Pengertian Backpacker, Istilah Travelling Low Budget yang Bisa Ditiru

Berita viral seputar Food dan Travel
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Viral Food Travel tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Backpacker adalah istilah yang mungkin sudah tidak asing lagi di telinga banyak orang, ya. Istilah satu ini merujuk pada sebuah kegiatan travelling yang memiliki cara dan ciri khasnya tersendiri.
Istilah backpacker identik dengan seseorang yang menggunakan tas ransel dan membawa perlengkapan seadanya saat travelling. Meski sudah sering terdengar, mungkin masih banyak dari kamu yang belum mengetahui pengertian dari backpacker, ya.
Nah, jika kamu salah satu yang belum mengetahuinya, tidak ada salahnya untuk menyimak informasi mengenai pengertian dari backpacker dalam artikel di bawah ini. Keep scroll it!
Pengertian Backpacker
Seperti sudah disinggung sebelumnya, backpacker identik dengan seseorang yang melakukan perjalanan menggunakan tas ransel. Padahal, backpacker memiliki arti lebih dari itu, lho.
Kata backpacker diambil dari istilah asing dalam bahasa Inggris, dengan kata dasar backpack yang berarti tas punggung, atau dikenal pula dengan sebutan tas ransel.
Backpacking, biasa diartikan sebagai salah satu metode yang dipilih oleh seseorang dalam melakukan sebuah perjalanan atau travelling. Metode ini dilakukan dengan membawa barang-barang seadanya namun fungsional dan dianggap perlu, serta diletakkan pada sebuah tas ransel alias backpack.
Nah, orang yang melakukan metode inilah disebut sebagai backpacker. Melansir dari dictionary.cambridge.org backpacker juga bisa diartikan sebagai orang yang melakukan perjalanan wisata dengan sebuah tas ransel, tidak menghabiskan banyak uang, dan menginap di penginapan yang terjangkau.
Bukan hanya identik dengan ransel, backpacker juga erat hubungannya dengan para pelancong yang mengoptimalkan liburan dengan budget murah. Para backpacker juga melakukan perjalanan mandiri, tanpa menggunakan travel agent.
Mereka senang menikmati pelajaran apa yang didapat dan hal seru apa saja yang mereka temui di sepanjang perjalanan. Karena tanpa menggunakan agen perjalanan, para backpacker biasanya menggunakan transportasi umum dan menginap di penginapan murah seperti hostel.
Bukan itu saja, para backpacker juga biasanya memiliki durasi tinggal lebih fleksibel dari wisatawan lainnya. Mereka juga lebih leluasa berinteraksi langsung dengan warga lokal, sehingga mendapat pengalaman baru yang berkesan saat berkunjung ke suatu daerah.
Backpacker memegang kendali penuh atas jadwal perjalanannya sendiri. Itulah mengapa, sebelum melakukannya, para backpacker harus melakukan riset secara mendalam tentang tempat yang akan mereka tuju.
Mulai dari objek wisata, tempat menginap, budaya, bahasa, serta kondisi sosial tempat-tempat yang akan mereka kunjungi. Wisatawan backpacker juga meyakini, jika yang terpenting bukanlah hotel mewah dengan berbagai fasilitasnya, atau hanya sekadar liburan semata, tetapi lebih ke edukasi tentang apa yang mereka pelajari dan dapatkan saat mereka berpergian.
Wah, seru dan menarik banget ya, konsep backpacker dalam melakukan travelling. Setelah mengetahuinya, apakah kamu tertarik menjadi seorang backpacker?
Frequently Asked Question Section
Backpacker dari istilah apa?

Backpacker dari istilah apa?
Kata backpacker diambil dari istilah asing dalam bahasa Inggris, dengan kata dasar backpack yang berarti tas punggung, atau dikenal pula dengan sebutan tas ransel.
Apa itu bacpacking?

Apa itu bacpacking?
Backpacking, biasa diartikan sebagai salah satu metode yang dipilih oleh seseorang dalam melakukan sebuah perjalanan atau travelling. Metode ini dilakukan dengan membawa barang-barang seadanya namun fungsional dan dianggap perlu, serta diletakkan pada sebuah tas ransel alias backpack.
Kenapa bacpacking murah?

Kenapa bacpacking murah?
Bukan hanya identik dengan ransel, backpacker juga erat hubungannya dengan para pelancong yang mengoptimalkan liburan dengan budget murah. Para backpacker juga melakukan perjalanan mandiri, tanpa menggunakan travel agent.
(AFG)
