Konten dari Pengguna

Apa Itu Hotel Syariah dan Perbedaannya dengan Hotel Non Syariah

Viral Food Travel

Viral Food Travel

Berita viral seputar Food dan Travel

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Viral Food Travel tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Hotel. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Hotel. Foto: Unsplash

Kini bukan hanya makanan dan minuman lagi yang ada label halalnya, tapi hotel pun demikian. Hotel yang selama ini dikenal sebagai penginapan yang dinilai dari layanan fasilitas, kini berinovasi untuk menjadi lebih relevan dengan masyarakat.

Melihat Indonesia sebagai negara dengan penduduk mayoritas pemeluk agama Islam, bisnis hotel melakukan penyesuaian dengan mengusung konsep syariah. Jadi kini selain hotel berbintang dan hotel non bintang, ada pula hotel syariah yang pelan-pelan berkembang.

Namun, sebenarnya hotel syariah itu apa? Nah untuk tahu jawabannya, yuk simak artikel ini hingga habis.

Pengertian Hotel Syariah

Ilustrasi Hotel Syariah. Foto: Unsplash

Definisi dari Hotel Syariah berdasarkan fatwa Dewan Syariah Nasional MUI No. 108 tahun 2016 tentang Pedoman Penyelenggaraan Pariwisata Berdasarkan Prinsip Syariah adalah penyediaan akomodasi berupa kamar-kamar di dalam suatu bangunan yang dapat dilengkapi dengan jasa pelayanan makan dan minum, kegiatan hiburan dan atau fasilitas lainnya secara harian dengan tujuan memperoleh keuntungan yang dijalankan sesuai prinsip syariah.

Prinsip syariah yang dimaksud tersebut memiliki ketentuan-ketentuan yang telah diatur dalam fatwa yang sama, yaitu:

  1. Hotel syariah tidak boleh menyediakan fasilitas akses pornografi dan tindakan asusila.

  2. Hotel syariah tidak boleh menyediakan fasilitas hiburan yang mengarah pada kemusyrikan, maksiat, pornografi, dan/atau tindak asusila.

  3. Makanan dan minuman yang disediakan hotel syariah wajib telah mendapat sertifikat halal dari MUI.

  4. Menyediakan fasilitas, peralatan, dan sarana yang memadai untuk pelaksanaan ibadah, termasuk fasilitas bersuci.

  5. Pengelola dan karyawan/karyawati hotel wajib mengenakan pakaian yang sesuai dengan syariah.

  6. Hotel syariah wajib memiliki pedoman dan/atau panduan mengenai prosedur pelayanan hotel guna menjamin terselenggaranya pelayanan hotel yang sesuai dengan prinsip syariah.

  7. Hotel syariah wajib menggunakan jasa Lembaga Keuangan Syariah dalam melakukan pelayanan.

Nah, hotel syariah sendiri juga terbagi menjadi beberapa kelas seperti hotel pada umumnya. Hotel syariah berbintang tinggi tentu memiliki sejumlah fasilitas yang lengkap, sementara hotel syariah dengan bintang lebih rendah juga memiliki fasilitas yang nyaman meski tak semewah dan selengkap bintang 5.

Namun, berapa pun bintangnya, tentu yang pasti hotel syariah tetap mengedepankan prinsip syariah dalam pelayanannya. Jadi, untuk kamu yang merasa butuh penginapan yang menjamin kenyamananmu sebagai seorang Muslim, jangan ragu untuk check in di hotel syariah.

Apa Perbedaan Hotel Syariah dan Non Syariah

Ilustrasi Hotel. Foto: Unsplash

Dari definisi dan ketentuan yang tertuang dalam fatwa tersebut di atas, telah gamblang terlihat bahwahotel syariah dan non syariah berbeda secara prinsip. Meski keduanya sama-sama mengedepankan pelayanan dan kenyamanan tamu dengan sejumlah fasilitas, namun bisnis hotel syariah berjalan dalam koridor yang sesuai dengan ketentuan Islam.

Perbedaan yang paling jelas juga terlihat dari ketentuan makanan di restoran hotel. Jika hotel konvensional bisa menyediakan minuman beralkohol, maka hotel syariah tidak. Jadi, buat tamu Muslim tidak perlu cemas akan kehalalan makanan di hotel syariah .

Perbedaan mencolok lainnya adalah hotel syariah juga melarang pasangan yang belum menikah untuk menginap di satu kamar yang sama. Hanya pasangan yang telah menikah yang boleh melakukan hal tersebut, biasanya pihak manajemen hotel akan meminta dokumen buku nikah sebagai bukti.

Jadi, itulah arti dari hotel syariah dan perbedaannya dengan hotel non syariah. Kamu sudah tidak bingung lagi, bukan?

Frequently Asked Question Section

Apa bedanya hotel syariah dan non syariah?

chevron-down

Perbedaan yang paling jelas juga terlihat dari ketentuan makanan di restoran hotel. Jika hotel konvensional bisa menyediakan minuman beralkohol, maka Hotel Syariah tidak. Jadi, buat tamu Muslim tidak perlu cemas akan kehalalan makanan di Hotel Syariah.

Apa pengertian hotel syariah?

chevron-down

Definisi dari Hotel Syariah berdasarkan fatwa Dewan Syariah Nasional MUI No. 108 tahun 2016 tentang Pedoman Penyelenggaraan Pariwisata Berdasarkan Prinsip Syariah adalah penyediaan akomodasi berupa kamar-kamar di dalam suatu bangunan yang dapat dilengkapi dengan jasa pelayanan makan dan minum, kegiatan hiburan dan atau fasilitas lainnya secara harian dengan tujuan memperoleh keuntungan yang dijalankan sesuai prinsip syariah.

Apakah hotel syariah bisa untuk pasangan belum menikah?

chevron-down

Perbedaan mencolok lainnya adalah Hotel Syariah juga melarang pasangan yang belum menikah untuk menginap di satu kamar yang sama. Hanya pasangan yang telah menikah yang boleh melakukan hal tersebut, biasanya pihak manajemen hotel akan meminta dokumen buku nikah sebagai bukti.

(ADS)

embed from external kumparan