Konten dari Pengguna

Remaja Sebut Bahasa Indonesia Pelajaran Paling Tidak Penting, Warganet Geram

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Viral tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dok. TIkTok/@ibnuuhafiz
zoom-in-whitePerbesar
Dok. TIkTok/@ibnuuhafiz

Unggahan TikTok seorang remaja yang menyebut bahasa Indonesia sebagai mata pelajaran paling tidak penting menuai hujatan. Dalam video milik user Tiktok @ibnuuhafiz, ia mendaftar pelajaran-pelajaran paling tidak penting di sekolah menurut dirinya.

Mulai dari sejarah, bahasa Indonesia, fisika, hingga kimia. Dalam caption video tersebut, ia menuliskan, "yang terakhir menurut gua paling ga penting dan setau gua seharusnya kita mempelajari masa depan disekolah bukan sejarah #history #schoolsucks."

embed from external kumparan

Tak pelak, unggahan tersebut menuai kecaman warganet. Sebagian dari mereka mengoreksi salah pengejaan dalam caption yang ditulis user TikTok Ini. Salah satunya penulisan kata depan "di" pada "di sekolah" yang salah fatal.

Alih-alih menuliskannya secara terpisah, yakni "di sekolah", ia justru menggabungnya menjadi "disekolah". Kesalahan ini menjadi tanda betapa pentingnya belajar bahasa Indonesia.

Kaidah penulisan seperti ini akan sangat dibutuhkan dalam dunia profesional, mulai dari penulisan CV, surat formal, hingga kontrak kerja. Jadi tiap ada mata pelajaran Bahasa Indonesia, jangan bolos ya!