left, yaitu memutar bagian kiri rubik searah jarum jam sedangkan L’ memutar bagian kiri rubik berlawanan arah jarum jam.

  5. F dan F’ diartikan sebagai L front, yaitu memutar bagian depan rubik searah jarum jam sedangkan F’ memutar bagian depan rubik berlawanan arah jarum jam.

  6. B dan B’ diartikan sebagai Back, yaitu memutar bagian belakang rubik searah jarum jam sedangkan B’ memutar bagian belakang rubik berlawanan arah jarum jam.

  7. Rw dan Rw’ yaitu, memutar baris kanan rubik Bersama baris tengah rubik searah jarum jam, sebaliknya dengan Rw’ memutar baris kanan rubik bersama baris tengah berlawanan arah jarum jam.

  8. Lw dan Lw’ yaitu, memutar baris kiri rubik Bersama baris tengah rubik searah jarum jam, sebaliknya dengan Lw’ memutar baris kiri rubik bersama baris tengah berlawanan arah jarum jam.

Selanjutnya istilah yang kamu harus ketahui dalam bermain rubik 3x3

  1. Center, yaitu titik tengah rubik yang posisinya tidak bisa diubah. Terdapat 6 center yaitu putih yang berlawanan dengan kuning, hijau dengan biru, merah dengan jingga.

  2. Corner, yaitu bagian ujung dari rubik yang berjumlah 8 corner.

  3. Edge, yaitu bagian tengah yang berada diantara corner, total berjumlah 12 edge.

  4. Layer, yaitu tingkatan yang ada pada tiap sisi rubik. Mulai dari paling bawah yakni layer 1, layer 2 dan layer 3.

Setelah memahami istilah yang digunakan dalam rumus, perhatikan kasus-kasus F2L beserta rumusnya dibawah ini:

sdala

Kasus F2L Yang Sering ditemui

Kasus white on top-same color (Sumber: Vincent)

Dalam kasus ini posisi warna putih dari corner berada diatas dan warna edges akan bertemu dengan warna yang sama pula dari corner

  • Kamu dapat menyelesaikan kasus diatas dengan rumus: U-R-U’-R’-U’-R-U’-R’-U-R-U’-R

  • Rumus ini juga dapat diterapkan untuk sisi kiri: U’-L’-U-L-U-L’-U-L-U’-L’-U-L

Kasus white front view (Sumber: Vincent)

Dalam kasus ini warna putih dari corner berada disebelah edges dan pada sisi atas memiliki warna yang sama.

  • Kamu dapat menyelesaikan kasus diatas dengan rumus: R’-D’-R-U’-R’-D-R-U-R-U’-R’

Kasus white on bottom right (Sumber: Vincent)

Pada kasus ini edges sudah memasuki posisinya namun memiliki kondisi warna yang berlawanan dan warna putih pada corner berada diposisi kanan.

  • Kamu dapat menyelesaikan kasus diatas menggunakan rumus berikut: Rw-U’-Rw’-U2-Rw-U-Rw’

Kasus white on top different color (Sumber: Vincent)

Pada kasus ini sama-sama memiliki corner putih menghadap keatas namun ada beberapa perbedaan pada hadap depan warna edges tidak sama dengan warna corner

  • Kamu bisa menyelesaikan kasus diatas dengan rumus berikut: R-U-R’-U’-R-U-R’-U’-U’-F’-U-F

Tips dalam teknik F2L

Dalam mempelajari teknik F2L terdapat sebuah cara agar kita dapat memanfaatkan teknik F2L dengan lebih efesien. Simak caranya berikut ini:

Look Ahead

Look ahead merupakan sebuah teknik untuk mempersingkat waktu menyelesaikan F2L dengan cara melihat kemungkinan pergerakan yang akan diambil selanjutnya. Biasanya dalam menyelesaikan F2L kebanyakan pemain melakukan eksekusi satu slot warna lalu dilanjut mencari edges dan corner warna lain untuk dimasukan keslot warna tersebut lalu dieksekusi, dalam kata lain dilakukan secara bertahap dan satu persatu. Berbeda dengan look ahead dalam melakukan pergerakan F2L kita diharuskan untuk menganalisis beberapa slot yang memungkinkan untuk dieksekusi, jadi sesaat satu slot warna telah dieksekusi langkah selanjutnya adalah eksekusi karena kita sudah melakukan analisis sebelumnya.

Contoh penggambaran look ahead

  • Tanpa look ahead Mencari edges , corner & Slot > eksekusi > Mencari edges , corner & Slot > eksekusi > Mencari edges , corner & Slot > eksekusi > Mencari edges , corner & Slot > eksekusi

  • Dengan look ahead Mencari edges , corner & Slot > Eksekusi > Eksekusi Mencari edges , corner & Slot > Eksekusi > Eksekusi

Dapat dilihat pada penggunaan look ahead hanya diperlukan mencari dua kali sedangkan tanpa look ahead diperlukan waktu yang banyak untuk mencari dari keempat slot F2L satu persatu.

Kesimpulan

Menyelesaikan tahap F2L pada Rubik 3x3 mungkin terlihat rumit pada awalnya, namun dengan memahami setiap kasus dan mempelajari algoritma yang tepat, proses ini akan menjadi jauh lebih efisien dan cepat. Praktik secara konsisten adalah kunci untuk meningkatkan kecepatan dan ketepatan dalam menyelesaikan Rubik. Dengan menguasai F2L, kamu akan semakin dekat untuk menjadi seorang cuber yang lebih handal, menghemat waktu dalam setiap penyelesaian.

Penulis: Vincent