Film Horor Liar Daniel Radcliffe Pasca Harry Potter Kini Tayang Gratis

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Daniel Radcliffe menghadiri pemutaran film "Kill Your Darlings" di Metrograph pada 5 Oktober 2025 di Kota New York.
zoom-in-whitePerbesar
Daniel Radcliffe menghadiri pemutaran film "Kill Your Darlings" di Metrograph pada 5 Oktober 2025 di Kota New York.

Di tengah persiapan HBO yang sedang menggarap adaptasi serial televisi untuk novel laris Harry Potter, perhatian publik kembali tersedot pada waralaba penyihir ini. Proyek baru tersebut memikul beban ekspektasi yang sangat besar dari para penggemar global setelah era film layar lebarnya berakhir sukses.

Bagi penonton yang ingin bernostalgia dengan akting sang pemeran utama versi orisinal, salah satu film paling eksperimental dari Daniel Radcliffe kini bisa disaksikan secara cuma-cuma. Film horror thriller berjudul Horns yang dirilis pada tahun 2014 dilaporkan telah resmi mengudara di layanan streaming gratis Tubi untuk wilayah tertentu.

Menanti Era Baru Wizarding World di Layar Kaca

Langkah HBO untuk memproduksi ulang kisah petualangan di Hogwarts memang memicu beragam reaksi di kalangan penggemar. Meski diwarnai kontroversi terkait kreatornya, minat publik terbukti tetap masif dengan trailer perdana serial ini yang berhasil mengumpulkan 277 juta tayangan organik hanya dalam waktu 48 jam.

Tantangan terbesar kini berada di pundak jajaran pemeran baru yang harus keluar dari bayang-bayang aktor pendahulunya. Aktor muda Dominic McLaughlin ditunjuk untuk memegang peran ikonik sebagai Harry Potter, menggantikan posisi yang selama satu dekade melekat erat pada diri Daniel Radcliffe.

Transformasi Radikal Daniel Radcliffe Lewat Horns

Dirilis hanya dua tahun setelah ia melepaskan tongkat sihirnya, Horns menjadi pembuktian bagi Radcliffe bahwa dirinya mampu keluar dari zona nyaman. Film ini diadaptasi langsung dari novel karya Joe Hill, yang merupakan putra dari penulis legendaris Stephen King.

Dalam film ini, Radcliffe memerankan karakter bernama Ignatius “Ig” Perrish, seorang pria yang mendadak dituduh sebagai tersangka utama atas kasus kekerasan seksual dan pembunuhan kekasihnya. Di tengah keputusasaan tersebut, sebuah keanehan terjadi ketika sepasang tanduk misterius mulai tumbuh di kepalanya.

Keberadaan tanduk tersebut ternyata memberikan kekuatan supranatural yang memaksa orang-orang di sekitarnya untuk jujur dan mengakui hasrat tergelap mereka. Dengan kemampuan baru yang mengerikan ini, Ig berusaha mencari tahu siapa pelaku sebenarnya di balik kematian tragis sang kekasih.

Kolaborasi Sineas Horor dan Jajaran Pemeran Potensial

Proyek eksperimental ini disutradarai oleh sineas Alexandre Aja, yang sebelumnya dikenal lewat film menegangkan seperti Crawl dan The Hills Have Eyes. Melalui tangan dinginnya, atmosfer misteri yang gelap disajikan dengan pendekatan visual yang cukup berani dan tidak biasa untuk ukuran mantan bintang cilik.

Selain menampilkan aksi memukau dari Radcliffe, film ini juga didukung oleh sederet aktor berbakat seperti Juno Temple yang berperan sebagai Merrin, Max Minghella sebagai Lee, serta Joe Anderson sebagai Terry. Bahkan, penyanyi pop Sabrina Carpenter juga sempat tampil sebagai pemeran pendukung dalam porsi kecil sebelum namanya meroket di industri musik dunia.

Walau sempat menerima ulasan yang kurang memuaskan dari para kritikus film saat pertama kali diluncurkan di bioskop, Horns tetap menjadi salah satu portofolio penting yang menandai transisi karier Radcliffe ke ranah sinema independen yang lebih berani. Kini, penonton dapat menilai sendiri kualitas film petualangan gelap tersebut tanpa dipungut biaya melalui platform Tubi.