Tari Saman Berasal dari Tanah Gayo, Ini Sejarahnya

Berita viral seputar Food dan Travel
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Viral Food Travel tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tari Saman berasal dari Aceh, tepatnya berasal dari Kabupaten Gayo Lues dan dimainkan oleh suku Gayo.
Mengutip sebuah buku yang berjudul Saman, Kesenian dari Tanah Gayo yang ditulis oleh Dr. Rajab Bahry, M. Pd., dkk (2014), selain masyarakat Gayo asal Kabupaten Gayo Lues, Tari Saman juga merupakan sebuah tari tradisional yang dimainkan oleh masyarakat Gayo yang mendiami Kabupaten Aceh Utara dan Kabupaten Aceh Timur.
Uniknya, sejarah dari Tari Saman belum diketahui secara pasti. Hal ini disebabkan oleh faktor rendahnya budaya menulis dan membaca pada masyarakat Gayo, sehingga cerita mengenai seni tari yang satu ini hanya disampaikan secara lisan, dari mulut ke mulut.
Meskipun begitu, fakta Tari Saman berasal dari masyarakat Gayo yang diwariskan secara turun-temurun memang tidak bisa terbantahkan. Hal ini bisa dilihat melalui keberadaan Tari Saman di setiap kampung yang ada di daerah Gayo.
Sejarah Tari Saman yang berasal dari Tanah Gayo, Aceh
Uniknya, sejarah dari Tari Saman belum diketahui secara pasti. Melalui Saman, Kesenian dari Tanah Gayo (2014), disebutkan bahwa hal ini disebabkan oleh faktor rendahnya budaya menulis dan membaca pada masyarakat Gayo sehingga cerita mengenai seni tari yang satu ini hanya disampaikan secara lisan dari mulut ke mulut.
Menurut pengakuan dari para orang tua, Tari Saman telah ada bahkan sebelum Belanda menyapa bumi nusantara. Selain dapat dibuktikan dari sebuah kamus milik Belanda, sebuah catatan milik Marcopolo ketika singgah di Kerajaan Pasai ini, menyebutkan bahwa ia telah melihat dan mendengar sederatan pemuda Gayo yang berderet dan memukul-mukul dada mereka.
Nama Saman sendiri, menurut pengakuan dari berbagai kalangan di Gayo Lues, berasal dari nama seorang ulama yang mengembangkan Islam di Aceh, bernama Syeh Saman. Akan tetapi ada juga yang mengatakan bahwa Tari Saman berasal dari sebuah kata Arab, yakni saman yang memiliki arti delapan, karena pada mulanya kesenian tradisional ini ditarikan oleh delapan orang.
Tari Saman Menjadi Warisan Budaya Takbenda UNESCO
Pada tahun 2011, Tari Saman yang merupakan warisan budaya milik Indonesia ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda UNESCO. Akan tetapi, hal ini tidak bersifat permanen dan bisa dicabut sewaktu-waktu jika tidak berkembang dengan baik. Artinya, masyarakat Indonesia harus mampu memahami seni tari ini.
Sebelum ditetapkan sebagai warisan budaya oleh UNESCO, Tari Saman sendiri telah dikenal luas karena kerap tampil pada ajang pementasan nasional, maupun internasional. Bahkan tari kebanggaan Indonesia ini menjadi kesenian tari langganan di istana negara untuk menyambut para kepala negara asing yang datang.
Nah itu dia beberapa fakta unik dari Tari Saman. Meskipun Tari Saman berasal dari Aceh, kita sebagai masyarakat Indonesia juga punya andil untuk mengenal dan melestarikan kesenian tari ini bersama-sama.
(SYA)
