5 Perbedaan Caisim dan Pakcoy, Jangan Salah Pilih

Berita viral seputar Food dan Travel
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Viral Food Travel tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Terdapat perbedaan caisim dan pakcoy yang harus kamu ketahui. Kedua sayuran ini memang sekilas tampak sama, tapi bukan berarti bisa saling menggantikan fungsi satu sama lain.
Perbedaan caisim dan pakcoy meliputi tekstur, rasa, hingga nutrisi. Jadi, kamu enggak bisa sembarangan mengolahnya. Simak penjelasan selengkapnya di bawah ini.
Perbedaan Caisim dan Pakcoy
Setidaknya ada 5 perbedaan caisim dan pakcoy yang harus kamu tahu agar bisa membedakan keduanya. Berikut penjelasannya!
1. Memiliki Bentuk yang Berbeda
Dari segi bentuk pun caisim dan pakcoy sudah bisa dibedakan. Kamu cukup perhatikan bentuk daun keduanya. Caisim memiliki bentuk daun yang lebih rapat dan tidak besar. Sementara bentuk daun pakcoy lebih lebar dan cenderung pendek.
Batang caisim juga umumnya lebih panjang dan tegap. Sedangkan bentuk batang pakcoy hampir mirip seperti sendok yang melengkung. Makanya pakcoy disebut juga sawi sendok.
2. Memiliki Tekstur yang Berbeda
Kalau kamu masih belum bisa membedakan keduanya dari segi visual, kamu bisa menyentuhnya. Caisim memiliki tekstur batang yang tidak terlalu keras. Tekstur daun caisim juga halus dan tidak memiliki bulu.
Sementara batang pakcoy lebih pendek dan keras. Kalau dimasak, pakchoy membutuhkan waktu lebih lama untuk lunak.
3. Cita Rasa yang Berbeda
Ini perbedaan yang paling krusial, yakni dari segi cita rasa. Caisim memiliki rasa yang tidak terlalu pahit, bahkan jika dimasak dengan waktu yang sebentar.
Sebaliknya, pakcoy memiliki cita rasa yang lebih pahit. Makanya, proses memasak pakcoy lebih lama. Selain untuk melunakkan batangnya, proses memasak yang lama juga membantu mengurangi rasa pahitnya.
4. Beda Cara Pengolahan
Sudah sedikit dibahas di atas, bahwa tekstur caisim yang lebih lunak membuat sayuran ini cocok dimasak sebentar. Sedangkan pakcoy butuh waktu masak yang lebih lama.
Oleh karena itu, orang-orang biasanya menggunakan caisim untuk olahan mi ayam, bakso, atau mi instan. Caisim juga kadang ditumis atau direbus sebentar.
Sedangkan pakcoy lebih sering digunakan untuk sup atau hidangan Chinese yang ada di restoran. Pakcoy juga banyak digunakan untuk hidangan buffet atau yang bertema all you can eat.
5. Nutrisi
Caisim dan pakcoy pun tentunya memiliki nutrisi yang berbeda. Untuk caisim sendiri, dalam 56 gram-nya (setara dengan 1 cangkir) terkandung:
Kalori: 15
Protein: 2 gr
Lemak: kurang dari 1 gr
Karbohidrat: 3 gr
Serat: 2 gr serat
Gula: 1 gr
Vitamin A: 9%
Vitamin B6: 6%
Vitamin C: 44%
Vitamin E: 8%
Vitamin K: 120%
Sementara dalam 100 gr pakcoy, terkandung nutrisi sebagai berikut:
Kalori: 13
Sodium: 65 mg
Potasium: 252 mg
Karbohidrat: 2,2 gr (termasuk gula dan juga serat)
Protein: 1,5 gr protein
Vitamin A: 89%
Vitamin C: 75%
Kalsium: 10%
Zat besi: 4%
Vitamin B6: 10%
Magnesium: 4%
Itulah perbedaan caisim dan pakcoy. Bagaimana, jadi enggak bingung lagi, kan?
(DEL)
Frequently Asked Question Section
Bagaimana bentuk daun caisim dan pakcoy?

Bagaimana bentuk daun caisim dan pakcoy?
Caisim memiliki bentuk daun yang lebih rapat dan tidak besar. Sementara bentuk daun pakcoy lebih lebar dan cenderung pendek.
Caisim diolah jadi apa?

Caisim diolah jadi apa?
Oleh karena itu, orang-orang biasanya menggunakan caisim untuk olahan mie ayam, bakso, atau mie instan. Caisim juga kadang ditumis atau direbus sebentar.
Pakcoy diolah jadi apa?

Pakcoy diolah jadi apa?
Sedangkan pakcoy lebih sering digunakan untuk sup atau hidangan Chinese yang ada di restoran. Pakcoy juga banyak digunakan untuk hidangan buffet atau yang bertema all you can eat.
