Pencarian populer

Hujan Abu Gunung Bromo, 19 Desa Terinfeksi ISPA

Hujan abu di Gunung Bromo. Dok Warta Bromo

Hujan abu vulkanik yang berasal dari Bromo terus mengguyur. Sedikitnya 19 desa di dua kecamatan di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, diselimuti abu vulkanik. Akibatnya, warga mulai terinfeksi saluran pernapasan akut (ISPA).

ISPA bahkan sudah menyerang warga yang tinggal di Desa Ngadirejo, desa yang hanya berjarak enam kilometer dari pusat kawah Bromo.

Informasi dari bidan Desa Ngadirejo, penderita ISPA mengalami lonjakan sampai 50 persen. Tindakan yang diambil oleh petugas kesehatan adalah dengan memberikan obat-obatan. Selain itu, bagi warga yang mengalami keluhan dan terdeteksi menderita ISPA, langsung diberi masker.

“Penderitanya campuran, mulai dari orang tua hingga anak-anak. Tindakan khusus masih belum ada. Penanganan khusus baru dilakukan jika keadaan pasien memburuk, maka diberikan rujukan ke puskesmas atau rumah sakit terdekat,” tutur Bidan Desa Ngadirejo, Luluk Nur Khamidah, Selasa (26/3).

Dari data Pemerintah Kabupaten Probolinggo, 19 desa yang terdampak abu vulkanik bromo, terletak di dua kecamatan, yakni Sumber dan Sukapura. Di Kecamatan Sumber, tujuh desa diguyur abu vulkanik Bromo. Empat desa, yakni Sumberanom, Ledok Ombo, Pandansari dan Monokerso, mendapat guyuran abu vulkanik terparah. Sementara Desa Gemito, Cempoko dan Tukul, diguyur abu vulkanik tipis.

Sementara di Kecamatan Sukapura, ada enam desa terparah karena dampak abu vulkanik ini. Antara lain Desa Ngadisari, Ngadas, Ngadirejo, Jetak, Wonotoro dan Wonokerto. Enam desa lainnya, seperti Sapikerep, Sariwani, Sukapura, Pakel, Kedasih dan Ngepung, masih ringan.

“Untuk masker persediaan kami sudah cukup. Selain itu masyarakat terdampak sudah paham dan menggunakan penutup muka dengan sarung. Selain menghalau dingin, sarung juga berfungsi melindungi dari guyuran hujan abu,” ujar Camat Sukapura, Yulius Christian.

Hingga saat ini masyarakat masih terus beraktifitas seperti biasa. Walaupun abu vulkanik mengguyur pemukiman. Semburan abu vulkanik dari Bromo sendiri meninggi antara 400 meter hingga 800 meter dari puncak kawah. Sementara jarak aman bagi wisatawan maupun warga, tetap di radius satu kilometer dari pusat kawah.

Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: web: