kumparan
16 Mei 2018 16:24

Gus Ipul Sebut Pendidikan Madin Cocok Cegah Bibit Teroris

Model pendidikan yang diterapkan di Madrasah Diniyah (Madin) sangat cocok untuk menangkal faham radikalisme di Indonesia. Madin sisebut menjadi sumber membentuk karakter kebangsaan dan kader–kader pemimpin bangsa.
ADVERTISEMENT
Pernyataan itu dilontarkan oleh Saifullah Yusuf saat berkunjung ke Ponpes Nurul Hasyimi, Desa Randu Tatah, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo, Rabu (16/4/2018).
Saifullah Yusuf menuturkan konsep pendidikan yang pas untuk menanggulangi paham radikalisme dan mencegah bibit teroris, yakni melalui Madrasah Diniyah (Madin). Sebab Madin menjadi sumber inspirasi membentuk karakter kader–kader pemimpin bangsa, melalui pendidikan aqidah, akhlaq dan syari’ah. Jika Madin kuat, maka bibit-bibit terorisme bisa dihentikan.
“Peran Madrasah Diniyah menjadi penting dalam membentuk karakter anak bangsa. Disini bisa belajar dengan baik dan benar tentang ilmu agama Islam. Termasuk penguatan ideologi bangsa agar tidak mudah terseret radikalisme yang jelas – jelas menyesatkan anak bangsa,” kata Saifullah Yusuf dihadapan ribuan guru madin.
Menurut pria yang akrab dipanggil Gus Ipul itu, anak usia dini harus diberi pemahaman menjadi seorang muslim yang baik dan benar. Madin menurut Gus Ipul, bisa melakukannya di samping pendidikan keluarga.
ADVERTISEMENT
“Orang tua menjadi penting untuk menjauhkan anak dan keluarga dari paham radikalisme. Pengawasan dini terhadap anak dan keluarga kita menjadi keharusan. Untuk itu, Madrasah Diniyah menjadi strategis dalam menangkal ajaran sesat dan radikal itu,” ujar cagub nomor urut 2 ini.
Menurutnya, pendidikan aqidah dan pendidikan syariah harus dipertajam lagi oleh guru Madin, supaya santrinya paham bahwa kaum muslim hidup di NKRI berdasarkan Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika.
“Kita juga harus peduli pada lingkungan sekitar. Jika ada orang baru, harus kita kenali. Ketua RT dan RW harus mengkoordinir warganya menjaga lingkungan. Siskamling perlu diaktifkan. Tetangga juga harus kita perhatikan,” jelas Gus Ipul.
Kepada ribuan guru Madin, karena pentingnya peran Madin di Jatim, Gus Ipul berkomitmen memperkuat Madin. Sedikitnya ada puluhan ribu guru Madin yang harus terus diperhatikan.
ADVERTISEMENT
Selain menemui forum guru Madin, Saifullah Yusuf juga menemui sejumlah santri dan tokoh ulama NU di Ponpes Zainul Hasan Genggong di Panjarakan.
Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab publisher. Laporkan tulisan