Konten dari Pengguna

Tari Piring Berasal dari Solok, Atraksi Kebanggaan Masyarakat Minangkabau

Viral Food Travel

Viral Food Travel

Berita viral seputar Food dan Travel

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Viral Food Travel tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kesenian Tari Piring berasal Solok Sumatera Barat. Sumber: Encyclopedia DKI Jakarta
zoom-in-whitePerbesar
Kesenian Tari Piring berasal Solok Sumatera Barat. Sumber: Encyclopedia DKI Jakarta

Tari Piring berasal dari Solok, Provinsi Sumatera Barat dan merupakan sebuah kesenian asli yang dimiliki oleh masyarakat Minangkabau. Dalam bahasa Minangkabau sendiri, seni tari ini biasa disebut dengan Tari Piriang.

Dilansir melalui laman kebudayaan.kemdikbud.go.id, Tari Piring adalah salah satu tarian yang selalu hadir pada kegiatan resmi orang Minangkabau, seperti pada acara pernikahan, penyambutan tamu kehormatan, pegelaran seni, dan upacara adat.

Dahulu,Tari Piring adalah sebuah ritual untuk menyampaikan rasa syukur para warga atas hasil panen yang berlimpah ruah. Tarian ini juga menjadi momen untuk meminta perlindungan dari marabahaya kepada para dewa.

Ritual ini dilakukan dengan cara mendandani para gadis cantik. Mereka akan membawa piring yang berisi makanan, sambil melangkah dengan gerakan yang dinamis. Namun setelah Islam datang, kesenian ini tak lagi menjadi sebuah ritual, melainkan menjadi sebuah hiburan semata.

Gerakan Tari Piring yang berasal dari Solok

Gerakan kesenian Tari Piring berasal Solok Sumatera Barat. Sumber: Encyclopedia DKI Jakarta

Tari Piring yang berasal dari Solok Sumatera Barat ini biasanya dibawakan oleh para penari yang berjumlah ganjil. Jumlahnya antara tiga sampai tujuh orang. Tarian ini juga bisa dibawakan oleh perempuan, maupun laki-laki.

Karena merupakan tarian yang ditujukan untuk mengungkapkan rasa syukur terhadap hasil panen, gerakan Tari Piring berisi gerakan-gerakan tari yang menggambarkan proses pertanian.

Mengutip laman Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, ada sekitar 20 gerakan pada Tari Piring. Gerakan-gerakan tersebut, yakni pesambahan, mencangkul, menyiang, membuang sampah, menyemai, memagar, dan mencabut benih.

Ada juga gerak bertanam, melepas lelah, mengantar juadah,menyabit padi, manggampo padi, menganginkan padi, mengirik padi, menumbuk padi, menampih padi, gotong royong, hingga gerak menginjak pecahan kaca.

Kesenian Tari Piring berasal Solok Sumatera Barat. Sumber: Iggoy El Fitra/ANTARA FOTO

Yang khas pada tarian kebanggaan masyarakat Minangkabau ini adalah penggunaan properti piring sebagai media utama. Para penari harus mampu untuk memainkan piring saat menari dengan cekatan sehingga piring tidak boleh terlepas dari genggaman. Tari Saman juga membuat para penari menyajikan atraksi tarian dengan melompat dan berguling di atas pecahan kaca.

Musik yang Mengiringi Tari Piring

Kesenian Tari Piring berasal Solok Sumatera Barat. Sumber: Kemdikbud

Musik yang mengiringi Tari Piring awalnya berupa lantunan musik tradisional yang berasal dari rebana, gong, talempong, dan bansi. Namun, saat ini penggunaan alat musik modern seperti keyboard juga turut andil.

Tari Piring berasal dari solok sumatera barat diiringi alat musik talempong. Sumber: Encyclopedia DKI Jakarta

Para pemain musik biasanya akan menjadi pemandu yang melantunkan irama untuk para penari. Di awal, musik akan hadir dengan irama lembut dan teratur, tetapi kemudian akan berubah menjadi cepat. Alunan musik dan gerakan para penari Tari Piring ini akan menyatu dan menjadi sebuah daya tarik tersendiri.

Tari Piring berasal dari daerah Solok Sumatera Barat ini akan selalu menjadi tarian identitas masyarakat Minangkabau. Nah setelah menyimak informasi di atas, apakah kamu tertarik untuk mempelajari tarian tradisional yang satu ini?

(SYA)