Wisata Vaksin, Tren Pariwisata Kekinian di Tengah Pandemi

Berita viral seputar Food dan Travel
Konten dari Pengguna
1 Juli 2021 5:48
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Viral Food Travel tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi wisatawan yang akan menikmati wisata vaksin. Foto: Asad Photo Maldives/pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi wisatawan yang akan menikmati wisata vaksin. Foto: Asad Photo Maldives/pexels
Wisata vaksin menjadi sebuah terobosan baru untuk mempercepat pelaksanaan vaksinasi nasional. Program ini sekaligus sebagai upaya untuk kembali memulihkan dunia pariwisata Indonesia, terkhusus Pulau Bali, yang terkena dampak serius selama pandemi covid-19 menyerang.
Wisata vaksin sendiri juga merupakan sebuah tren di luar negeri, terutama Amerika Serikat, yang telah menyediakan paket wisata khusus. Hal ini ternyata menarik banyak minat wisatawan asal Indonesia.
Oleh sebab itu, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata,Sandiaga Uno siap untuk ikut andil dalam pengadaan wisata vaksin Indonesia, tujuan Bali. Dengan begitu, kita tak perlu pergi jauh-jauh ke Amerika.

Definisi Wisata Vaksin

Ilustrasi vaksinasi yang ada dalam wisata vaksin. Foto: Gustavo Fring/pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi vaksinasi yang ada dalam wisata vaksin. Foto: Gustavo Fring/pexels
Wisata vaksin di Indonesia sendiri merupakan wisata aman selama 14 hari dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Para wisatawan akan divaksin terlebih dahulu di hari pertama keberangkatan dan di hari terakhir sebelum pulang ke daerah asal.
Dalam hal wisata vaksin ke Bali, selama berada di sana, wisatawan juga akan menginap di hotel-hotel yang telah tersertifikasi CHSE (Cleanliness, Health, Safety, Environmental Sustainability). Memang, apa sih sertifikasi CHSE?
Dilansir melalui laman chse.kemenparekraf.go.id, CHSE merupakan sertifikasi jaminan yang diberikan kepada usaha pariwisata, destinasi wisata, dan produk pariwisata. Jaminan ini menjadi bukti pelaksanaan kebersihan, kesehatan, keselamatan, dan kelestarian lingkungan. Bisa dikatakan, wisata vaksin adalah liburan dengan fasilitas vaksinisasi secara "gratis".

Paket Wisata Vaksin Bali

Ilustrasi wisatawan yang akan menikmati wisata vaksin di Bali. Foto: Ketut Subiyanto/pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi wisatawan yang akan menikmati wisata vaksin di Bali. Foto: Ketut Subiyanto/pexels
Wisata vaksin Indonesia dengan tujuan Bali memiliki beberapa paket yang bisa dipilih oleh para wisatawan lokal. Kerja sama ini terjalin antara Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif bersama agen perjalanan, TX Travel.
Dilansir melalui laman instagram resmi TX Travel, ada enam paket wisata vaksin ke Bali yang telah tersedia. Harga yang ditawarkan untuk wisata vaksin berkisar antara Rp3.900.000-Rp14.750.000. Tarif ini belum termasuk tiket pesawat.
Maskapai penerbangan yang dapat digunakan di dalam paket wisata vaksin Bali ini adalah Citilink dan Airasia. Wisatawan akan diajak menginap selama 14 hari 13 malam di hotel-hotel berdasarkan paket yang telah dipilih, di antaranya:
  • Harris Galeria
  • Bali Nusa Dua Hotel & Convention
  • Pondok Sari Kuta
  • Royal Tulip Jimbaran
  • Ramayana Hotel
  • Rama Candidasa
  • Kuta Seaview
  • Alaya Hotel
  • Hyatt Regency Sanir
  • Grand Hyatt Nusa Dua.
Dalam paket wisata vaksin ini, wisatawan juga sudah bisa menggunakan berbagai fasilitas hotel yang tersedia, sarapan pagi, akses internet, antar jemput bandara-hotel, asuransi wisata, dan 2x vaksinasi.
Nah, untuk vaksinasinya sendiri, wisatawan dapat menentukan jenis vaksin yang ingin digunakan. Pemerintah dalam hal ini menggunakan jenis sinovac, pfizer, dan novavax. Namun, vaksin yang bisa dipilih tergantung pada ketersediaan.
(SYA)