Konten dari Pengguna

Layanan Penyewaan Teman Palsu Tumbuh Subur di Jepang

VVibu

VVibu

Jejapangan dan sekitarnya

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari VVibu tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

 Layanan Penyewaan Teman Palsu Tumbuh Subur di Jepang
zoom-in-whitePerbesar

Awal tahun ini, situs berita Jepang, Jiji memberitakan sebuah layanan yang memungkinkan penggunanya untuk menyewa teman palsu. Meskipun gak umum, namun layanan ini sempat masuk ke pemberitaan di televisi Jepang.

"Makin banyak orang yang tidak ingin orangtua atau temannya berpikir bahwa mereka cuma punya sedikit teman," ujar Yuichi Ishii yang memiliki perusahaan penyewaan teman palsu.

Menurut Maki Abe, yang mengelola layanan sejenis, tahun lalu perusahaannya mendapat sekitar dua puluh permintaan untuk teman palsu. Salah satu kliennya adalah wanita yang ingin mengadakan sebuah pesta.

 Layanan Penyewaan Teman Palsu Tumbuh Subur di Jepang (1)
zoom-in-whitePerbesar

Namun, sebuah perusahaan bernama Family Romance mengatakan bahwa mereka mendapat sekitar 20 hingga 30 klien setiap bulannya. Layanan ini dapat dipergunakan agar kamu terlihat beken di sosial media, juga dapat membuat "iri" mantan pacarmu.

Bukan cuma teman palsu, Family Romance juga menyediakan layanan penyewaan tamu pernikahan, peserta seminar, bahkan orang tua palsu!

 Layanan Penyewaan Teman Palsu Tumbuh Subur di Jepang (2)
zoom-in-whitePerbesar

Harga layanan yang ditawarkan cukup bervariasi, contohnya Family Romance menawarkan harga 8.000 Yen (sekitar 980 ribu Rupiah) untuk menyewa teman palsu selama dua jam.

Kamu bahkan bisa memilih usia, jenis kelamin, bahkan apa yang teman palsumu kenakan.

 Layanan Penyewaan Teman Palsu Tumbuh Subur di Jepang (3)
zoom-in-whitePerbesar

Siapa sangka kalau pengguna layanan ini terus bertambah, sampai-sampai pemilik bisnisnya sendiri mengatakan "Sejujurnya, aku berharap pengguna layanan ini akan berkurang. "

Netizen pun berpendapat sama, banyak yang mengatakan bahwa pengguna layanan ini pastilah orang yang sudah depresi.

Sumber: VVibu