Helsinki-filmi dan Glassriver Bersatu Garap Serial Kriminal Tango Metal

Rumah produksi Helsinki-filmi asal Finlandia dan Glassriver asal Islandia menjalin kemitraan strategis baru untuk memproduksi bersama sejumlah proyek film dan serial televisi. Langkah kolaboratif ini diambil sebagai respons atas situasi pasar industri kreatif Eropa yang tidak stabil. Proyek perdana yang menandai kerja sama ini adalah sebuah serial kriminal berjudul Tango Metal.
Dilansir dari Variety, proyek fiksi berseri tersebut dipresentasikan dalam ajang industri Finnish Film Affair di Helsinki. Serial ini mengombinasikan elemen investigasi kasus kriminal, kisah cinta, tarian tango, hingga gemuruh musik heavy metal. Melalui kolaborasi ini, kedua perusahaan berupaya menyatukan kekuatan kreatif guna menjangkau penonton internasional yang lebih luas.
Benturan Karakter Unik antara Tango dan Heavy Metal
Cerita dalam serial Tango Metal berfokus pada karakter Paula, seorang jurnalis kriminal berusia 38 tahun asal Finlandia yang sangat menggemari tarian tango. Paula melakukan perjalanan ke Reykjavik untuk menyelidiki kasus pembunuhan ritualistik yang menimpa saudara lak-lakinya. Dalam proses pencarian kebenaran tersebut, ia harus bekerja sama dengan seorang detektif lokal bernama Bjarki Haraldsson yang memiliki kepribadian bertolak belakang dengannya.
Jika Paula digambarkan sedang mengalami masa sulit setelah kehilangan suaminya, Bjarki justru menjalani hidup yang tampak sempurna sebagai seorang ayah, detektif di siang hari, dan vokalis band heavy metal di malam hari. Hubungan keduanya semakin intens seiring berjalannya penyelidikan, hingga akhirnya sang pembunuh mulai mengincar nyawa mereka. Perbedaan karakter yang kontras ini sengaja dirancang untuk membangun ketegangan emosional yang kuat di sepanjang cerita.
Showrunner serial ini, Mia Ylönen, mengungkapkan bahwa ia ingin mengeksplorasi bagaimana dua dunia yang sangat berbeda dapat saling berbenturan. Ia menjelaskan, “Pada dasarnya, Paula telah kehilangan segalanya, sementara Bjarki tampak memiliki segalanya. Saya ingin membenturkan kedua karakter ini dan melihat bagaimana dunia mereka saling bertabrakan.”
Siasat Bertahan di Tengah Penurunan Dana Industri Film Eropa
Kemitraan antara Helsinki-filmi dan Glassriver tidak hanya didasari oleh kecocokan kreatif, melainkan juga oleh kebutuhan taktis dalam menghadapi tantangan finansial. Saat ini, industri penyiaran dan perfilman di Eropa sedang mengalami penurunan pendanaan yang cukup signifikan. Kondisi tersebut memaksa para produser independen untuk mencari cara-cara baru dalam mengamankan modal produksi mereka sendiri.
Mia Ylönen menegaskan bahwa bekerja sama dengan Glassriver merupakan langkah yang sangat logis karena rekam jejak mereka yang kuat dalam memproduksi serial bergenre kriminal dan thriller. Ia menambahkan, “Pendanaan di Eropa sedang menurun. Kami harus berdiri di atas kaki sendiri dan bersikap cerdas dalam hal pembiayaan.” Menurutnya, kesamaan pola pikir dan selera humor yang gelap antara masyarakat Finlandia dan Islandia menjadi fondasi kuat yang memudahkan proses kolaborasi ini.
Senada dengan Ylönen, CEO Glassriver, Andri Ómarsson, menyebutkan bahwa kemitraan internasional kini telah menjadi kunci utama untuk mewujudkan sebuah proyek film atau televisi. Ómarsson menjelaskan bahwa stasiun televisi dan platform streaming kini lebih terbuka terhadap sistem co-commissioning atau pendanaan bersama. Ia mencontohkan kesuksesan proyek terdahulu mereka, Cold Haven, yang berhasil diproduksi berkat kolaborasi antara platform lokal Islandia dan stasiun televisi di Portugal.
Deretan Proyek Baru yang Siap Menghibur Penonton Internasional
Selain serial Tango Metal yang kini sedang dalam tahap pengembangan akhir dan siap memulai produksi tahun ini, kedua perusahaan telah menyiapkan beberapa proyek kolaborasi lainnya. Rencana kerja sama jangka panjang ini mencakup sebuah film petualangan bergenre fiksi ilmiah asal Finlandia serta satu proyek serial televisi orisinal Islandia yang sebagian besar proses syutingnya akan dilakukan di Islandia.
Di samping proyek bersama tersebut, baik Helsinki-filmi maupun Glassriver tetap aktif menggarap portofolio individu mereka masing-masing. Glassriver tengah bersiap merilis serial kriminal Elma yang diadaptasi dari novel laris karya Eva Björg Ægisdóttir, serta serial bencana iklim Avalanche. Sementara itu, Helsinki-filmi sedang sibuk merampungkan proses syuting serial kriminal Dead Women Talking dan mempersiapkan perilisan domestik film layar lebar terbaru mereka yang berjudul Tell Everyone.

