Ariana Grande Rayakan Album Petal di Puncak Billboard 200 dan Bersiap Hiatus

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ariana Grande.
zoom-in-whitePerbesar
Ariana Grande.

Ariana Grande kembali mencetak prestasi gemilang setelah album terbarunya yang bertajuk Petal resmi debut di peringkat pertama tangga musik Billboard 200. Pencapaian ini menandai album ketujuh sang solois yang berhasil merajai tangga lagu bergengsi tersebut, sekaligus memperkokoh posisinya di industri musik global.

Melalui unggahan di media sosial, penyanyi berusia 31 tahun ini membagikan rasa terima kasihnya yang mendalam kepada para penggemar yang telah mendukung karyanya. Namun, di tengah perayaan kesuksesan ini, kabar mengenai rencana hiatusnya dari hadapan publik setelah menyelesaikan seluruh rangkaian tur dunianya juga menjadi sorotan hangat.

Apresiasi Manis untuk Penggemar dan Kilas Balik Album Petal

Kebahagiaan atas pencapaian album Petal dibagikan langsung oleh Grande melalui akun Instagram pribadinya. Ia mengunggah ulang tangkapan layar berita Billboard yang mengumumkan posisi pertama tersebut sembari menuliskan pesan singkat yang menyentuh, “terima kasih dari lubuk hatiku yang terdalam,” lengkap dengan simbol kasih sayang untuk para pendengarnya.

Tidak hanya itu, Grande juga membagikan rangkaian foto dan klip video pendek di balik layar yang mendokumentasikan proses kreatif pembuatan album tersebut di galeri Instagram miliknya. Dalam unggahan tersebut, ia menyematkan takarir singkat, “petal selamanya,” yang memperlihatkan keintiman proses produksi karya terbarunya yang kini sukses merajai tangga musik global.

Penutupan Tur Amerika Utara yang Emosional di Chicago

Momen bersejarah ini bertepatan dengan selesainya rangkaian tur bagian Amerika Utara untuk Eternal Sunshine Tour yang berakhir di Chicago. Grande mengungkapkan rasa haru sekaligus tidak percaya bahwa fase tur ini telah berakhir, mengingat dedikasi besar yang telah ia curahkan selama beberapa bulan terakhir di atas panggung.

Dalam pesan emosionalnya, Grande menulis, “aku mencintaimu... aku tidak percaya ini menyimpulkan bagian Amerika Utara dari Eternal Sunshine Tour. Aku diliputi cinta dan rasa syukur yang terdalam. Terima kasih tanpa henti untuk beberapa bulan yang paling istimewa, indah, penuh kegembiraan, dan sangat memuaskan ini.” Ia juga menambahkan bahwa ia akan selamanya mengenang momen-momen indah bersama penggemar di Chicago dan tidak sabar untuk segera menyapa penggemar di London.

Dukungan hangat juga datang dari pihak keluarga, terutama sang kakak, Frankie Grande. Melalui media sosial, Frankie membagikan momen kebersamaannya dengan sang ibu saat menonton konser terakhir di United Center, Chicago. Ia memuji dedikasi adiknya dengan menuliskan pesan menyentuh bahwa malam tersebut adalah perayaan luar biasa atas seni dan keluarga eternal sunshine yang telah dibangun adiknya dengan penuh cinta.

Rencana Hiatus Panjang dan Mundur dari Proyek Teater London

Setelah merampungkan sepuluh pertunjukan terakhir di O2 Arena London yang dijadwalkan berlangsung dari 15 Agustus hingga 1 September, Grande berencana untuk menarik diri sejenak dari sorotan kamera. Keputusan ini dikonfirmasi oleh perwakilannya yang menyatakan bahwa sang artis ingin menyelesaikan tur dengan catatan terbaik secara sehat dan bahagia sebelum mengambil jeda yang sangat layak ia dapatkan.

Keputusan untuk mengambil jeda dari publik ini sempat memicu spekulasi, terutama di tengah sorotan tajam publik mengenai penampilan fisik dan berat badannya akhir-akhir ini. Namun, Grande menegaskan bahwa langkah ini bukanlah keputusan yang diambil secara reaktif terhadap komentar luar, melainkan sebuah rencana matang yang telah dipersiapkan secara diam-diam sejak lama demi menjaga kesehatan mental dan fisiknya.

Dampak dari keputusan hiatus ini juga memengaruhi proyek seni peran yang sebelumnya telah ia jadwalkan. Grande dipastikan mundur dari perannya dalam pementasan teater musikal karya Stephen Sondheim berjudul Sunday in the Park With George yang awalnya direncanakan menggelar pertunjukan di London pada musim panas mendatang. Langkah ini diambil agar ia dapat sepenuhnya fokus pada masa istirahatnya tanpa beban pekerjaan panggung dalam waktu dekat.