kumparan
19 Agu 2019 15:27 WIB

Ada Tragedi Polsek Wonokromo, Tiap Pos Polisi di Lumajang Dijaga Ketat

Polres Lumajang perketat pengamanan di semua pos jaga di Kabupaten Lumajang. Setiap sesi berjaga diharuskan diisi oleh dua orang, untuk saling melindungi.
ADVERTISEMENT
“Menindaklanjuti kejadian di Polsek Wonokromo, saya perintahkan anggota agar lebih memperketat pengamanan Mako baik di tingkat Pos Polisi, Polsek maupun tingkat Polres Lumajang,” kata Kapolres Lumajang, AKBP Arsal Sahban.
Arsal menambahkan, anggotanya diminta untuk berhati-hati dan bersikap peka. Baik anggota yang berjaga di Pos Polisi maupun bertugas di Lapangan harus memiliki insting yang baik. Setiap gerak-gerik orang tak dikenal juga mesti diwaspadai.
“Bagi anggota yang berada di lapangan selalu laksanakan body system agar dapat saling menjaga rekannya satu sama lain. Body system diterapkan baik dalam melaksanakan pengaturan lalu lintas, pengamanan, pengawalan, maupun kegiatan di lapangan yang lain,” kata polisi dengan dua melati di pundaknya ini.
Saat ditanya mengenai kondisi di Lumajang, menurut Arsal sejauh ini situasinya kondusif. Namun, hal tersebut tidak boleh dijadikan sikap lengah bagi para anggotanya.
ADVERTISEMENT
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Peristiwa berdarah terjadi saat Hari Kemerdekaan ke-74 RI, di Polsek Wonokromo, Surabaya. Seorang polisi jaga diserang pria tak dikenal dengan modus pura-pura mau melapor. Akibatnya, Ia harus dilarikan ke Rumah Sakit karena menerima luka bacok.
Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan