Food & Travel
·
10 November 2020 16:45

3 Tips Viral Memanfaatkan Kulit Bawang, Usir Tikus sampai Jadi Pestisida

Konten ini diproduksi oleh Viral Food Travel
3 Tips Viral Memanfaatkan Kulit Bawang, Usir Tikus sampai Jadi Pestisida (52962)
Ilustrasi memotong bawang bombai Foto: dok.shutterstock
Bawang merupakan bumbu masakan yang sering digunakan sehari-hari. Saking seringnya, kamu dapat menemukan bawang di dapur mana pun. Selain nikmat dan menambah rasa pada masakan, bawang juga memiliki banyak manfaat baik, lho.
ADVERTISEMENT
Bawang dapat mencegah penyakit jantung, menurunkan kadar kolesterol, menjaga saluran cerna, dan masih banyak lagi. Uniknya, bukan hanya daging atau buah dari bawang yang ternyata memiliki banyak manfaat —kulitnya juga!
Akhir-akhir ini, pemanfaatan kulit bawang sedang viral di media sosial. Banyak warganet yang tidak membuang kulit bawang setelah mengupasnya, mereka justru memanfaatkannya untuk keperluan rumah tangga dan bercocok tanam.
Pengin tahu caranya? Berikut 3 tips dapur yang sedang viral untuk memanfaatkan kulit bawang!

1. Kulit bawang untuk mengusir tikus

Pemilik akun TikTok @merycheen ini menulis kalau kulit bawang putih dan merah dapat mengusir tikus.
“Rumahmu banyak tikus? Kulit bawang putih dan merah jangan dibuang ya. Taruh ditempat yang sering didatangi tikus,” tulisnya dalam video tersebut.
ADVERTISEMENT
Video ini sudah dilihat lebih dari 160 ribu kali dan memicu banyak komentar skeptis dari netizen. “Gak ngaruh, udah pernah coba tetep aja mereka (tikus) pesta di dapur,” tulis @myvola_rey.

2. Pestisida untuk tanaman

Unggahan lain menyebutkan kalau rendaman kulit bawang dapat menjadi pestisida alami untuk tanaman, ungkap akun Instagram @kebonwinih_tuwuh.
Dalam caption tersebut dituliskan: “Limbah kulit bawang (bawang merah, putih, bombai) yang biasanya dibuang ternyata dapat dimanfaatkan sebagai pestisida nabati.” Akun tersebut juga menekankan kalau, “Kulit bawang mengandung senyawa flavonoid dan acetogenin yang berfungsi merusak sistem pencernaan serangga.”
Unggahan tersebut juga memberikan cara membuat pestisida alami ini dengan mudah. Kamu tinggal merendam kulit bawang selama 1-2 hari, disaring, dan cairan ini disemprot ke daun pada sore/malam hari.
ADVERTISEMENT

3. Pupuk untuk bercocok tanam

Selain pestisida, air rendaman bawang juga dapat digunakan sebagai pupuk alami, lho. “Kulit bawang ini mengandung hormon auksin dan giberelin yaitu hormon yang memacu pertumbuhan tanaman,” ungkap akun @kebonwinih_tuwuh dalam unggahan lain.
Dengan cara yang sama, direndam selama seharian, cairan kulit bawang dapat digunakan sebagai pupuk alami. Cairan dapat disiramkan ke permukaan tanah tanaman hias agar tumbuhan tumbuh lebih subur. Namun, perawatan ini lebih baik tidak dilakukan terlalu sering —sekitar 15 hari sekali saja, ya.
Gimana tips memanfaatkan kulit bawang dari warganet ini? Kalau kamu punya tips lain seputar kulit bawang, yuk share di kolom comment!