Konten dari Pengguna

Semula Tukang Bersih-bersih, Sekarang Jualan Ayam Geprek dan Untung Rp 3 Miliar

Viral Food Travel

Viral Food Travel

Berita viral seputar Food dan Travel

comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Viral Food Travel tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Geprek bensu (Foto: Safira Maharani/ kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Geprek bensu (Foto: Safira Maharani/ kumparan)

Perjuangan membangun bisnis kuliner dengan banyak saingan memang tidaklah mudah. Apalagi ketika bahan baku utamanya adalah ayam. Namun Ruben Onsu tidak patah semangat, ia yang mengaku belum pernah memiliki keahlian di bidang bisnis pun mencoba peruntungan lewat ayam geprek.

Geprek Bensu, begitu namanya. Ia melewati serangkaian lika-liku kehidupan mulai dari bekerja sebagai petugas kebersihan hotel di Jakarta hingga bisa tenar seperti sekarang. Seperti apa ya, perjalanannya dalam membangun bisnis kuliner ini?

Ruben Onsu. Foto: Munady

Ruben Onsu merupakan orang yang gigih dalam memperjuangkan sesuatu. Hal itu tampak ketika ia masih berjuang untuk kehidupannya yang sekarang. Ia dulunya merupakan petugas kebersihan di parkiran hotel pada tahun 1990-an.

Upahnya langsung habis untuk membeli sepatu dan celana hitam, karena pakaian yang dikenakannya langsung basah terkena air. Maka dari itu ia harus memiliki banyak pakaian dan sepatu untuk dipakai bekerja.

Lalu ia mulai memasuki dunia enternainment di stasiun TVRI, di sana ia hanya digaji Rp 5.000 setiap minggunya. Ia memulai dunia sinetron di sana dengan beradu akting dengan Alm. Olga Syahputra dan Okky Lukman.

Profesi pembawa acara yang kini ia geluti juga bermula di tahun 2000-an saat membawakan acara di beberapa stasiun televisi. Ia juga sudah merambah ke dunia film dan beberapa acara komedi.

instagram embed

Setelah tekun dalam mendalami profesinya itu, ia menjadi suami dari Sarwendah di tahun 2013. Empat tahun setelah itu, lelaki kelahiran 15 Agustus 1983 ini berani merambah bisnis kuliner.

Tahun 2017 menjadi peruntungan yang baik untuknya dan Sarwendah, karena gerai Geprek Bensu sudah mulai diresmikan. Semula, Ruben hanya ingin menolong peternak ayam yang meminta agar ia membeli ayam mereka.

Ruben memang sudah rutin untuk membeli telur dari produsen yang sama, maka dari itu sang peternak berani memohon untuk sekalian mengambil ayam potongnya.

instagram embed

Berkat niat baiknya, Ruben justru mendapatkan ide untuk membuat ayam tersebut menjadi bisnis kuliner. Ia memikirkan bahwa selera masyarakat Indonesia tidak jauh dari ayam yang diberi sambal. Kebetulan di tahun yang sama, tren geprek sedang banyak digemari orang.

Tanpa memikirkan hal lain, ia bersama sang adik Jordi Onsu bekerja sama untuk membuka gerai ayam geprek tersebut. Adiknya diberi tugas untuk mencari karyawan di sana. Akhirnya gerai pertama di kawasan Pademangan, Jakarta Utara, buka di bulan Maret 2017.

Ia memulai dengan gerai kecil karena merasa tidak mampu untuk menyewa tempat lagi. Dan benar saja, hari pertama ia berjualan, 100 potong ayam sudah ludes terjual.

Besoknya lagi, ketika ia menyediakan 200 potong ayam, jam 12 siang sudah habis terjual. Sejak saat itu, gerai ayam gepreknya mulai menjadi viral. Banyak pula yang berkomentar bahwa masakan ayam tersebut enak dan pedas, sehingga pas dengan lidah masyarakat.

instagram embed

Lalu ia mulai berani mempromosikan Geprek Bensu-nya tadi lewat akun instagram pribadinya. Kini, ia sudah memiliki 110 outlet yang tersebar di seluruh Indonesia, bahkan ada juga di Hong Kong. Ia berhasil mendapatkan omzet Rp 3 miliar dalam satu bulan.

Tak hanya itu, ia juga memiliki gurita bisnis kuliner yang lain, lho. Bakso Bensu, makanan beku Bensu, dan Bensu Drink, menjadi jenis bisnis yang kini digeluti Ruben Onsu.

Apakah kamu bercita-cita untuk menjadi pebisnis kuliner seperti yang Ruben lakukan?

embed from external kumparan