Konten dari Pengguna

Berawal dari Tukang Semir Sepatu, Kini Punya Jaringan Hotel Mewah di Dunia

Viral Food Travel

Viral Food Travel

Berita viral seputar Food dan Travel

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Viral Food Travel tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Caesar Ritz Foto. Wikimedia Commons
zoom-in-whitePerbesar
Caesar Ritz Foto. Wikimedia Commons

Setiap orang yang sukses dengan usahanya pasti memiliki cerita sendiri dibalik kesuksesannya. Mulai dari usahanya yang sering gagal hingga profesinya dahulu yang membawanya menjadi seperti saat ini.

Salah satunya adalah pendiri Hotel Ritz yaitu Caesar Ritz. Caesar lahir dari keluarga peternak di Swiss sebagai anak ke-13.

Caesar kecil hanya bersekolah di musim dingin, sementara di musim panas ia mempunyai tugas untuk menggembala kambing.

Kemudian setelah menyelesaikan penidikannya, Caesar magang disebuah hotel menjadi pelayan. Tapi rupanya kinerja Caesar dipandang buruk oleh bosnya. Sehingga Caesar harus mencoba pekerjaan lain, seperti penyelam, petugas gereja, pengangkut bagasi, hingga tukang semir sepatu pernah dijalaninya.

Suatu hari Caesar memilih untuk menyeberangi perbatasan dan menjadi pembantu pimpinan pelayan hotel di Paris. Tahun demi tahun berlalu Caesar berhasil mengumpulkan modal untuk memulai usahanya pada tahun 1898.

Caesar kemudian mengubah sebuah rumah milik bangsawan menjadi hotel. Setiap kamarnya dilengkapi dengan kamar mandi pribadi. Pada masa itu kebanyakan hotel tidak memiliki kamar mandi di tiap kamarnya, sehingga Hotel Ritz menjadi yang pertama dengan fasilitas itu.

Caesar mendapatkan ide seperti ini karena ia pernah berpengalaman bekerja di hotel dan tamunya yang sedang sakit mengeluh harus berjalan jauh untuk ke kamar mandi. Sehingga Caesar berniat untuk membangun hotelnya sendiri dan membuat tamunya merasa nyaman.

Ketika peresmian Hotel Ritz, tamu yang ada merupakan orang-orang ternama, seperti raja, ratu, pangeran, hingga tokoh-tokoh terkenal. Sejak saat itu, hotelnya selalu ramai pengunjung, tak hanya dari warga biasa, tapi juga tokoh-tokoh penting. Hal itu membuat nama hotelnya semakin dikenal dunia.

Kemudian Caesar tak ragu untuk membuka cabang hotelnya di negara lain. The Ritz Hotel dan Carlton Hotel di London misalnya, yang akhirnya menjadi tempat pertemuan para tokoh terkenal dan kaya di Eropa. Tak berhenti di bidang perhotelan, Caesar Ritz juga melebarkan sayapnya di bisnis restoran.

Kisah sukses Caesar Ritz pada zamannya menjadi panutan bagi para pebisnis di bidang yang sama. Bahkan hingga Caesar meninggal, karyanya, cara kerjanya, masih diikuti banyak orang hingga sekarang.

Sepeninggalnya, bisnisnya dilanjutkan oleh istri dan anaknya di bidang properti lainnya. Keluarganya juga bekerja sama dengan seorang developer yang kemudian mengubah nama The Ritz Hotel menjadi The Ritz Carlton Hotel yang sekarang kita kenal.