Asamoah Gyan: Dulu Digaji Rp 3 M, Kini Bangkrut Sampai Tak Nafkahi Keluarga

Tulisan dari Viral Sport tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bintang Timnas Ghana, Asamoah Gyan, pernah menjadi salah satu pemain dengan bayaran tertinggi di dunia, tetapi kini ia dilaporkan bangkrut. Sisa uang di rekeningnya bahkan tinggal 600 poundsterling (Rp 11 juta).
Nama Gyan melambung ketika membela Timnas Ghana, baik di Piala Afrika maupun Piala Dunia. Total, sang striker mencetak 51 gol dari 105 penampilannya.
Kariernya pun semakin melonjak setelah berhasil menembus Premier League dengan bergabung bersama Sunderland pada 2010. Penampilannya tak buruk-buruk amat dengan melesakkan 10 gol dari 34 pertandingan. Namun sayang, kariernya hanya bertahan dua tahun.
Dari Eropa, Gyan mencoba peruntungan ke Asia dengan bergabung bersama klub UEA, AL Ain, pada 2012 sampai 2015. Dengan gaji sekitar 200 ribu poundsterling (Rp 3,7 miliar) per pekan, Gyan membuktikan kualitasnya dengan mencetak 123 gol dari 120 pertandingan.
Diwartakan The Sun, kehidupannya berubah sejak ia pindah ke Turki pada 2017. Gyan bergabung dengan Kayserispor, tetapi ia mengaku tak mendapatkan gaji selama bermain.
Situasi keuangannya semakin memburuk sampai dia tidak mampu untuk menafkahi keluarganya. Saat itu, Gyan juga mengaku tak memberitahukan kondisinya kepada keluarga hingga tak berani menjawab telepon mereka.
"Hanya tersisa 600 pounds di rekening saya. Hanya itu yang saya punya," ujar Gyan.
Dilaporkan, ketika berada dalam masa jayanya, Gyan cukup boros. Uangnya banyak dialokasikan untuk keperluan membeli pakaian bermerek, perhiasan, hingga mobil-mobil mewah.
Kemudian, saat pindah ke Turki, dia kaget dengan kondisi keuangannya yang tidak dibayar oleh klub. Ketika itu, Gyan juga mengaku sampai tak mampu membayar pajak mobil-mobil mewahnya.
Sejak awal tahun ini, Gyan memilih pulang kampung dengan memperkuat klub Legon Cities FC.
