Damon Albarn Bentangkan Bendera Palestina di Konser Pembuka Tur Gorillaz

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi concert, microphone, bandstand. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi concert, microphone, bandstand. Foto: Pixabay

Gorillaz baru saja memulai rangkaian tur Amerika Utara mereka pada September 2026 dengan cara yang menyita perhatian publik. Saat tampil di Kia Center, Orlando, sang vokalis, Damon Albarn, secara terbuka menunjukkan dukungannya terhadap Palestina di atas panggung. Aksi ini seolah mempertegas posisi politik sang musisi di tengah isu global yang sedang memanas.

Dalam konser tersebut, Albarn mengambil bendera Palestina dari seorang penonton dan membentangkannya tinggi-tinggi di hadapan ribuan penggemar. Tindakan tersebut dilakukan di tengah meningkatnya tekanan terhadap para musisi global yang menyuarakan penolakan terhadap krisis kemanusiaan di Gaza.

Pesan Tegas untuk Tidak Mengambil Sikap Netral

Saat mengangkat bendera tersebut, Albarn memberikan pesan singkat namun mendalam kepada penonton. Ia menyerukan agar publik tidak menutup mata terhadap situasi yang sedang terjadi di Gaza dan menekankan pentingnya mengambil sikap yang jelas.

“Jangan lupakan ini. Selamanya. Berpegang teguhlah pada posisi kalian. Jangan pernah bersikap neutral,” ujar Albarn di sela-sela penampilan set 24 lagu mereka. Konser ini membawakan berbagai karya dari album debut hingga materi dari album terbaru mereka yang bertajuk The Mountain.

Kontras dengan Tekanan Industri terhadap Musisi Lain

Langkah berani Albarn ini mencuat di tengah ketatnya ruang berekspresi bagi para seniman terkait isu kemanusiaan ini. Sebelumnya, rapper Macklemore didepak dari tur konser Ed Sheeran setelah menyampaikan pidato dukungan untuk Palestina saat tampil sebagai pembuka. Keputusan pembatalan tersebut dikonfirmasi oleh pemilik stadion konser, Robert Kraft, yang menilai pernyataan tersebut menyinggung komunitas tertentu.

Ed Sheeran sendiri kemudian memberikan pernyataan bahwa dirinya tidak terlibat dalam keputusan tersebut. Dilansir dari NME, ia mengaku sangat terpukul oleh konflik yang terjadi dan memandang penderitaan di kedua belah pihak sebagai sebuah tragedi kemanusiaan yang mendalam.

Konsistensi Damon Albarn dalam Menyuarakan Isu Kemanusiaan

Aksi di Orlando ini bukanlah hal baru bagi Albarn. Musisi asal Inggris ini memang dikenal konsisten menyuarakan hak-hak warga Palestina dalam beberapa tahun terakhir. Dalam sebuah wawancara bersama Channel 4 News, ia sempat menyatakan bahwa dunia tidak boleh menolak keberadaan warga Palestina.

“Saya pikir ini adalah tentang tidak menyangkal legitimasi Palestina, tidak menyangkal kehadiran sejarah warga Palestina, dan mengakui genosida yang sedang terjadi di sana,” ungkap Albarn. Ia juga menambahkan bahwa situasi tersebut sangat memprihatinkan karena masyarakat setempat dipaksa keluar dari tanah mereka sendiri.

Selain pernyataan verbal, komitmen ini juga diwujudkan lewat karya musik. Gorillaz sempat merilis lagu berjudul Damascus yang masuk dalam album terbaru mereka. Grup musik ini juga pernah melibatkan aktivis Palestina, Aarab Barghouti, untuk membuka penampilan mereka di festival Primavera Sound beberapa waktu lalu.