Sempat Jualan Pulsa, Perempuan Ini Kini Dagang Es Pisang Ijo Untung Rp 10 Miliar

Berita viral seputar Food dan Travel
Tulisan dari Viral Food Travel tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Berjualan es pisang ijo bisa dapatkan Rp 800 juta per bulan? Bagaimana bisa, ya? Tapi, semua menjadi bisa ketika kamu memiliki niat seperti Rieska Rahmatiana.
Dengan niat dan usaha, perempuan ini berhasil mendirikan bisnis kuliner es pisang ijo; di saat tidak ada keluarga yang bisa menjadi mentor bisnisnya. Namun Rieska harus rela berjualan pulsa dan sempat mengalami kerugian karena nasibnya yang belum beruntung kala itu.
Rieska Rahmatiana, wanita kelahiran 1986 ini berhasil membuat camilan es pisang ijo yang bisa dinikmati semua kalangan. Namun perjuangannya harus mengalami banyak kegagalan. Mulai dari, dulu ia sempat berjualan pulsa saat duduk di bangku kuliah.
Kemudian peruntungan lain juga sempat dirasakannya, seperti membuka jasa laundry hingga usaha warung makan. Mahasiswi lulusan Universitas Padjajaran Bandung ini sempat tertipu dari bisnisnya, yakni network marketing di masa tahun kedua kuliahnya. Ia merugi hingga ratusan juta.
Dalam bisnis tersebut ia menawarkan produk kesehatan hingga investasi produk kelapa sawit. Karena merasa belum mahir dalam berbisnis, ia pun mencoba menerima masalah pahit dengan terlilit hutang kala itu.
Menjual tahu sumedang untuk mencari modal bisnis lagi menjadi pilihan yang tidak bisa dihindari. Ia menjadi seorang reseller tahu untuk dijajakan kepada teman-temannya. Lalu pada tahun 2008, ia sempat singgah ke sebuah restoran dan memesan minuman khas Makassar, yakni es pisang ijo.
Lalu ia mencoba mengembangkan es pisang ijo tersebut menjadi ide bisnis kuliner yang akan diproduksinya. Dengan modal Rp 2 juta, ia mulai membuka toko kecil hanya dengan etalase dan membeli keperluan untuk olahan pisang ijo.
Perjuangannya tidak berhenti di situ, ia mulai mendapat larangan dari kedua orang tuanya. Hal tersebut justru dijadikannya pemicu semangat, ia terus berjuang untuk mengembangkan bisnisnya tadi.
Di awal ia berjualan, hanya berhasil menjual 5 porsi dengan keuntungan Rp 5.000 saja. Ia tidak patah arang, dengan mempelajari aneka resep baru, ia mencoba membuat es pisang ijo yang bisa dinikmati semua orang.
Hasilnya, omzetnya pun bertambah menjadi Rp 1 juta setiap minggu. Setelah ia sukses dengan aneka varian baru seperti, cokelat, vanila, stroberi, dan durian, ia mencoba memperlebar bisnisnya menjadi CV.
Dari sana ia mengambil nama CV Ezka Giga Pratama dengan nama produk Justmine dengan 3 cabang baru di kawasan Bandung. Gerai pertama yang menjadi saksi perjuangannya adalah depan gedung kampusnya sendiri.
Kini ia bisa mendirikan 35 gerai di luar daerah yang tersebar di Pulau Jawa, Sumatera, Kalimantan, hingga Papua. Ia membuka tempat dagang dari bentuk booth hingga tipe restoran.
Dari usahanya tadi, ia berhasil memiliki omzet Rp 10 miliar dalam setahun, lengkap dengan penghargaan yang berhasil diraih. Mulai dari Wirausaha Mandiri 2008, Best UKM Award 2010, Winner Young Caring Professional Award 2011, dan Best Franchise Choice 2011, usaha franchise terbaik HIPMI 2012, dan Ernst & Young Winning Women 2012.
Belajar dari kegigihan Rieska selama ini, apakah kamu tidak tertarik untuk menjajal bisnis kuliner?
