Koperasi Pertanian

Seorang Karyawan Swasta yang sedang menempuh perkuliahan di kampus ITB Ahmad Dahlan
Tulisan dari Yuliananto Wahyu tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Koperasi Pertanian: Peran dan Manfaat Koperasi Pertanian

"Bersama adalah permulaan. Menjaga kebersamaan adalah kemajuan. Bekerja sama adalah kesuksesan." −Henry Ford
Arti Koperasi Pertanian?
Koperasi pertanian adalah badan usaha yang beranggotakan para petani yang melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip koperasi dan sebagai gerakan Ekonomi Petani berazaskan kekeluargaan.
Koperasi pertanian ini yang menjalankan usaha atau bisnisnya yang berhubungan dengan komoditi produk pertanian.
Koperasi Pertanian dapat menjadi kekuatan para petani dalam melakukan kegiatan usaha untuk memenuhi kebutuhan para petani, misalnya usaha pengadaan pupuk, pestisida, bibit, alat pertanian dan menjual hasil produksi pertanian bersama-sama.
Tujuan adanya koperasi pertanian ini untuk memajukan anggota koperasi pada khususnya dan masyarakat pada umumnya. Selain itu, membangun tatanan perekonomian nasional dalam rangka mewujudkan masyarakat yang maju, adil dan makmur, serta dapat menjadi sosialisasi ilmu pertanian antar petani
Peran Pentingnya Koperasi Pertanian?
Perkreditan untuk kebutuhan produksi dan penyediaan kebutuhan modal investasi dan modal kerja bagi anggota KUD.
Penyediaan dan penyaluran sarana - sarana produksi, seperti sarana sebelum dan setelah panen.
Pengolahan dan pemasaran hasil produksi dari para anggota koperasi.
Aktivitas perekonomian lainnya seperti perdagangan, pengangukutan dan sebagainya.
Koperasi harus benar - benar mementingkan pemberian pelayanan kepada anggota dan masyarakat dan menghindarkan aktivitas yang menyaingi anggota sendiri.
Mengapa Koperasi Pertanian Belum Bisa Berkembang?
Satu di antara faktor yang menyebabkan koperasi pertanian kurang berkembang adalah faktor SDM (Sumber Daya Manusia). Hal ini bisa dilihat dari masih adanya rasa berkompetensi dan lemahnya pengelolaan manajemen.
Kurangnya minat masyarakat untuk menjadi anggota koperasi sebagai media usaha bersama. Padahal dengan bergabung menjadi anggota koperasi petani, bisa saling bekerja sama yang dimulai dari penyediaan bibit, pupuk pengelolaan produksi pertanian sampai penjualan.
Manfaat Koperasi Pertanian
Melindungi petani yang ekonominya lemah dari praktik tengkulak yang merugikan petani.
Memutus mata rantai penjualan produk pertanian yang dimonopoli oleh para tengkulak.
Sebagai tempat pemasaran hasil produksi dari para anggota dengan harga jual yang lebih tinggi atau lebih stabil.
Pengadaan kebutuhan konsumsi dengan harga yang lebih murah dan stabil.
Arti Modal bagi Koperasi Pertanian
Koperasi sebagai organisasi yang didirikan, dikelola dan dimanfaatkan oleh anggotanya, tentunya membutuhkan modal untuk menyediakan barang dan jasa, untuk memberikan pelayanan kepada anggotanya. Koperasi merupakan organisasi yang tidak bisa lepas dari pengaruh kondisi lingkungan, baik internal maupun ekternal (stake holders) termasuk bagaimana kinerja keuangan koperasi.
Manajemen keuangan koperasi mencakup kegiatan yang berhubungan dengan:
Aktivitas pencarian dana atau modal, adalah kegiatan untuk mendapatkan modal, baik modal dari sumber dalam (internal) maupun modal dari luar (eksternal).
Aktivitas penggunaan modal merupakan kegiatan untuk mengalokasikan atau menginvestasikan dana atau modal, baik dalam bentuk modal kerja (investasi jangka pendek), maupun modal aktiva tetap (jangka panjang).
