Bahasa Daerah yang Terancam Punah, Berikut Daftar Lengkapnya

Berita viral seputar Food dan Travel
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Viral Food Travel tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bahasa daerah yang terancam punah sangat mengkhawatirkan bagi keberlangsungan budaya serta adat istiadat di negeri tercinta, Indonesia. Seperti diketahui, Indonesia merupakan negeri yang kaya akan suku, budaya dan keberagamannya.
Hal tersebut juga menjadi salah satu daya tarik para wisatawan ingin berkunjung ke Indonesia. Namun belakangan, keberadaan bahasa daerah di Indonesia menjadi salah satu isu yang menjadi sorotan oleh lembaga internasional.
Bukan tanpa alasan, hal tersebut didasari pula oleh kondisi di mana, sudah banyak bahasa lokal di dunia yang mulai punah. Indonesia sendiri menjadi salah satu negara yang memiliki bahasa daerah terbanyak di dunia dengan jumlah lebih dari 700 bahasa.
Namun, seiring berjalan waktu, makin sedikit masyarakat yang menggunakan bahasa daerah hingga membuat penuturnya pun semakin berkurang bahkan sampai terancam punah.
Menurut UNESCO, dalam kurun waktu 30 tahun terakhir, telah ada 200 bahasa daerah di dunia yang punah. Setiap tanggal 21 Februari, dunia memperingati hari Bahasa Ibu Internasional.
Merespons kondisi tersebut, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim melakukan upaya revitalisasi bahasa daerah yang menyasar komunitas tutur, guru, kepala sekolah, hingga siswa.
Lantas, apa saja bahasa daerah yang terancam punah di Indonesia? Kamu bisa menyimak informasi selengkapnya di bawah ini.
Bahasa Daerah yang Terancam Punah
Status terancam punah berarti, semua penuturnya berusia 20 tahun ke atas dengan jumlah sedikit, sedangkan generasi tua tidak berbicara kepada anak-anak atau di antara mereka sendiri.
Menurut data KKLP Pelindungan Bahasa dan Sastra, berikut ini daftar berbagai bahasa daerah di Indonesia yang berada pada status terancam punah, yaitu:
1. Bahasa Hulung – Maluku
2. Bahasa Samasuru – Maluku
3. Bahasa Mander – Papua
4. Bahasa Namla – Papua
5. Bahasa Usku – Papua
6. Bahasa Maklew/ Makleu – Papua
7. Bahasa Bku – Papua
8. Bahasa Ponosokan/ Ponosakan-Sulawesi Utara
9. Bahasa Konjo-Sulawesi Selatan
10. Bahasa Bajau Tungkal Satu – Jambi
11. Bahasa Lematang-Sumatera Selatan
12. Bahasa Dubu-Keerom, Papua
13. Bahasa Irarutu-Fakfak Papua
14. Bahasa Podena-Sarmi, Papua
15. Bahasa Sangihe Talaud-Minahasa, Sulawesi Utara
16. Bahasa Minahasa – Gorontalo
17. Bahasa Nedebang-Nusa Tenggara Timur
18. Bahasa Adang-Nusa Tenggara Timur
19. Bahasa Arguni (Taver) - Papua Barat
20. Bahasa Kalabra-Papua Barat
21. Bahasa Sawai – Maluku
22. Bahasa Tunjung-Kalimantan Timur
23. Bahasa Minangkabau dialek Sakai – Riau
24. Bahasa Jawa dialek Bebasan-Cilegon, Banten
Itu dia beberapa bahasa daerah yang terancam punah di Indonesia. Bahasa daerah bukan hanya sekadar kata ataupun kalimat sehari-hari, melainkan bagian dari sejarah sebuah bangsa. Maka, sudah semua orang ikut berperan untuk terus melestarikannya.
(AFG)
