Angus Young Tanda Tangani Bayi Penggemar di Pop Up Event AC DC Toronto

Gitaris utama sekaligus pendiri AC/DC, Angus Young, mengejutkan para penggemar dalam sebuah acara pop-up di Toronto, Kanada. Tidak sekadar hadir menyapa, musisi gaek ini melakukan aksi tidak biasa dengan membubuhkan tanda tangan di tubuh seorang bayi yang dibawa oleh pengunjung.
Kehadiran Angus Young di acara tersebut menjadi penawar kekecewaan bagi para pemegang tiket. Pasalnya, band hard rock asal Australia ini terpaksa membatalkan konser mereka yang seharusnya digelar di Rogers Stadium akibat kerusakan fasilitas pascabencana cuaca ekstrem.
Kekecewaan Konser Batal yang Berbuah Manis
Pembatalan konser di Toronto jelas menyisakan kekecewaan mendalam bagi ribuan penggemar yang telah menantikan aksi panggung AC/DC. Sebagai bentuk kompensasi dan apresiasi atas kesetiaan pendukung mereka, para personel band memutuskan untuk hadir langsung di acara pop-up bertajuk PWR/UP tersebut. Keputusan ini tergolong sangat langka, mengingat anggota band biasanya jarang muncul secara langsung dalam rangkaian acara promosi semacam itu.
Acara pop-up ini sebenarnya dirancang sebagai ruang rekreasi bagi para penggemar untuk berburu merchandise eksklusif, menikmati makanan dan minuman bertema band, serta berfoto dengan gitar ikonik milik Angus. Namun, kehadiran mendadak sang gitaris langsung mengubah atmosfer acara menjadi sesi jumpa fans yang sangat intim.
Momen Unik Menandatangani Tubuh Bayi
Dalam sebuah rekaman video yang beredar luas di media sosial, terlihat momen jenaka sekaligus mencengangkan saat seorang penggemar meletakkan bayinya di atas meja tepat di hadapan Angus Young. Tanpa ragu, Angus menerima spidol yang disodorkan dan langsung membubuhkan tanda tangan di pakaian sang bayi dengan senyuman khasnya.
Aksi unik ini rupanya bukan yang pertama kali dilakukan oleh sang gitaris. Pada awal tahun ini, Angus juga sempat melakukan hal serupa dengan menandatangani seorang balita saat menggelar rangkaian tur di Argentina. Kedekatannya dengan para penggemar lintas generasi ini membuktikan bahwa pesona musik rock klasik tetap hidup di berbagai kalangan usia.
Kendala Cuaca Ekstrem dan Kelanjutan Tur
Keputusan pembatalan konser di Rogers Stadium sendiri diambil demi keselamatan bersama. Pihak manajemen AC/DC menyatakan bahwa stadion tersebut mengalami kerusakan struktural yang cukup serius setelah dihantam cuaca buruk beberapa hari sebelum acara berlangsung.
“Keselamatan para penggemar, artis, kru, dan staf arena tetap menjadi prioritas utama kami,” tulis AC/DC dalam pernyataan resminya. Mereka juga menambahkan telah mengupayakan berbagai jalan keluar termasuk mencari arena alternatif di Toronto, namun tidak ada tempat lain yang mampu menampung kapasitas produksi konser skala besar mereka.
Setelah persinggahan di Toronto yang penuh drama ini, AC/DC dijadwalkan melanjutkan perjalanan tur Amerika Utara mereka ke beberapa kota lain. Rangkaian konser berikutnya akan digelar di Winnipeg, disusul dengan penampilan di East Rutherford dan Philadelphia pada akhir September.
Kolaborasi Epik Bersama Foo Fighters
Perjalanan tur kali ini juga diwarnai dengan momen menarik lainnya ketika grup band Foo Fighters bergabung sebagai penampil pembuka khusus untuk satu malam di Missouri. Kehadiran band tersebut semakin menambah kemeriahan konser dan memberikan pengalaman tidak terlupakan bagi para penonton yang hadir.
Vokalis Foo Fighters, Dave Grohl, bahkan tidak dapat menyembunyikan rasa antusiasnya saat berbagi panggung dengan band panutannya tersebut. Grohl mengungkapkan bahwa momen ini merupakan salah satu pencapaian terbesar dalam hidupnya yang akhirnya berhasil terwujud.
“Saya sebenarnya sangat tidak sabar untuk segera turun dari panggung ini dan menonton langsung penampilan AC/DC selama beberapa jam ke depan,” ujar Grohl di hadapan ribuan penonton yang memadati arena.

