Ariana Grande Cetak Rekor Baru Lewat Debut Album petal di Billboard 200

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ariana Grande.
zoom-in-whitePerbesar
Ariana Grande.

Ariana Grande kembali mengukuhkan posisinya di industri musik global melalui karya teranyarnya. Album terbaru dari penyanyi asal Amerika Serikat tersebut, yang bertajuk petal, berhasil menduduki posisi puncak tangga album Billboard 200. Pencapaian ini menandai album nomor satu ketujuh sepanjang karier sang solois di tangga lagu bergengsi tersebut.

Dilansir dari Billboard, album ini memulai debutnya dengan mencatatkan angka penjualan yang luar biasa di pasar domestik Amerika Serikat. Kehadiran karya terbaru ini tidak hanya memperpanjang daftar kesuksesannya di industri musik, tetapi juga memecahkan beberapa rekor pribadi baru dalam sejarah karier musiknya selama era 2020-an.

Angka Penjualan Fantastis di Era Streaming

Selama pekan pertama perilisannya yang berakhir pada 6 Agustus, album petal berhasil mengumpulkan total 295.000 equivalent album units. Angka ini menjadi perolehan mingguan terbesar bagi musisi tersebut sepanjang dekade ini. Dari total unit tersebut, penjualan album fisik dan digital murni menyumbang angka yang sangat signifikan, yakni mencapai 168.000 kopi.

Di samping penjualan murni, aktivitas streaming juga memberikan kontribusi besar dengan raihan 126.000 unit streaming equivalent albums. Jumlah tersebut setara dengan lebih dari 128,83 juta kali pemutaran lagu-lagu dalam album tersebut secara on-demand. Penjualan format piringan hitam atau vinyl pun mencetak sejarah baru bagi sang penyanyi dengan terjual sebanyak 96.000 keping dalam waktu satu pekan saja.

Sejajar dengan Para Musisi Perempuan Populer

Keberhasilan album ini membawa sang solois sejajar dengan deretan musisi perempuan papan atas lainnya dalam sejarah musik modern Amerika Serikat. Dengan koleksi tujuh album yang pernah bertengger di posisi nomor satu, ia kini berbagi tempat dengan Janet Jackson dan Lady Gaga di posisi kelima sebagai solois perempuan dengan album nomor satu terbanyak sepanjang masa.

Posisi teratas dalam daftar ini masih dipegang oleh Taylor Swift dengan 15 album, disusul oleh Barbra Streisand dengan 11 album, Madonna dengan 10 album, serta Beyoncé yang mengoleksi 8 album nomor satu. Koleksi album nomor satu milik sang penyanyi sendiri dimulai sejak debut albumnya, Yours Truly pada tahun 2013, hingga yang terbaru sebelum era ini yaitu Eternal Sunshine pada tahun 2024.

Strategi Rilis dan Dominasi Tangga Lagu Global

Keberhasilan komersial dari album ini tidak lepas dari berbagai strategi perilisan varian fisik dan digital yang cukup masif. Pihak manajemen merilis lebih dari sepuluh varian unduhan digital dan streaming, sepuluh versi piringan hitam, lima varian CD, serta dua format kaset pita. Langkah taktis ini terbukti sangat efektif untuk menarik minat para kolektor musik fisik dan penggemar setia.

Sebelum album penuhnya resmi dilepas ke pasaran, proyek musik ini telah didahului oleh kesuksesan lagu tunggal utamanya yang berjudul “Hate That I Made You Love Me”. Lagu tersebut juga langsung melesat ke posisi pertama tangga lagu Billboard Hot 100 pada bulan Juni lalu, memberikan fondasi promosi yang sangat kuat sebelum perilisan album utamanya di tengah rangkaian tur konser dunia yang sedang berjalan.