Oleh-oleh Khas Manado, Wajib Beli 4 Makanan Ini

Berita viral seputar Food dan Travel
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Viral Food Travel tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Jalan-jalan ke luar kota tentunya makin afdal jika membawa pulang oleh-oleh. Dengan begitu, sisa rasa liburan atau jalan-jalan itu masih ada meski sudah tiba di rumah sendiri. Oleh-oleh biasanya berupa barang atau makanan yang khas dari suatu kota.
Buat wisatawan yang ke Manado, biasanya yang paling banyak ditemukan adalah oleh-oleh makanan. Hal itu karena Manado memang kaya akan kuliner yang enak.
Selain itu, oleh-oleh makanan juga seringnya lebih berkesan karena tentunya rasa makanan tidak pernah benar-benar mirip di tiap daerah. Jadi, sekeras apa pun kamu berusaha mencari makanan khas Manado di kotamu, rasanya tidak akan sama dengan yang dijual di Manado.
Oleh-oleh Khas Manado
Kamu pasti sudah penasaran dengan oleh-oleh khas Manado, bukan? Yuk, langsung aja simak rekomendasi oleh-olehnya di bawah ini.
1. Dodol Amurang
Jika oleh-olehnya dodol, biasanya kota yang teringat langsung Garut. Padahal Manado juga punya oleh-oleh dodol yang enggak kalah enak, yaitu Dodol Amurang. Dodol ini terbuat dari bahan alami, seperti gula aren, beras ketan yang dihaluskan, dan minyak kelapa.
Semua bahan kemudian diolah dan dimasak di atas api yang panasnya tidak kurang dari 120 derajat celcius. Oh iya, sebelum dimasak, dodol akan dibungkus dengan daun kelapa terlebih dahulu, jadi aromanya khas banget.
Dodol Amurang dijual murah kok di Manado, kamu bisa menemukan Dodol Amurang di toko oleh-oleh dengan harga sekitar Rp 5.000 saja.
2. Klappertaart
Meskipun resep klappertart tersebar di mana-mana, namun yang dibeli langsung dari daerahnya tentu beda rasa. Yap, kue ini memang khas Manado dan merupakan hasil perpaduan dari kuliner Belanda.
Klappertart khas dengan bahan utama pembuatannya yang unik, yaitu kelapa. Kue ini sangat enak disantap saat dingin. Rasanya yang manis dan teksturnya yang lembut pastinya bakal membuat kamu ketagihan.
Karena itu, sebelum kembali ke kota asal, kamu wajib membungkus oleh-oleh klappertaart. Kue ini bisa bertahan hingga 12 jam selama ditaruh di wadah tertutup dan disimpan di suhu yang dingin. Begitu sampai di kota asalmu, kamu harus segera menaruhnya di kulkas, ya
Harga dari klappertaart sendiri sangat beragam, tergantung dari ukurannya. Namun, kamu bisa mendapatkan klappertaart mulai dari Rp 15.000 saja, lho.
3. Halua Kenari
Jika kamu mencari oleh-oleh makanan manis, maka Halua Kenari adalah jawabannya. Di Sulawesi Utara memang terkenal dengan produksi kacang kenarinya, makanya camilan masyarakat Manado pun tidak jauh-jauh dari kenari.
Halua Kenari sendiri terbuat dari kacang kenari berlapis gula merah yang telah dihancurkan. Keduanya berpadu dan menjadi camilan favorit sehari-hari di Manado. Teksturnya padat dan renyah saat dikunyah, cocok buat jadi camilan saat menonton TV atau nongkrong bareng teman.
Halu Kenari dijual dengan harga yang terjangkau, yaitu mulai dari Rp 10.000 hingga Rp 45.000. Tapi isinya banyak, kok, jadi kamu pasti akan puas menyantapnya.
4. Cakalang Fufu
Terakhir adalah olahan ikan cakalang khas Manado, yaitu Cakalang fufu. Fufu berarti proses pengasapan. Biasanya, sebelum diasap, ikan cakalang akan dibersihkan lalu dibuang sisiknya. Setelah itu, ikan dibelah dua dan diberi bumbu.
Proses pengasapan berlangsung selama kurang lebih 4 jam. Cakalang fufu rasanya sangat lezat dan khas, karena itu harganya cukup mahal. Berdasarkan ukurannya, cakalang fufu biasanya dijual mulai dari Rp 35.000 hingga Rp 65.000.
Bagi kamu yang ingin mendapatkan oleh-oleh ini, kamu bisa menemukan cakalang fufu banyak terjual di Pelabuhan Nelayan Bitung.
Nah, itu dia sejumlah oleh-oleh khas Manado yang wajib kamu beli sebelum meninggalkan kota tersebut. Yuk, beli salah satunya atau borong semuanya.
(ADS)
