Konten dari Pengguna

Ini Kata-kata Terakhir Diego Maradona Sebelum Meninggal Dunia

Viral Sport

Viral Sport

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Viral Sport tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Diego Maradona bereaksi saat menerima kartu kuning saat bermain di babak pertama final Piala Dunia melawan Jerman di Azteca Stadium di Mexico City pada 29 Juni 1986. Foto: Gary Hershorn MR/VP/REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Diego Maradona bereaksi saat menerima kartu kuning saat bermain di babak pertama final Piala Dunia melawan Jerman di Azteca Stadium di Mexico City pada 29 Juni 1986. Foto: Gary Hershorn MR/VP/REUTERS

Kabar mengejutkan datang dari legenda Argentina, Diego Maradona, setelah dinyatakan meninggal dunia di usia 60 tahun akibat serangan jantung pada Rabu (25/11) malam.

Kondisi kesehatan Maradona dikabarkan sempat menurun pada Rabu pagi. Diwartakan Dailymail, Maradona sedang berada di rumah dan bersiap menyantap sarapan bersama keponakannya.

Namun, wajah Maradona terlihat berbeda, ia tampak lebih pucat dari biasanya dan mengeluh badannya kedinginan.

“Aku merasa kesakitan,” ucap Maradona seperti ditirukan keponakannya.

Bintang Argentina Diego Maradona berselebrasi setelah mencetak gol kemenangan permainannya melawan Inggris di semifinal Piala Dunia di Meksiko, 22 Juni 1986. Foto: REUTERS/Ted Blackbrow/Pool

Maradona kemudian naik kembali ke kamarnya untuk melanjutkan tidurnya. Saat seorang perawat yang bertugas mengawasi kesehatannya datang ke kamar, ia menemukan Maradona sudah tidak bernapas.

Lalu, sang perawat mencoba menelpon rumah sakit untuk minta bantuan, Namun sayang Maradona sudah meninggal dunia. Segala cara paramedis lakukan agar sang legenda bisa bernapas kembali, tapi tidak berhasil.

Para fans Maradona sedang berkumpul di depan lukisan wajah Diego Maradona untuk memberikan penghormatan terakhir. Foto: Marcos Brindicci/AP

“Diego Maradona meninggal dunia sekitar pukul 12 siang waktu setempat, kemudian polisi dari Forensik mulai bekerja pada pukul 4 sore,” ujar Kepala Kejaksaan John Broyad.

“Tidak ada tanda-tanda kriminalitas atau kekerasan. Otopsi sedang dilakukan untuk menentukan dengan pasti apa penyebab kematian Maradona. Tetapi kami dapat mengatakan pada tahap ini semuanya mengarah kepada penyebab alami,” lanjutnya.

Ribuan fans Napoli berkumpul di luar Stadion San Paolo untuk memberikan penghormata kepada Diego Maradona yang membawa mereka kepada kejayaan Liga Champions. Foto: AP

Jenazah Maradona dijadwalkan akan dibawa ke rumah Presiden Argentina, Casa Rosada, Kamis (26/11), untuk bisa dilihat secara pribadi.

Ribuan fans Maradona turun ke jalan di seantero Argentina setelah mendengar kabar itu. Banyak dari mereka mendatangi stadion klub Gimnasia La Plata yang dikelola oleh Maradona. Mereka juga menggantungkan spanduk dengan wajah sang legenda sabagai penghormatan terakhir.